Warga Rao-rao Batang Natal Resah, Alat Berat Diduga untuk PETI Masuk ke Sungai Aek Guo

Madinapos.com, Panyabungan – Warga Desa Rao-rao, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, mengekspresikan kekhawatiran mendalam menyusul masuknya satu unit alat berat (ekskavator) melalui jalur Tarlola menuju Sungai Aek Guo.

Alat berat tersebut diduga kuat akan digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Padahal, Sungai Aek Guo selama ini menjadi satu-satunya sumber air bersih yang diandalkan oleh masyarakat Desa Rao-rao untuk kebutuhan sehari-hari. Warga khawatir aktivitas tambang ilegal ini akan merusak ekosistem sungai dan mencemari sumber air bersih mereka.

” Ia pak, mohonlah pihak kepolisian bertindak cepat untuk mengusir alat berat tersebut, kami khawatir sungai yang selama ini untuk kehidupan kami akan tercemar, seperti sungai Batang Natal lainnya,” katanya penuh harap, Senin (28/9).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan oleh awak media, ekskavator tersebut diduga milik seorang tauke yang berasal dari Desa Ampung Siala Kecamatan Batang Natal.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan kepada Kepala Desa Rao-rao maupun Kapolsek Batang Natal masih belum mendapatkan tanggapan atau jawaban resmi.

Melihat potensi kerusakan lingkungan dan ancaman krisis air bersih yang mengancam kampung halaman mereka, warga setempat mendesak adanya tindakan cepat dan tegas.

” Untuk itu kami masyarakat berharap pihak Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal, khususnya melalui Kapolsek Batang Natal, segera turun tangan untuk menghentikan dan memeriksa aktivitas mencurigakan yang melibatkan alat berat di kawasan Sungai Aek Guo tersebut,” tambahnya. (Suaib Rizal).