Madinapos.com, Siabu – Puluhan hektar lahan kebun warga desa tanjung sialang kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal gagal panen pasca banjir melanda desa tersebut (16/12)
Tokoh masyarakat Taqwaddin Nasution (52) sampaikan ke media ini sekitar 40 hektar lahan warga du desa kami gagal panen akibat terendam banjir dan tanaman muda berupa terong telunjuk,terong ungu,jagung panjang, kacang tanah,padi,buncis dll kini dimuat tinggal harapan.
Hari ini masyarakat banyak menghabiskan waktu di rumah dan warung kopi sembari menunggu cuaca ekstrem berakhir dan memulai dari awal aktivitas ditahan perkebunan kami.
Melalui media ini kami masyarakat berharap respon pemerintah untuk bantuan bibit tanaman muda sebagai bentuk sentuhan dan penyemangat buat masyarakat kami untuk memulai penanaman baru.
Yang terahir harga sayuran melonjak tinggi salah satu contoh sebelum banjir harga kacang panjang Rp 1500/kg dan hari ini Rp 12 000/ kg.
Semangat untuk memulai tanaman baru membara mendengar informasi harga yang melonjak tinggi pada hari ini.
(Adanan)



