Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Mengingat bulan-bulan seperti September hingga Desember kerap diwarnai curah hujan tinggi, kewaspadaan dini dinilai krusial guna meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati di hadapan warga saat melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid Raya Gunung Tua, Jum’at (30/10). Selain ancaman curah hujan ekstrem, ia juga mengingatkan warga agar tetap siaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang sebelumnya sempat memicu kabut asap serta mengganggu aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar.
Kondisi darurat sempat melanda kawasan Gunung Manaon, Gunung Barani, serta sekitarnya akibat jembatan penghubung yang hampir putus dan terendam banjir. Arus air sungai yang sangat kuat juga memicu jebolnya sejumlah titik badan sungai.
” Akibat jebolnya tanggul tersebut, aliran air sungai berbelok arah dan menerjang permukiman warga. Peristiwa ini berdampak parah pada kawasan Manyabar serta empat desa di sekitarnya,” katanya.
Menyikapi hal ini, bupati telah meninjau lokasi terdampak dan mengarahkan dinas terkait untuk mengerahkan alat berat ke lokasi bencana serta memerintahkan pemasangan bronjong guna menutup tanggul yang jebol.
” Semoga penanganan darurat ini dapat segera tuntas sehingga aliran sungai kembali normal dan aktivitas warga bisa pulih secepatnya,” harapnya. (Suaib Rizal).



