Madinapos.com, Bukit Malintang – Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, membagikan kesan pertamanya usai mengikuti penerbangan perdana maskapai Wings Air jenis ATR 72-600 dari Bandara Kualanamu (KNO), Deli Serdang, menuju Bandara Jenderal Abdul Haris Nasution (JHN), Sabtu (1/8).
Dalam penerbangan tersebut, Atika menerangkan bahwa durasi perjalanan yang awalnya direncanakan memakan waktu 53 menit harus sedikit menyesuaikan. Akibat adanya perubahan arah angin, waktu tempuh menjadi sekitar 1 jam 3 menit. Kendati demikian, ia menilai keseluruhan penerbangan berlangsung sangat smooth, aman, serta proses pendaratan berjalan dengan lancar dan selamat.
Terkait penentuan rute dan jam terbang, Atika menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kebijakan korporasi yang berorientasi pada keuntungan (profit). Rute reguler setiap hari akan segera dibuka apabila tingkat keterisian penumpang (okupansi) penuh dan dinilai menguntungkan secara bisnis.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap operasional maskapai ini.
Selain itu, Atika juga menceritakan pengalaman menarik dalam penerbangan perdana tersebut, di mana seluruh penumpang disuguhi cemilan gratis di dalam pesawat karena kehadiran Presiden Direktur Lion Group.
” Kita ditraktir cemilan oleh Presdir Lion Grub,” ujar Atika.
Atika menjelaskan, Pembelian langsung/hari Kamis Rp1.400.000 (sudah termasuk pajak).
Melalui agen perjalanan (travel agent) Sekitar Rp1.207.000.
” Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemesanan, tiket pesawat ini dapat dibeli dengan mudah melalui aplikasi Book Cabin, yang merupakan produk layanan mandiri (home product) dari Lion Group,” jelasnya.
Arika berharap, Kehadiran rute penerbangan ini dapat menjadi alternatif solusi strategis ke depannya, khususnya bagi calon jemaah haji. Mengingat durasi perjalanan darat menuju titik embarkasi dari beberapa wilayah bisa memakan waktu hingga hampir 24 jam, jalur udara dinilai jauh lebih efisien.
” Kita Pemkab Mandailing Natal bersama pihak terkait terus membahas peluang penyiapan penerbangan khusus bagi jemaah haji, termasuk opsi pemberangkatan langsung dari bandara setempat menuju embarkasi,” pungkasnya. (Suaib Rizal).


