Madinapos.com, Panyabungan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal mengeluarkan imbauan siaga bagi seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan daerah perbukitan.
Langkah ini diambil menyusul tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kepala BPBD Mandailing Natal, Mukhsin Nasution, mengungkapkan bahwa peningkatan debit air telah terpantau di sejumlah aliran sungai sejak hari ini, Kamis (29/10). Beberapa sungai dilaporkan mulai meluap dan mengancam pemukiman warga di sekitarnya.
” Sejumlah sungai telah mulai meluap hari ini, di antaranya Sungai Ranto Puran, Sungai Aek Mata, Sungai Simalagi, Sungai Batang Natal, dan beberapa aliran sungai lainnya,” ujar Mukhsin saat memberikan keterangannya.
Selain ancaman banjir bandang dan luapan sungai, Mukhsin juga mengingatkan warga yang tinggal di kawasan rawan perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Tingginya intensitas hujan berpotensi memicu pergerakan tanah yang dapat mengakibatkan bencana tanah longsor.
“Begitu juga kepada masyarakat di daerah perbukitan agar terus memantau situasi sekitar, karena kondisinya saat ini sangat rawan longsor. Kami minta untuk terus waspada,” tambahnya.
Ia mengatakan, Pihak BPBD Mandailing Natal saat ini akan terus memantau perkembangan cuaca di lapangan dan menyiagakan personel untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
” Warga diimbau untuk segera melapor kepada aparat setempat atau petugas kebencanaan jika mendapati tanda-tanda kenaikan air secara drastis atau potensi longsor di lingkungan mereka,” pungkasnya. (Suaib Rizal).

