Edukasi Bahaya Merokok bagi Pasien di RSUD Panyabungan Jelang Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Madinapos.com, Panyabungan – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh pada tanggal 31 Mei, Dokter Ardiansyah Nasution memberikan sosialisasi mengenai bahaya merokok kepada para pasien berobat jalan di ruang tunggu IGD RSUD Panyabungan, Senin (25/5) pagi.

Kegiatan edukasi ini berlangsung dengan aman dan lancar. Marina Nasution dari tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) bertindak sebagai panitia dan memandu sesi tanya jawab yang disambut dengan antusiasme positif oleh para pasien yang hadir.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan bahwa peringatan global yang digagas oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk produk tembakau bagi kesehatan, serta menjadi seruan bagi para perokok untuk mulai berhenti demi hidup yang lebih sehat.

Dokter Ardiansyah memaparkan bahwa asap rokok mengandung ribuan zat kimia, dengan ratusan di antaranya bersifat racun dan dapat memicu kanker. Zat berbahaya tersebut mencakup:

Nikotin: Menyebabkan ketergantungan atau adiksi.
Tar: Mengandung banyak zat karsinogenik penyebab kanker.
Karbon monoksida: Mengurangi oksigen dalam darah.
Zat lainnya: Termasuk amonia yang mengiritasi saluran napas, formaldehida yang toksik, benzena yang terkait dengan kanker darah, serta logam berat seperti arsenik, kadmium, dan timbal yang merusak organ tubuh.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa dampak merokok sangat serius, mulai dari penyakit jantung, stroke, kanker paru, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), gangguan kehamilan, hingga kecanduan nikotin. Bagi masyarakat yang ingin berhenti, disarankan untuk menempuh 6 langkah yaitu mengenali pemicu merokok, menerapkan aturan “tunda 5 menit” saat keinginan merokok (craving) muncul, memilih metode berhenti yang sesuai, mengganti ritual merokok dengan aktivitas positif seperti mengonsumsi buah atau berolahraga ringan, serta mencari dukungan sosial dari keluarga dan teman dekat.

Salahsatu pasien berobat jalan mengapresiasi edukasi ini, dimana ia ikut menyarankan kepada semuanya untuk berhenti merokok karena sangat berbahaya bagi kesehatan.

” Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, untuk itu marilah kita hentikan demi kesehatan kita,” pungkasnya. (Suaib Rizal).