Madinapos.com, Panyabungan –Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir memicu sejumlah titik longsor yang menerjang jalur akses menuju Desa Sopobatu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Tepatnya, material longsor menutup ruas jalur penghubung dari Desa Sigalapang Julu menuju di pinggiran sungai Rantopuran tersebut.
Akibat kejadian ini, material longsor yang menutupi badan jalan membuat jalur transportasi warga lumpuh total dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Sekretaris Desa Sopobatu, Insaruddin Hasibuan, menyampaikan bahwa kondisi tersebut sangat memprihatinkan mengingat jalan itu merupakan urat nadi perekonomian serta mobilitas utama masyarakat setempat.
“Akses transportasi warga saat ini lumpuh total. Kami sangat berharap pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, khususnya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dapat segera menurunkan alat berat ke lokasi,” ujar Insaruddin mewakili masyarakat, Jum’at (30/10).
Ia berharap penanganan darurat dapat segera dilakukan agar material longsor berupa tanah dan bebatuan bisa segera dibersihkan dari badan jalan, sehingga akses transportasi dapat kembali normal.
Menyikapi keluhan dan harapan warga tersebut, Kepala Dinas PUPR Mandailing Natal, Abdul Rahim, langsung memberikan tanggapan cepat. Ia memastikan bahwa alat berat saat ini sedang dalam perjalanan menuju lokasi titik longsor.
“Alat berat akan diturunkan menuju lokasi sekarang, unit tersebut sedang bergeser. Kami berharap masyarakat bersabar dalam beberapa jam ke depan. Secepatnya alat berat tersebut akan kami turunkan untuk membuka akses jalan kembali, sehingga pergerakan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa setiap hari,” jelas Abdul Rahim.
Hingga saat ini, warga bersama perangkat desa setempat tetap siaga di lokasi sembari menunggu kedatangan tim evakuasi untuk membersihkan material longsor dari badan jalan. (Suaib Rizal).




