Bupati dan Wakil bupati madina Terima kunjungan silaturrahmi dan Unsur forkopimda baru serta Direkrtur BNN Ri

Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Madina, menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang kerja Bupati, Selasa (9/6/2026).

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Alternatif Development Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Brigjen. Pol. Drs. Edi Swasono, M.M., Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Madina yang baru, Muhammad Nursaitias, S.H., M.H., serta Ketua Pengadilan Negeri (PN) Madina, Hasnul Tambunan, S.H., M.H.

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi antarlembaga demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bumi Gordang Sambilan.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Mandailing Natal, kami mengucapkan selamat datang kepada Pak Kajari dan Pak Ketua PN yang baru, serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Direktur BNN RI atas kunjungannya. Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi penting bagi kita untuk membangun sinergitas yang kokoh. Pemkab Madina tidak bisa berjalan sendiri, kita butuh pengawalan hukum dari Kejaksaan dan Pengadilan, serta dukungan penuh dari BNN dalam memutus mata rantai peredaran narkoba melalui program pemberdayaan masyarakat,” ujar H. Saipullah Nasution.

Bupati juga menambahkan bahwa regulasi dan program kerja ke depan akan diselaraskan agar program jajaran Forkopimda dapat langsung menyentuh pemenuhan hak dan rasa aman masyarakat di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Direktur Alternatif Development BNN RI, Brigjen Pol. Edi Swasono menjelaskan, kunjungannya ke Madina merupakan tindak lanjut dari implementasi program Grand Design Alternative Development (GDAD). Program ini berfokus pada pemantauan dan penguatan alternatif mata pencaharian bagi masyarakat di kawasan rawan tanaman ganja, seperti di Panyabungan Timur.

“Kami berupaya untuk mengajak dan merubah profesi masyarakat yang selama ini menjadi petani tanaman terlarang seperti ganja, menjadi petani komoditas yang legal dan produktif. Tujuannya agar mereka mandiri secara ekonomi dan bisa mengalihkan profesinya,” kata Brigjen Pol. Edi Swasono, didamping kepala BNNK madina.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Madina, Muhammad Nursaitias, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Madina. Dirinya menyatakan kesiapan Kejaksaan untuk bersinergi dengan Pemkab Madina dalam mengawal pembangunan dari aspek hukum.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PN Madina, Hasnul Tambunan, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk terus menjaga koordinasi yang solid di dalam forum Forkopimda demi tegaknya keadilan dan pelayanan hukum yang baik bagi masyarakat Mandailing Natal.
Menutup rangkaian penyampaian, Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Madina sangat menyambut baik kehadiran unsur Forkopimda yang baru serta program kerja produktif dari BNN RI.

Atika menegaskan, Pemkab Madina siap memberikan dukungan penuh dan berkolaborasi secara taktis di lapangan.

“Kami berharap sinergi ini tidak hanya memperkuat penegakan hukum, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat. Kehadiran wajah-wajah baru di Forkopimda diharapkan membawa energi positif bagi kemajuan Mandailing Natal,” ujar Atika Azmi Utammi.

Acara silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan direncanakan akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan terkait program pemberdayaan masyarakat oleh BNN RI. (Hamzah).