Tag: #pemkab madina
BPBD Madina Mulai Tangani Luapan Air Ke Rumah Warga di Kecamatan Siabu
Madinapos.com – Siabu
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah turunkan tim untuk mengangani luapan Air Sungai Batang Gadis yang masuki rumah warga di Desa Hutagodang Muda, Tanjung Sialang dan Muara Batang Angkola di Kecamatan Siabu.
Kepala Badan BPBD Madina Mukhsin Nasution mengatakan, timnya telah berada dilokasi melihat kondisi luapan air yang memasuki rumah warga akibat luapan sungai Batang Gadis.
” Hari ini tim kita turun mendata beberapa rumah yang terdampak akibat luapan sungai tersebut untuk kita tindaklanjuti lebih lanjut,” katanya, Minggu (13/10).
Dalam beberapa hari sebelumnya pun Mukhsin juga mengatakan sudah menyiapkan tim untuk siaga disekitar sungai melihat kondisi akibat guyuran hujan deras beberapa hari belakangan ini.
” Melihat hujan yang turun terus – menerus dalam beberapa hari belakangan ini, tim sengaja disiagakan disekitar sungai untuk antisipasi hal – hal yang kemungkinan bisa terjadi,” ungkapnya.
Diakhir Ia mengatakan tim akan terus berada di tiga desa tersebut untuk membantu masyarakat terdampak dan melihat perkembangan kondisi sungai.
” Alhamdulillah pagi ini air perlahan mulai surut, akan kita pantau terus,” pungkasnya. (SRN)
Ada Sosialisasi Saber Pungli Bersama UPP Propinsi
Madinapos-Panyabungan:
menindaklanjuti surat Ketua Pelaksana Unit Pemberantasan Pungutan Liar(UPP-SABER PUNGLI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan Nomor 038/UPP-MDL/X/2021,Pemerintah Daerah(Pemda) Madina Sosialisasikan Saber pungli Bersama UPP Provinsi Sumatera Utara(Sumut) bertempat di gedung serbaguna desa parbangunan,Selasa 6/07/21.
Hadir dalam acara sosialisasi tersebut Yakni,AKBP Drs. Parluatan Siregar,Ketua Pokja pencegahan UPP. Prov. Sumut,AKBP Budiman,Sekretaris Pokja pencegahan UPP. Prov.Sumut,Dedi, Ketua Umum Mapi Pusat Indonesia,Dr. Haslinda,M.Ikom,Pokja ahli,Erwin Efendi Lubis,Ketua DPRD Kab.Madina,Gozali Pulungan.MM,PLH Bupati Madina,Kompol Agus Maryana.S,H , mewakili Kapolres Madina,Mayor Inf. David,mewakili Dandim 0212 Ts
,Taupiq jalal, Kejari Madina,Kapten CPM Zuhaili Harahap S.H,Dansubdenpom,AKP Azwar Anas S.H, M.H,Pokja Penindakan UPP Kab.Madina,IPTU Supriyadi S.H, M.H, Pokja Intelijen UPP Kab.Madina,Kasipidum Kab.Madina sebagai Pokja Yustisi an.riamor bangun,S.h,Para Kepala Dinas Kab. Madina,Seluruh peserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab.Madina,Para Camat dan kepala desa seluruh Kab.Madina,
Dalam pidatonya di acara tersebut,PLH Bupati Madina Gozali Pulungan sangat senang dan mendukung Sapu bersih Pungutan Liar Ini,”kami setiap tahunnya mengalokasikan anggaran sebagai bukti Pemda Madina dalam mendukung pemberantasan Pungutan Liar ini”katanya
lanjut Gozali dalam pidatonya”dengan di adakannya sosialisasi ini dapat menjadi motivasi bagi kita dalam menjalankan birokrasi dan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari permasalahan hukum yang sangat serius”ucapnya
“Kami dari Pemda Madina mengaharapkan kepada tim yang hadir dari UPP Provinsi Sumut dapat memberikan materi yang sejelas-jelasnya agar dapat di pahami dan diimpletasikan seluruh OPD dan Stake Holder Pemda Madina”Tutup Gozali Pulungan
Terlihat acara juga dilaksanakan dengan Zoom Metting,dan panitia acara juga menerapkan Prokes yang ketat dengan menyiapkan alat pencuci tangan,peserta harus pake masker dan jaga jarak.( Suaib )
Belasan Tahun Warga Relokasi Gempa Muara Sipongi Nantikan Sertifikat Tanah
Madinapos-Muara Sipongi:
Sudah belasan tahun, warga relokasi gempa Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal menantikan kejelasan hak atas tanah yang mereka tempati. sesuai dengan janji Pemerintah Daerah bahwa, Sertifikat tanah yang di tempati warga akan di serahkan sesegera mungkin.
Seperti diketahui, ada 200 Kepala Keluarga yang menempati Relokasi pasca gempa bumi yang melanda Kecamatan Muara Sipongi pada tahun 2015 lalu. warga yang rumahnya tidak layak ditempati direlokasi ke daerah aman yabg nasih berada di wilayah Kecamatan itu.
Mansyur salah seorang tokoh masyarakat menuturkan, pada zaman Drs.Dahlan Hasan Nasution Bupati dan Wakil nya H.M.Jakfar Sukheri, warga dijanjikan akan menerima penetapan Administrasi Rumah dan Tanah. sertifikat Rumah dan Tanah ini akan di serahkan ke 200 Kepala Keluarga yang bermukim di lokasi Relokasi.
Mansyur selaku mewakili warga nya meminta agar Pemerintah Daerah menepati janjinya pada warga karena penantian atas ketetapan Administrasi Rumah dan Tanah ini sudah belasan tahun dinantikan warga.( Ahmad )
Wakil Bupati Lantik 40 Eselon lll dan lV Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal
Madinapos.com – Panyabungan.
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution kembali melantik eselon lll dan lV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara. 40 pejabat yang dilantik mengikuti pengambilan sumpah dan janji jabatan di aula kantor Bupati Madina selasa (23/7/2019).
Dalam kesempatan itu HM Jakfar Sukhairi Nasution mengajak semua untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan YME sehingga dapat bisa melaksanakan acara pelantikan pejabat administrator dan pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natal,” tujuan daripada pelantikan ini akan menjadi semangat baru bagi kita dalam menata aktivis pemerintahan ke arah yang lebih baik, berkenaan dengan hal itu selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Natal, saya menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik”, ungkap Wabup dalam sambutannya.
“Amanah dan kepercayaan yang diberikan negara ini benar-benar dijalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab yang tinggi, hal ini penting untuk dipahami dan dijiwai, karena konsekuensi dari pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada bangsa dan negara dan masyarakat semata akan tetapi lebih dari itu yakni pertanggungjawabkan dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala”, lanjut Wakil Bupati
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan melalui promosi jabatan dalam rangka penataan dan pemenuhan formasi jabatan sesuai tuntutan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah yang pada gilirannya diharapkan dapat mewujudkan optimalnya kinerja pemerintah dalam memenuhi harapan masyarakat yang terus berkembang saat ini.
” Berkenaan dengan hal itu maka makna pelantikan bukan hanya berarti sebagai formalitas pendistribusian jabatan melainkan sebagai sarana muatan pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya peningkatan kompetensi aparatur ke arah tercapainya sumber daya yang handal dan profesional dalam menjalankan tugas pemerintah dan aktivistas pembangunan serta pembinaan masyarakat menuju pencapaian masyarakat Mandailing natal yang Aman damai dan sejahtera.
Adapun pejabat baru yang dilantik diantaranya A. Martua Nst, SH. ME jabatan Sekr. Bapeda, Riswan Efendi, SE. MM Sekr. Badan Perizinan, Agusman S. Sos. MM Kabid. Inovasi dan Tehnologi Balitbang, Juli Erianti Pulungan SE, Kabid. e-government Infokom, Marhadil Nasution SP Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos, Dedek Ispensah Siregar. S. Sos, Pj. Kabid Pelayanan Perizinan, Pandapotan Matondang, S. Sos Kasi. Kapasitas LH, M. Syahnan S. Sos, Lurah Tamiang, M. Hanafi S. Sos Lurah Sp. Gambir, Sahnul Harahap S. Sos Lurah Panyabungan I, Zuardin SPd Pj. Lurah Pasar Baru Batahan. (Syahren)
Kunjungi BNPB Pusat, Kadis Kelautan Dan Perikanan dan BNPB Madina Sampaikan Program Penanggulangan Bencana
Madinapos.com – Panyabungan.
Dalam rangka rehabilitasi pasca bencana dan antisipasi bencana alam di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Madina dan BPBD Madina melakukan kunjungan ke BNPB Pusat Jum’at (12/7) sore untuk menyampaikan program penanggulangan bencana dan pasca bencana yang terjadi di Kabupaten Madina beberapa waktu yang lalu.
Kepala BPBD Madina yang di wakili Sekretaris Haris Nasution mengungkapkan banyak hal yang dibicarakan dengan BNPB Pusat terkait program yang sudah dijalankan dan yang akan di usulkan, ” Kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan upaya segera merehabilitasi infrastruktur yang rusak serta masalah sosial yang ditimbulkannya, namun kita memilki keterbatasan sehingga Pemkab Madina harus berkoordinasi dgn BNPB Pusat untuk mendapat dukungan lebih maksimal lagi sehingga rakyat korban bencana cepat di pulihkan” ujar Haris Nasution, Sabtu (13/7).
“Adapun program yang akan diberi bantuan oleh BNPB adalah Pemberian peralatan antisipasi bencana, Rumah Sakit Bergerak, Ambulan, seterusnya pembangunan fasilitas mitigasi bencana antara lain pembangunan gedung evakuasi Tsunami yg dapat digunakan juga sebagai keperluan pasar rakyat dan rekreasi pantai”, lanjutnya.
Sementara itu Kadis Perikanan dan Kelautan Bahrain Lubis juga menjelaskan hasil pertemuan dengan BNPB sangat membantu menyelesaikan persoalan sosial yang muncul sekaitan dengan bencana,” dibidang perikanan dan kelautan ada beberapa program yang akan dikolaborasi dengan BPBD Madina antara lain Bangunan Pemecah Ombak, Pengolahan Ikan di fasilitas bangunan untuk antisipasi Tsunami, dan program budidaya ikan untuk keluarga korban bencana ” ujar Bahrain Lubis.
“Hampir diseluruh lokasi pasca bencana diharapkan dapat dijadikan sebagai lokasi pengembangan budidaya ikan sebagai usaha alternatif menutupi kebutuhan hidup masyarakat akibat kerusakan tanah pertanian perkebunan yang diakibatkan oleh bencana, Kita akan bangun sentra budidaya ikan untuk mendukung perekonomian masyarakat, sambil menunggu upaya rehabilitasi tanah pertanian yang rusak akibat bencana, bahkan program budidaya perikanan ini akan menyelesaikan persoalan anak putus sekolah yang mengalami kesulitan pembiayaan akibat bencana,” sebut Bahrain Lubis
“Dibidang sosial juga banyak hal yang dibicarakan termasuk memperkuat program PKH dan kegiatan sosial lainnya”, tambahnya
Ditempat terpisah Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution menyebut seluruh upaya yg sedang di rintis Pemkab Madina ini membutuhkan Sinkronisasi dan Kolaborasi seluruh pihak sehingga program2 percepatan pembangunan ekonomi Madina dapat segera berjalan dan masyarakat Madina segra menikmati hasilnya.
” Saya berharap Bapak Kepala BNPB Pusat dapat turun langsung ke Madina utk melihat kondisi di lapangan sehingga beliau dapat memahami kesulitan masyarakat dan Pemda Madina dalam menanggulangi dan mengantisipasi kebutuhan masyarakat korban bencana alam di Madina ” Tegas Dahlan Nasution.
Seperti diketahui Pemkab Madina hari ini sedang gencar Merencanakan Percepatan Pembangunan Ekonomi Madina untuk meningkatkan Pendapatan masyarakat dengan program unggulan baik Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk industrialisasi Raw Material yg melimpah di Madina, Menciptakan Iklim Investasi yg mudah dan murah utk peningkatan Produktifitas terutama Kopi Mandailing, Serei Wangi, Karet alam, Minyak Sawit, Aren dan Komoditas Lainnya.
Untuk mendukung program strategis ini, Pembangunan Bandara sdg berjalan, Pembangunan Rumah Sakit Rujukan Daerah di sekitarnya, pembangunan Jalan baru sedang digalakkan, meninkatkan mutu Perguruan Tinggi Negeri untuk meningkatkan SDM pelaku pembangunan serta memacu pembangunan fasilitas publik lainnya. (R. AM)
Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji Sik. MH Inspektur Upacara Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 111di Mandailing Natal
Madinapos.com – Panyabungan.
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2019, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan upacara bendera, Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, SIK. MH sebagai Inspektur Upacara.
Kegiatan upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini dilaksanakan di Lapangan Pasir Putih Panyabungan dengan dihadiri seluruh unsur Muspida Plus, Sekda Madina, Kepolisian, TNI, OPD, ASN dan Siswa Pelajar di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Madina.
Dalam amanat tertulis Menteri Komunikasi Dan Informatika RI yang dibacakan Inspektur Upacara pada intinya menyampaikan melalui sejarah Sumpah Palapa merupakan embrio paling kuat untuk menjalin persatuan dan kesatuan berbangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pasca demokrasi yang mengulas energi dan emosi masyarakat, kita mengapresiasi pilihan yang berbeda namun semua pilihan niatnya untuk kebaikan bangsa, tahapan pemilu terlaksana dengan lancar, ini juga tidak terlepas dari pengorbanan mereka saudara saudara kita yang menjadi anggota kelompok kerja penyelenggara pemungutan suara dan hingga berkorban jiwa”, ungkap Kapolres.
Dalam teks yang dibacakan Kapolres tersebut meminta kita semua semua mengucapkan terimakasih seraya mengirimkan doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut yang telah berkorban menjaga proses pemilu berjalan dengan baik.
Juga disampaikan, kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama dan kebudayaan ditambah bentang geografis yang ekstrim, bangsa ini telah membuktikan mampu menjaga persatuan hingga detik ini. ” oleh sebab itu tidak diragukan lagi bahwa kita mampu kembali bersatu dari kerenggangan beda pendapat, dari keterbelahan sosial dengan pemikiran untuk kepentingan bangsa yaitu persatuan Indonesia”, sebutnya.
Kapolres juga menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional kali ini dilaksanakan dalam suasana bulan Ramadhan yang merupakan bulan suci bagi ummat muslim, ” di bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan perbuatan yang dibenci Allah Swt seperti permusuhan dan kebencian apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah, hingga akhirnya mengakhiri puasa dalam lingkungan yang bersih atau kembali Fitri”, katanya.
“Maka semua harapan tersebut kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional disematkan tema Bangkit Untuk Bersatu”, sebutnya. (Syahren)
Hampir Rampung Aspal Hotmix Ulu Pungkut – Sumbar, Camat : Perekonomian Akan Meningkat
Madinapos. com – Ulu Pungkut.
Pengaspalan badan jalan Provinsi Sumatera Utara jalur melintasi Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal menuju Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hampir rampung berkisar 5 Km lagi. Camat Ulu Pungkut M. Johan Lubis mengatakan dengan terbukanya akses jalan alternatif langsung ke Provinsi Sumbar ini maka diharapkan akan membuka akses perekonomian dan perdagangan antar dua kabupaten berdekatan serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Saat ditemui di Kantor Kecamatan Ulu Pungkut, Rabu (6/2) M. Johan Lubis mengulas peluang pertumbuhan perekonomian berbasis pertanian dan pertumbuhan Agrowisata Perkebunan Kopi Arabika Mandailing dengan kualitas baik ditopang keindahan alam yang masih terjaga akan meningkatkan kunjungan wisatawan dan ini semua diharapkan dapat dikelola dengan baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Selain terbukanya akses perdagangan yang memicu pertumbuhan ekonomi, setelah jalan ini nanti siap dibagun akan memberikan dampak positif buat warga Mandailing Natal yang akan bepergian menuju Kota Padang karena jarak lebih dekat, diperkirakan memangkas waktu 4 jam perjalanan dari jalur biasa”, ungkapnya.
Berkaitan dengan Perkebunan Kopi Arabika, Camat juga menyebutkan bahwa sewaktu Menko Perekonomian Darmin Nasution berkunjung disampaikan kepada petani bahwa peluang bisnis kopi akan terus meningkat, ” beliau sampaikan bahwa jika petani mampu mengelolanya dengan baik dengan proses yang benar memenuhi standart pasar maka untuk great 1 saja itu sudah dihargai Rp. 280.000/Kg”, ungkapnya.
Camat juga menyebutkan ini adalah wujud nyata konsep pemerintahan saat ini yang berusaha membangun dari pinggiran,” kami dari Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal berkeyakinan dalam kurun waktu 2 tahun kedepan masyarakat disepanjang jalur lintas Ulu Pungkut ke Sumatera Barat ini akan merasakan peningkatan pertumbuhan ekonomi”, pungkasnya. (Syahren)
Pemasangan Jalur Transmisi 150 KV dari PT. SMGP ke Gardu Induk PLN Dipersoalkan Warga Purba Baru
Madinapos. com – Panyabungan.
Sosialisasi pemasangan Jalur Transmisi 150 KV dari PT. SMGP ke Gardu Induk PLN yang berada di Desa Purba Baru Kabupaten Mandailing Natal kembali dipersoalkan warga, hal tersebut terungkap saat dilakukan sosialisasi yang dilaksanakan pemerintah daerah di Gedung Serbaguna Parbangunan Kamis (1/2).
Diskusi yang menghadirkan seluruh pihak yang berkompeten yakni PT. SMGP, Sekda kab Madina, PLN, Kapolres Madina, Ketua DPRD, Kejaksaan, Asisten III, OPD Pemkab Madina dan Masyarakat di Desa tersebut berlangsung alot dan penuh dengan berbagai pertanyaan dari masyarakat.
Sebelumnya dalam sosialisasi tersebut Sekda Madina M. Syafei Lubis menyampaikan Kabupaten Mandailing Natal masih kekurangan pasokan energi listrik, karena itu pemerintah daerah dan pemerintah pusat melakukan kajian dan muncullah PT.SMGP. ” Seiring dengan itu pesan Bupati Madina untuk kita semua tidak ada cara lain untuk dapat membutuhi listrik di wilayah kita, memang untuk saat ini kita belum dapat menikmati itu, karena butuh proses satu tahun atau dua tahun untuk dapat kita rasakan mamfaatnya”, sebut Sekda
Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari pihak PT. SMGP sebagai penyedia listrik sumber panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal yang dimulai dengan proses awal hingga pada pemasangan jalur transmisi 150 KV ke Gardu Induk PLN. Kondisi pemasangan jalur inilah yang akhirnya mendapatkan berbagai sorotan dari warga masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut.
Salah seorang warga, Amin Rangkuti menerangkan sebelumnya masyarakat Purba Baru menolak pemasangan tiang SUTET dan tali oleh PT. SMGP, ” selanjutnya berdasarkan penolakan tersebut pihak penyedia dari PT. SMGP dan masyarakat sepakat mengadakan sosialisasi hari ini di gedung serba guna, untuk membahas persoalan itu yang sempat membuat perbedaan pendapat di tegah-tegah masyarakat belakangan ini”, ujarnya
“Yang menjadi pertanyaan, terkait dengan pemasangan tali dan tiang, kepada siapa pihak PT. SMGP minta izin untuk mendirikan tiang dan tali tersebut?. Apakah boleh kita masuk kerumah orang tanpa permisi”, ungkap Amin
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Purba Baru Nasir Batubara dengan menyampaikan bahwa pihak Pemerintahan Desa belum mengetahui rencana tersebut, ” pemasangan tiang dan tali tersebut tidak saya ketahui dan tidak adanya pemberitahuan dari pihak perusahaan “, ujar kades yang di sambut tepuk tangan warga.
Pertemuan yang bermaksut mensosialisasikan pemasangan Jalur Transmisi PT. SMGP ke Gardu Induk PLN di Desa Purba Baru tersebut berakhir dengan belum adanya kesepakatan kedua belah pihak, sehingga pertemuan itu bubar. Pihak wartawan media ini berusaha untuk konfirmasi kepada Management PT. SMGP namun belum berhasil dan begitu juga dari PLN belum mendapatkan jawaban, sehingga masih membutuhkan konfirmasi langsung pihak terkait. (Syahren)
Ribuan Guru Honorer Madina Ikuti Sosialisasi dan Seminar Nasional
Madinapos. com – Panyabungan.
Ribuan Guru honorer di Kabupaten Mandailing Natal menghadiri acara sosialisasi sekaligus Seminar Nasional mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2019 yang dilaksanakan pada Senin (14/1/2019) di Gedung Serbaguna Parbangunan Kecamatan Panyabungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Madina M. Syafei Lubis, Wakil Ketua DPD RI Prof. DR. Ir. Damayanti Lubis, Ketua PGRI Sumut Drs. Abdul Rahman, OPD Pemkab Madina dan ribuan guru yang memadati gedung Serbaguna Madina.
Pada kegiatan tersebut, Ahmad Husen Harahap selaku panitia menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan persoalan yang dialami guru, pertama persoalan guru adalah berubah-ubahnya buku yang yang di terbitkan, meski begitu guru selalu memberikan yang terbaik untuk anak generasi bangsa kita dengan tulus dari dalam hati.
“Namun terkadang realitanya sangat berbeda, ada pengaruh psikologis bagi guru saat melaksanakan tugas karena berbagai kebijakan yang berubah, ditambah lagi proses sertifikasi proses yang cukup panjang sehingga diharapkan pemerintah atau DPR membuat revisi”, ungkapnya.
Ahmad Husen juga menjelaskan hal lainnya yang dialami guru, ” Selain itu guru takut menghukum siswa karena terbentur dengan undang-undang, semoga dengan adanya kegiatan ini kita dapat menampung aspirasi guru dam selanjutnya sebaimana harapan bangsa ini untuk membentuk siswa yang berkarakter dan cerdas”, jelasnya.
Sementara itu Sekda Madina M. Syafei Lubis dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa ribuan guru honorer yang menghadiri seminar nasional kali ini ini merupakan potensi tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal mendatang. ” Tentu untuk bisa menjawab persoalan persoalan tenaga honorer, kita harus dapat mendorong pemerintah pusat untuk dapat membuka kembali kran daerah otonomi baru (DOB) yaitu Provinsi Tabagsel”, ujarnya. (Syahren)
