Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menggelar pertemuan bertajuk diskusi ilmiah tentang percepatan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal bersama perwakilan organisasi kemahasiswaan.
Pertemuan ini bertujuan untuk memaparkan capaian serta rencana program kerja pemerintah daerah tahun 2025 dan 2026 agar mahasiswa mendapatkan informasi yang akurat dan mendetail langsung dari pihak pemerintah.
Dalam forum yang bersifat dua arah tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk membuka ruang diskusi seluas-luasnya. Ia berharap mahasiswa dapat memberikan masukan serta usulan konstruktif terkait kebijakan pembangunan ke depannya.
Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah ketua organisasi kemahasiswaan, di antaranya IPNU, IPA, HMI, GMNI, IMM, IPM, dan SEMMI. Bupati didampingi langsung oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, Sekretaris Daerah Afrizal, jajaran Asisten, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Beberapa isu krusial yang menjadi pembahasan utama dalam pertemuan tersebut meliputi:
_Penyelesaian isu Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
_Peningkatan layanan kesehatan serta penyediaan solusi akses transportasi masyarakat menuju rumah sakit melalui layanan bus shuttle di Masjid Agung.
_Stabilitas harga komoditas pertanian, khususnya karet, agar tetap menguntungkan bagi para petani.

Bupati Saipullah Nasution berharap mahasiswa, sebagai kelompok elit intelektual dengan visi-misi yang luar biasa, dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi serta aspirasi masyarakat.
“ Kami berkomitmen untuk terus membuka ruang diskusi dengan rekan-rekan mahasiswa. Ke depannya, kami akan mengupayakan pertemuan yang lebih santai dan cair agar diskusi kita semakin produktif,” pungkas Bupati. (Suaib Rizal).
