Madinapos.com, Panyabungan – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mandailing Natal (Madina) menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tingkat Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2026 di Hotel Rindang, Panyabungan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam memantau aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah tersebut.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan yang tergabung dalam struktur TIMPORA, meliputi unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, BIN, BNN, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Mandailing Natal.
Kepala Subseksi Teknologi Informasi, Intelijen, dan Penindakan Keimigrasian, Ismail Fajri, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan wadah penting untuk bertukar informasi.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai sarana penguatan pengawasan orang asing agar lebih efektif dan terintegrasi,” ujar Ismail dalam laporannya.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subseksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian, Suyudi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa dinamika aktivitas orang asing yang semakin berkembang menuntut kewaspadaan kolektif.
“Koordinasi yang solid antarinstansi sangat diperlukan agar pengawasan di lapangan dapat berjalan optimal, terarah, dan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku,” tegas Suyudi.
Dalam sesi pemaparan materi, Ismail Fajri kembali memaparkan strategi teknis terkait langkah-langkah pengawasan dan pentingnya kecepatan pertukaran data intelijen antarlembaga untuk merespons situasi di lapangan secara tepat. Diskusi yang dipandu oleh moderator Alfath Akbar tersebut berlangsung dinamis, di mana para peserta aktif membagikan kendala lapangan serta memberikan masukan strategis.
Beberapa poin penting yang dihasilkan dalam diskusi tersebut antara lain:
Perluasan Jangkauan: Penguatan koordinasi pengawasan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Stabilitas Keamanan: Komitmen bersama menjaga ketertiban wilayah dari potensi pelanggaran keimigrasian.
Integritas Data: Peningkatan intensitas pertukaran informasi lintas sektor secara berkala.
Kegiatan ditutup dengan kesepakatan bersama seluruh anggota TIMPORA untuk terus membangun komunikasi yang adaptif dan berkelanjutan demi mewujudkan pengawasan orang asing yang profesional dan berintegritas di Kabupaten Mandailing Natal. (Hamzah).

