Madinapos.com, Panyabungan – Jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan kunjungan silaturahim sekaligus audiensi ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Mandailing Natal. Kunjungan kerja yang berlangsung hangat tersebut diterima langsung oleh Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., di ruang kerjanya.pada Rabu, (20/4/26)
Pertemuan strategis yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB hingga 13.00 WIB ini, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari struktur kepengurusan PKS. Di antaranya, Pengurus PKS Wilayah Sumatera Utara Koordinator Tabagsel H. Wahiddin Rambe, Ketua DPD PKS Madina Mahmudin Hasibuan, Ketua Fraksi PKS DPRD Mandailing Natal H. Saripada Lubis, serta Dewan Penasehat DPD PKS Madina H. Abdul Aziz Nasution.
Dalam silaturahim tersebut, terdapat tiga poin krusial yang menjadi fokus pembahasan bersama antara jajaran PKS Madina dan Kapolres guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Poin-poin tersebut meliputi penanganan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), pemberantasan narkoba, serta optimalisasi Pengaduan Masyarakat (Dumas).
Terkait persoalan PETI, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy menegaskan sikap dasar kepolisian terhadap aktivitas ilegal tersebut yang akan tetap menjadi perhatian serius untuk ditangani.
“Kita tidak membenarkan PETI. Namun, penanganan selalu kita lakukan dengan cara yang humanis melalui dialog, dan ini akan kita tindak lanjuti,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres mengapresiasi langkah konkret yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Menurutnya, solusi jangka panjang dari persoalan ini adalah payung hukum yang jelas bagi masyarakat lokal agar aktivitas penambangan tidak lagi menabrak aturan.
“Kita lihat Bupati juga sudah bekerja keras agar tambang ini bisa dilegalkan, sehingga ke depan masyarakat bisa menambang dengan aman, tenang, dan sesuai regulasi yang berlaku,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa segala persoalan daerah, mulai dari isu lingkungan, bahaya narkoba, hingga pelayanan publik, tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Diperlukan kolaborasi erat dan sinergi dari semua stakeholder—termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga partai politik—untuk bersama-sama mencari solusi terbaik demi kemajuan Bumi Gordang Sambilan.
Jajaran DPD PKS Madina menyambut baik komitmen serta ketegasan yang humanis dari Kapolres Madina, sekaligus menyatakan kesiapannya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat dan mendukung terciptanya kondusivitas Kamtibmas di Kabupaten Mandailing Natal.
Kegiatan audiensi ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara Kapolres Madina dengan seluruh fungsionaris DPD PKS Madina sebagai simbol komitmen sinergitas kemitraan ke depan. (Hamzah).
