Madinapos.com, Panyabungan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan terus melakukan terobosan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu inovasi terbaru yang kini menjadi andalan adalah program SIJEGES, sebuah layanan pendampingan langsung yang dirancang khusus untuk mempermudah alur kunjungan pasien dan memangkas kebingungan saat mengurus administrasi.
Langkah strategis ini diambil manajemen RSUD Panyabungan guna merespons keluhan masyarakat yang kerap merasa bingung saat pertama kali berkunjung. Program Duta Pelayanan ini sendiri sebenarnya pernah diinisiasi pada tahun 2022 lalu, dan kini kembali diaktifkan dengan penguatan sistem serta penempatan petugas di berbagai titik strategis alur masuk pasien.
Menggunakan nama yang berakar dari bahasa Mandailing, “Jeges” (berarti baik atau bagus),
Direktur RSUD Panyabungan Evi desvita, SKM.MM, menyatakan bahwa kehadiran program ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan psikologis bagi pasien maupun keluarga pasien, terutama mereka yang datang dalam kondisi panik atau bingung.
“Kami ingin memastikan bahwa sejak pintu IGD hingga ruang perawatan, pasien mendapatkan panduan yang jelas. Petugas SIJEGES akan menyambut, mengarahkan, bahkan membantu mengurai antrean di loket administrasi,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, para petugas SIJEGES yang mengenakan seragam putih dengan selempang khas bertuliskan “RSUD Panyabungan” tampak bersiaga di area depan, tepatnya di dekat loket kasir dan Layanan Informasi BPJS Kesehatan. Secara ramah dan sigap, petugas memberikan petunjuk arah serta penjelasan langsung kepada pengunjung yang membutuhkan bantuan navigasi fasilitas.
Efektivitas layanan ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang keluarga pasien mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi kebingungan mencari lokasi poliklinik maupun saat melengkapi berkas jaminan kesehatan.
Dengan adanya layanan SIJEGES, RSUD Panyabungan berkomitmen mengubah stigma birokrasi rumah sakit yang kaku menjadi lebih humanis, cepat, dan transparan, demi mewujudkan pelayanan kesehatan prima di Kabupaten Mandailing Natal. (Hamzah).

