Madinapos.com, Panyabungan – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan perekonomian masyarakat. Komitmen tersebut direalisasikan melalui penyerahan bantuan peralatan kerja kepada para peserta pasca pelatihan bertempat diaula BLK Kantor Bupati Lama Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan, (17/9). Pagi.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Mandailing Natal, Rahmat Hidayat, didampingi oleh sekretaris dan jajaran serta kepala desa dan pendamping dari wilayah masing-masing penerima manfaat.
Dalam keterangannya, Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan kerja yang telah sukses diselenggarakan selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Adapun jenis pelatihan yang telah diberikan meliputi:
_Pelatihan busana (menjahit).
_Pelatihan boga (pembuatan roti dan kue).
-Pelatihan melas (pengelasan).

” Program ini terlaksana atas komitmen penuh dan berkat arahan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati agar setiap fungsi dinas berjalan optimal dalam melayani masyarakat,” katanya.
Ia juga menyebutkan, bahwa Pemkab tidak berhenti hanya pada tahap memberikan pelatihan. ” Hari ini kami juga menyerahkan peralatan lengkap agar para peserta bisa langsung bekerja, membuka usaha sendiri, menghasilkan pendapatan, dan mandiri di tempat masing-masing,” ujar Rahmat Hidayat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan lepas tangan setelah bantuan ini disalurkan. Pemkab Madina siap memfasilitasi para pelaku usaha baru yang berkembang namun terkendala modal dengan menghubungkan mereka ke perbankan, salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan berkelanjutan, Disnaker Madina juga akan melakukan evaluasi berkala dalam rentang waktu 3 hingga 6 bulan ke depan. Evaluasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan usaha serta potensi ekspansi bisnis para peserta.
” Melalui program terpadu ini, kita berharap pelatihan dan bantuan alat yang diberikan dapat terus berkembang, melahirkan owner-owner (pemilik) usaha baru yang tangguh, dan pada gilirannya mampu menyerap serta menampung tenaga kerja lokal demi menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Mandailing Natal,” pungkasnya. (Suaib Rizal).

