Reses II T.A 2026, Suhelmi Saputra Tegaskan Infrastruktur dan Penerangan Jalan Jadi Prioritas Utama di DPRD Madina

Madinapos.com, Panyabungan – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Suhelmi Saputra dari Partai Nasdem , sukses menggelar rangkaian kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025-2026 yang berlangsung mulai tanggal 12 hingga 17 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, legislator ini fokus menjemput aspirasi warga di beberapa titik strategis, termasuk Jl. ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan.

Kegiatan reses ini menjadi momentum krusial bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait fasilitas umum yang dinilai masih minim. Suhelmi menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterima akan menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran Tahun Anggaran (T.A) 2026.

” Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan suara masyarakat didengar secara langsung. Infrastruktur jalan dan penerangan bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan dasar yang menunjang keamanan dan roda ekonomi warga,” ujar Suhelmi yang merupakan ketua Praksi Nasdem di DPRD Madina ini kepada media ini, Sabtu (16/5).

Berdasarkan hasil pertemuan selama masa reses, terdapat empat poin utama yang menjadi fokus perjuangan Suhelmi Saputra :

* Pengadaan lampu jalan di sepanjang Jl. Karya Bakti (Panyabungan II) serta jalur penghubung Desa Salambue menuju Desa Padang Laru, Panyabungan Timur, demi keamanan berkendara di malam hari.

* Peningkatan jalan dengan aspal hotmix di Jl. Karya Bakti dan Jl. Syuhada (Kelurahan Sipolu-polu), serta perbaikan jalan penghubung Aek Godang menuju Desa Aek Banir.

* Pemasangan tutup parit besi di Gang Cempaka untuk kenyamanan pemukiman, serta pembangunan pagar di lokasi Perkuburan Kristen, Kelurahan Kayu Jati.

* Pembangunan saluran irigasi persawahan dari Pintu Air menuju Desa Salambue guna menunjang produktivitas petani lokal.

Menanggapi tuntutan tersebut, Suhelmi berkomitmen untuk mengawal poin-poin aspirasi ini dalam rapat paripurna DPRD Madina. Ia berharap pemerintah daerah memberikan atensi khusus, terutama pada perbaikan irigasi yang menjadi jantung ekonomi petani di wilayah Panyabungan Timur. (Suaib Rizal).