Madinapos.com – Kotanopan.
Pekan terahir jelang Ramadhan di Pasar Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal Sabtu (4/5) siang pedagang rempah Kulit Manis dan Getah terlihat ramai memenuhi lapak pengumpul untuk melakukan transaksi. Pasar Kotanopan selama ini cukup dikenal sebagai pasar rempah seperti Kulit Manis, Kopi, Getah, Kemiri, Cengkeh dan beberapa produk lainnya.
Dari penelusuran media ini, untuk harga Getah terpantau normal Rp. 8.200 – 8.500/Kg, sementara harga komiditi rempah seperti cengkeh sudah setahun lebih harganya tetap bertahan Rp.70.000 / kg, pinang dua bulan belakangan ini Rp. 8.000 / kg, kayu manis Rp. 35.000 sampai Rp.36000 / kg, kakao sendiri Rp.2600 / kg, untuk kopi jenis arabika gabah Rp. 26.000 / kg, jenis Robusta Rp.22.000 /kg, gula merah sebelumnya Rp. 14000 /kg, saat ini naik menjadi Rp. 16.000/kg.
Sulhamdi pengepul karet ketika dikonfirmasi madina pos menuturkan harga karet pasca pemilihan umum relatif masih normal yaitu kisaran harga Rp. 8200 sampai Rp. 8500 perkilo dengan jenis karet model basah atau hasil dodosan seminggu,” hingga hari ini ngak ada pengaruh harga karet pasca pemilihan umum sama sekali”, ungkapnya.
“Untuk getah petani yang kita beli perminggu mencapai 3 Ton dengan harga yang ada sekarang, tapi kalau harga karet naik pendapatan kitapun naik, bahkan kita bisa mendapatkan 7 – 8 Ton dalam seminggu”, sebutnya.
Menurut Sulhamdi sebelum pemerintah kita belum bisa mengolah karet jadi setengah ekspor, harga getah pasti tidak akan dapat mensejahterakan petani,tapi tatkala kehadiran pemerintah bisa mengambil hasil dari petani diolah menjadi bagan ekspor maka saya nyakin harga karet bisa naik, selain itu pemerintah juga harus bisa memutus mata rantai pelaku bisnis asing yang menjatuhkan harga karet ini”, lanjutnya.
Ia menambahkan 80 persen warga Kotanopan adalah petani yang hanya menggantungkan hidup dari hasil mendodos karet, namun di dua tahun terakhir ini harga jual karet hanya di kisaran 8 ribuan saja”, kami sangat
mengharapan kepada pemerintah untuk segera mencari solusi agar bisa menaikkan harga karet agar masyarakat petani di Kotanopan bisa memenuhi kebutuhan hidup apalagi seperti sekarang ini jelang bulan puasa”, sebutnya.( Syahren)











