Madinapos.com. Padang Lawas (Sibuhuan) – Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam menggelar kegiatan Sosialisasi dan Dialog Pembangunan Infrastruktur Pelebaran Jalan Ibu Kota Kabupaten Padang Lawas di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat malam (31/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekda, OPD, Camat, Lurah, Kepala Lingkungan, tokoh masyarakat, serta warga yang lahannya terdampak pelebaran jalan di Pasar Sibuhuan.
Sibuhuan Jadi Wajah Pertumbuhan Daerah, Plt. Kepala Baperida Padang Lawas, Irmansyah Nasution dalam laporannya menyampaikan bahwa ibu kota kabupaten adalah wajah dan pusat pertumbuhan daerah.
“Bagaimana wajah Sibuhuan tertata, bagaimana aksesnya lancar, bagaimana pelayanan publiknya mudah, itulah yang akan menjadi penilaian pertama bagi setiap orang yang datang ke Padang Lawas,” ujarnya.
Ada 3 fokus utama pembangunan infrastruktur yang akan didorong Pemkab:
1. Peningkatan dan pelebaran jalan utama serta penerangan jalan umum.
2. Penataan Kawasan Perkantoran menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi dan mudah dijangkau.
3. Sanitasi dan Drainase mengatasi banjir dan menjaga kebersihan kota.
Dalam sambutannya, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam menegaskan kehadiran masyarakat adalah bentuk kepedulian terhadap kemajuan daerah. Ia menyebut pembangunan yang berhasil lahir dari kebersamaan, kepercayaan, dan partisipasi aktif masyarakat.
“Karena itulah, sebelum program ini dilaksanakan, pemerintah merasa penting untuk bertemu secara langsung dengan masyarakat, menyampaikan rencana pembangunan secara terbuka, sekaligus mendengarkan berbagai masukan, saran, dan aspirasi,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan secara terbuka bahwa Pemprov Sumut dan Pemkab Padang Lawas telah merencanakan pembangunan infrastruktur berupa pelebaran jalan di kawasan ibu kota.
Ia memahami ada beberapa bidang tanah masyarakat di sisi jalan yang diperlukan. Untuk itu Bupati menjamin tidak ada pengambilan tanah secara sepihak.
“Pemerintah sangat menghormati hak kepemilikan masyarakat atas tanahnya. Seluruh proses pengadaan tanah akan dilaksanakan sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum,” tegas Bupati.
“Besaran ganti kerugian tidak ditentukan secara sepihak. Melainkan melalui proses penilaian yang profesional, objektif, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.
Bupati juga memberikan jaminan bahwa setiap tahapan pengadaan tanah akan dikawal dengan mengedepankan musyawarah, transparan, dan menghormati hak-hak masyarakat agar memperoleh ganti kerugian yang layak dan adil.
“Saya percaya masyarakat Padang Lawas adalah masyarakat yang bijaksana, menjunjung tinggi nilai gotong royong, serta selalu mengutamakan kepentingan bersama,” ujarnya lagi.
Mewakili tokoh masyarakat, H. Fahmi Anwar Nasution, ST menyatakan dukungan penuh terhadap visi misi Bupati untuk mewujudkan Padang Lawas Maju.
“Dengan adanya sosialisasi ini kita mengetahui semua pelaksanaannya dalam pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Padang Lawas untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan, SE menyebut ini kali pertama sejak berdirinya Kabupaten Padang Lawas dilaksanakan sosialisasi rencana pelebaran jalan pusat ibu kota Sibuhuan.
“Hari ini kita dikumpulkan untuk sosialisasi pembangunan. Oleh karena itu mari sama-sama kita dukung. Kita pemerintah dan masyarakat menginginkan Kabupaten Padang Lawas untuk Maju,” ajaknya.
Turut hadir Kejari Padang Lawas Hasbi Kurniawan, SH., MH, Ketua PA Sibuhuan Darman Harun Lubis, SH.I, Pabung Mayor Arh Shaleh Hasibuan, Wakapolres Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, SH, dan Sekda Dr. H. Panguhum Nasution.
Penulis: A Salam Siregar.

