Dimata Gurunya Sewaktu Sekolah : Atika Azmi Adalah Sosok Murid Mengingat Jasa

Madinapos.com, Tambangan – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution dalam kesempatan yang tidak disengaja berjumpa dengan seorang gurunya sewaktu belajar di SMP Negeri 1 Kotanopan.

Lokasi pertemuan Atika dengan guru IPS bernama Zulkifli Pulungan sewaktu menyantuni anak yatim di Desa Angin Barat, Kecamatan Tambangan, Madina, Sabtu (2/11/2024).

Di sela-sela menyampaikan kata sambutan dalam penyantunan itu, Atika mengaku bangga masih bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Angin Barat. Bahkan, yang lebih spesial bertemu dengan gurunya sewaktu kelas 1 sampai 3 SMP.

” Bapak Zulkifli ini adalah guru saya sewaktu SMP. Bersyukur bisa dipertemukan. Semoga bapak selalu sehat, panjang umur dan diberkahi segala urusan,” kata Atika.

Atika juga menyampaikan bahwa penyantunan anak yatim merupakan rutinitas yang dia lakukan lebih kurang tiga tahun lamanya sejak dilantik menjadi wakil bupati Madina berpasangan dengan bupati H. Muhammad Jakfar Sukhairi Nasution.

” Santunan ini bukan hanya dalam momentum Pilkada ya Bu, Pak. Ini adalah rutinitas kami dengan Bapak Sukhairi. Jadi, apabila ada yang mempelintir ini dilakukan karena waktu Pilkada, saya minta kita jangan terlibat dalam bagian itu,” ungkapnya.

Jadi, Atika menegaskan apabila dirinya kembali terpilih bersama calon bupati Madina H. Saipullah Nasution menjadi bupati dan wakil bupati periode 2025-2030, maka komitmen santunan anak yatim dan fakir miskin tetap dilanjutkan melalui gaji pokok sebagai bupati dan wakil bupati.

” Santunan ini setuju kita lanjutkan ya, Pak, Bu. Kami mohon doa dan dukungannya agar ini tetap kita lanjutkan,” ucapnya. Kaum ibu dan bapak menjawab tegas dengan setuju berjuang bersama Saipullah-Atika (SAHATA).

Sementara Zulkifli Pulungan dalam pidatonya menyampaikan sosok Atika adalah murid yang tidak pernah melupakan jasa para gurunya. Hal itu dibuktikan dengan kepedulian Atika sewaktu menjabat wakil bupati Madina.

Zulkifli bercerita, saat Atika Azmi Utammi dilantik menjadi wakil bupati, dia menghubungi Atika melalui pesan WhatsApp untuk bersilaturahmi ke ruangannya di Sekdakab Madina.

” Saat itu saya bilang, inang, bisa do bapak ro silaturahmi tu ruangan mu marcarito-carito (Nak, bisa bapak datang ke ruanganmu untuk bercerita). Saat itulah Atika menjawab dengan lapang waktu bisa bertemu,” ungkap Zulkifli.

Di sisi lain, sebagai gurunya di SMP 1 Kotanopan, Zulkifli mengaku akan berjuang semaksimal mungkin memenangkan SAHATA di Desa Angin Barat pada 27 November 2024.

” Ini juga saya tegaskan, bersama tokoh masyarakat yang hadir ini, kami akan berjuang memenangkan Saipullah-Atika di desa ini. Usaha dan doa adalah perjuangan yang harus kita tempuh,” ucapnya.

Terakhir, Zulkifli meminta Atika apabila terpilih menjadi wakil bupati periode kedua ini, maka mereka meminta jalan usaha tani dibangun.

” Jalan usaha tani yang rombongan lewati, kan, mulus. Itu adalah swadaya masyarakat. Masih ada yang belum selesai, nanti apabila terpilih tolong dibangun ya, Nak,” tutup Zulkifli Pulungan. (SRN).

Saipullah Menunda Pensiun Demi Membawa Madina Lebih Maju

Madinapos.com, Panyabungan – Di usia yang tak muda lagi, H. Saipullah Nasution, SH, MM, masih terlihat tegap dan gagah. Ini berkat ketekunannya menjaga kesehatan dengan pola makan yang teratur dan rutin puasa sunnah pada Senin dan Kamis.

Nikmat sehat yang diberikan Allah SWT itu pula yang mendorong putra kelahiran Gunung Baringin, Panyabungan Timur, ini untuk terus membaktikan diri kepada masyarakat. Selain menjadi Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS), dia juga maju sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina) berpasangan dengan Atika Azmi Nasution pada Pilkada 2024.

Keinginan membawa lebih maju dan membangun tano hasorangan (tanah kelahiran), Bang Ipul – panggilan akrab Saipullah Nasution – rela menunda pensiun. Walau sudah 39 tahun berkarier di eksekutif, sebagian besar di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Bang Ipul belum mau pensiun untuk mengabdikan hidupnya pada bangsa dan negara.

” Dari sisi karier, saya ada di eksekutif selama 39 tahun. Semestinya ini waktu untuk menikmati masa pensiun. Tapi, saya berpikir alangkah baik manakala ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama berkarier dimanfaatkan untuk memberikan pemikirian dan sumbangsih dalam memajukan Madina,” kata Bang Ipul.

Walau kini tak lagi menjadi birokrat di Kementerian Keuangan, tokoh bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo ini bertekad terus mengabdi untuk masyarakat sepanjang hayat masih dikandung badan. Selama badan dan pikiran masih sehat, Bang Ipul ingin menjadi pemimpin yang membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.

Di tengah-tengah publik Madina, nama Saipullah Nasution bersama Atika Azmi Utammi makin harum. Berbagai kalangan optimistis pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina berakronim SAHATA ini bakal menjadi pemenang pada Pilkada Madina 2024. Dukungan yang terus mengalir membuat popularitas dan elektabilitas Saipullah-Atika makin tak terbendung.

Suami dari Yupri Astuti ini tak mau menyia-nyiakan setiap peluang dan ruang yang bisa digunakan untuk mengabdi kepada masyarakat, terutama di tano hasorangan yang juga tano sere ini.

Menurut alumni SD Gunung Baringin ini, Madina masih jauh tertinggal dari daerah-daerah lain di wilayah Sumatera Utara. Untuk itulah dia ingin mengejar berbagai kemajuan daerah lain jika diamanahkan memimpin kabupeten paling selatan Sumatera Utara ini.

Bang Ipul ingin membawa kabupaten menjadi lebih maju lagi, sehingga nantinya bisa berdiri di atas kaki sendiri dan raja di daerahnya sendiri.

” Jika saya nantinya diamanahkan rakyat memimpin Kabupaten Madina selama lima tahun kedepan, cita-cita saya akan membawa kabupaten ini lebih maju lagi dan bisa berdiri di atas kaki sendiri dan raja di daerahnya sendiri,” katanya.

Pada perhelatan Pilkada Madina 2024, Paslon Saipullah-Atika mengusung tagline: SAHATA, Madina Maju, Madina Madani. Saipullah menjelaskan, SAHATA merupakan akronim Saipullah-Atika. Sedangkan tagline ‘Madina Maju’ mengartikan pasangan Saipullah-Atika akan membawa Kabupaten Madina sejajar dengan daerah lainnya di Sumatera Utara.

” Madina madani diartikan Madina yang memiliki masyarakat sosial dalam kedudukannya yang bermartabat. Madani adalah bumi yang penuh dengan ibadah, islamiyah, dan relijius. Jadi, itu sangat tepat karena bermartabat,” ungkapnya.

Saipullah kemudian mengungkapkan latar belakang yang mendorongnya maju pada Pilkada Madina 2024. Menurut dia, keinginan itu diawali kecintaannya pada Kabupaten Madina. Dia ingin melihat kabupaten ini menjadi salah satu kabupaten yang mandiri seperti kabupaten-kabupaten lain di Indonesia.

” Mestinya di usia saya yang sekarang ini adalah istirahat. Tapi, izinkan kami dengan niat ibadah datang ke Madina untuk mengabdikan diri. Menyerahkan jiwa raga, baik itu kemampuan, ide-ide serta hal-hal yang kami bisa untuk meneruskan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sebelumnya,” ujarnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Bang Ipul berharap dukungan semua pihak. Tanpa dukungan dan dorongan seluruh masyarakat Madina, kata dia, gagasan untuk memajukan Madina itu tidak ada artinya.

” Saya tentu mengharapkan dukungan, baik dalam suatu tulisan, karya dari semua pihak, termasuk seluruh partai pengusung. Kami akan menampung semua ide-ide dan akan kita kolaborasikan, sehingga Madina bisa lebih cepat maju,” pungkasnya. (SRN).

Atika Kembali Santuni Anak Yatim di Panyabungan Selatan

Madinapos.com, Panyabungan – Calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution kembali memberikan santunan kepada 59 anak yatim dan piatu di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina.

Kali ini anak yatim dan piatu yang menerima santunan dari Wakil Bupati Madina yang sedang cuti ini berada di empat desa, yakni 14 anak yatim di Desa Aek Ngali, 18 anak yatim di Desa Lumban Dolok, 15 anak yatim di Hayuraja dan 12 anak yatim di Desa Hutaraja.

Dalam kegiatan sosial itu, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini turut didampingi oleh tim pemenangan.

Atika menyampaikan, selain rutinitas, kegiatan sosial ini juga merupakan hal yang dianjurkan oleh agama.

Dia mengaku menyantuni anak yatim bukan hanya menjelang Pilkada, melainkan sudah dia lakukan sejak tiga tahun yang lalu.

Pemberian santunan kepada anak yatim dan orang jompo ini, kata Atika, merupakan bahagian dari komitmennya bersama Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution saat mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati Madina pada tahun 2019.

“Dulu, kami berkomitmen jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati, kami menginfakkan gaji pokok kami kepada anak-anak yatim piatu dan orang tua jompo. Jadi, kegiatan santunan seperti ini sudah saya lakukan selama tiga tahun, bukan karena saat ini maju di Pilkada saja,” jelas dia.

Di hadapan para anak yatim, Atika juga menyampaikan komitmen pasangan calon Saipullah-Atika (SAHATA) jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina akan melanjutkan ibadah sedekah gajinya kepada fakir miskin dan anak yatim.

” Terima kasih kami ucapkan kepada masyarakat yang telah menerima kami. Ini adalah rezeki anak yatim yang dititipkan Allah melalui kami. Semoga dibukakan pintu rezeki bagi para tuan rumah yang memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara anak-anak yatim dan piatu yang menerima santunan berdoa untuk kesuksesan calon wakil bupati itu, baik dalam kehidupan pribadi maupun hajatnya pada Pilkada tahun ini.

“Saat ini saya mencalonkan diri sebagai calon Bupati Mandailing Natal. Mohon didoakan semoga diberikan kesehatan dan kesuksesan apa yang dihajatkan pasangan Saipullah – Atika dapat dikabulkan Allah SWT,” pintanya.(SRN).

Atika Mewakili Perempuan di Pemerintahan

Madinapos.com, Siabu – Lagi-lagi kesamaan gender menjadi alasan emak-emak di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, mendukung Atika Azmi Utammi Nasution sebagai calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang berpasangan dengan H. Saipullah Nasution sebagai calon bupati.

Mereka menganggap keberadaan Atika sebagai pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 pada Pilkada Madina 2024 sebagai wakil perempuan di pemerintahan kelak.

” Kami mendukung dan memilih Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada nanti, karena Ibu Atika mewakili kaum perempuan,” kata Betti, yang diamini teman-temannya, Kamis (31/10/2024).

Pada era kekinian, menurut dia, perempuan harus bisa mandiri dan menjadi orang hebat. Itu sebabnya, dia berharap Atika sebagai representasi kaum perempuan milenial di Madina berhasil melanjutkan karier politiknya sebagai wakil bupati Madina periode berikutnya.

” Kami memilih Paslon yang ada perempuannya. Kami sepakat pilih SAHATA, karena wakilnya Atika Azmi mewakili kami,” lanjut Betti. “Perempuan itu pasti lebih memahami kaumnya,” imbuhnya.

Nilai plus Paslon SAHATA, menurut Betti, juga ada pada diri calon bupati H. Saipullah Nasution. Di mata dia, sosok Saipullah sudah memiliki trah kepemimpinan sejak lahir. Pasalnya, tokoh bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo ini masih tergolong keturunan raja-raja dari Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur.

“Jiwa kepemimpinan yang ada pada Pak Saipullah jika dipadukan dengan kecerdasan serta pengalaman beliau selama 38 tahun berkarier di pemerintah pusat menjadi nilai tambah untuk menjadi bupati Madina berikutnya,” ujarnya. (SRN).

Dua Pasien Yang Diantar Atika ke Rumah Sakit Sudah Diperbolehkan Pulang ke Rumah

Madinapos.com, Panyabungan – Alhamdulillah, dua pasien yang diantar calon wakil bupati Mandailing Natal (Cawabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution ke RSUD Panyabungan untuk mendapatkan perawatan ternyata sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Satu di antaranya bahkan dinyatakan sembuh oleh dokter yang menangani.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pelayanan pada BLUD RSUD Panyabungan dr. Ridha Fauziah yang dimintai keterangan di Panyabungan, Madina, Kamis (31/10/2024).

Untuk pasien atas nama Rusdi, warga Hutabargot, sudah dilakukan operasi oleh dokter bedah di RSUD Panyabungan. Pasien sudah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumah,” katanya.

Sementara Aslamiah, warga Desa Sopobatu, yang menderita pembengkakan dan muncul benjolan di sekitar mulut juga sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, pasien masih diharuskan kontrol ke Poliklinik setiap bulan.

Sebelumnya pada 14 Oktober 2024 saat kampanye dan penyantunan anak yatim di Desa Sopobatu, Atika mendapat laporan dari warga desa bahwa Aslamiah mengalami pembengkakan di sekitar mulut. Setelah mengecek kondisi perempuan setengah baya itu, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu memutuskan membawa yang bersangkutan ke RSUD Panyabungan.

Senada dengan itu, saat bersilaturahmi dengan anggota pengajian Muslimat NU Kecamatan Hutabargot pada 25 Oktobet 2024, Atika mendapatkan informasi dari salah satu warga bahwa di Desa Hutalombang ada anak usia tujuh tahun yang mengalami pembengkakan pada testis, kemudian didiagnosa dokter sebagai hernia.

Setelah menyelesaikan kampanye di kecamatan itu, Atika meminta tim kampanye dan relawan yang turut serta untuk membawa anak tersebut ke RSUD Panyabungan. Tak hanya mengantar berobat, dia juga memastikan pasien menerima perawatan sebagaimana mestinya. (SRN).

Atika Minta Orang Tua Proaktif Awasi Penggunaan Ponsel pada Anak

Madinapos.com, Siabu – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta para orangtua untuk proaktif mengawasi penggunaan ponsel pada anak, terutama aplikasi yang berkaitan dengan judi online (daring) dan pornografi.

Hal itu disampaikan calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu saat menghadiri acara sejuta selawat di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Kamis (31/10/2024). Dia diundang sebagai salah satu tokoh muda populer di kabupaten ini.

” Saya minta para orangtua memberikan perhatian serius kepada anak,” katanya.

Atika menjelaskan, keberadaan ponsel dengan akses internet harus benar-benar diperhatikan orang tua karena anak-anak bisa dengan mudah mengakses judi daring.

” Di era digital sekarang banyak informasi-informasi yang belum pantas diakses oleh anak dan itu tentu harus jadi perhatian khusus dari para orang tua,” pesan calon wakil bupati nomor 2 ini.

Atika Azmi menambahkan, banyak informasi di internet yang belum layak diakses anak-anak. Dia pun mengingatkan agar orang tua tidak mengabaikan perkembangan teknologi mengingat mudahnya mengakses situs judi maupun pornografi.

Di sisi lain, wakil bupati Madina yang sedang cuti ini juga mengingatkan bahaya narkoba. Menurutnya, deteksi dini penyalahgunaan narkoba dapat dimulai dari keluarga.

” Orang tua harus dapat mengawasi tingkah laku putra-putrinya mulai dari lingkungan dan pergaulannya,” sebutnya.

Atika menyebutkan saat ini narkoba sudah menyasar semua kalangan, baik itu pelajar, masyarakat, maupun aparat pemerintahan.” Mari saling mengingatkan dan menjaga karena bahaya narkoba ini dampaknya sangat luar biasa,” tegasnya.

Keresahan terhadap narkoba, judi daring, dan pornografi pada anak sudah sering disampaikan Atika. Pesan-pesan pengawasan orang tua kerap dia dengungkan pada banyak acara. (SRN).

Paslon SAHATA Siap Mengikuti Debat Kandidat Yang Dilaksanakan KPU Madina

Madinapos, Panyabungan – Pasangan Calon (Paslon) SAHATA Saipullah – Atika nomor urut 02 mangaku siap mengikuti debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 yang dilaksanakan oleh KPU Madina.

Hal itu diungkapkan oleh Calon Bupati Madina nomor urut 02 H Saipullah Nasution kepada Media ini, ia mengatakan bahwasanya jauh – jauh hari bersama Cawabup nya telah siap mengikuti debat yang akan dilaksanakan tersebut.

” Kita Paslon SAHATA sejak jauh hari siap mengikuti debat yang akan dilaksanakan KPU Madina tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina melalui Komisioner Muhammad Yasir Nasution mengatakan debat kandidat Pilkada Madina akan dilaksanakan tanggal 14 November 2024 di Hotel Sapadia, Gunungtua, Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.

” Prosesnya masih tahap persiapan. Rencananya debat kandidat ini diadakan di Paluta,” kata Muhammad Yasir Nasution, komisioner KPU Madina, Selasa (29/10/2024).

Kemudian Yasir mengungkapkan, debat kandidat Pilkada Madina akan dipandu oleh Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti serta menghadirkan lima panelis dari Perguruan Tinggi Negeri di Kota Medan.” Panelisnya ada lima dari PTN di Medan. Moderator rencananya Ray Rangkuti,” katanya.

Dalam debat kandidat nanti, kata Yasir, masing-masing pasangan calon (Paslon) hanya dibolehkan membawa 75 orang. Jumlah itu sudah termasuk kedua Paslon, LO, dan tim pemenangan.

” Tidak boleh membawa anak-anak karena sifat acara ini sudah termasuk kampanye,” tutur Yasir.

Yasir mengatakan acara debat kandidat Pilkada Madina akan disiarkan secara live oleh stasiun televisi lokal Eparina dan chanel youtube KPU Madina.

Yasir menerangkan, debat kandidat Pilkada Madina bertujuan memberikan informasi terkait Paslon serta visi-misi dan program kerja yang diusung. Informasi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan. (SRN).

Cabup Saipullah Sapa Pedagang Pasar Baru Panyabungan

Madinapos.com, Panyabungan – Calon Bupati (Cabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menyapa dengan berkeliling di komplek pertokoan Pasar Baru Panyabungan, Sabtu (26/10/2024).

Kunjungan Cabup Madina yang berpasangan dengan Atika Azmi Utammi ini ke Komplek Pasar Baru Panyabungan disambut antusias, terlibat dengan ramah Bg Ipul sapaan akrabnya menyapa masyarakat pedagang sembari menanyakan apa keluhan dan Aspirasinya.

Terlihat tidak sedikit pula para pedagang maupun pembeli yang meminta salaman dan bersewato dengan Cabup Madina dengan Jargon SAHATA ini.

” Pak Saipulloh dei bo calon Bupati ini, ” keta manyolom dot marfoto,” ujar pedagang bersama yang lain menyalami Saipullah.

Pada kesempatan itu, Saipullah Nasution mengatakan kedatangannya kepasar yang baru beberapa bulan beroperasi ini untuk mengetahui apa saja keluhan dan Aspirasi masyarakat pedagang dan juga pembeli terkait kondisi pasar, harga maupun daya beli masyarakat.

” Sangat perlu diketahui apa saja keluhan masyarakat para pedagang, dan bagaimana kondisi harga kebutuhan bahan pokok dan lainnya,” katanya.

Dalam kunjungannya, putra Gunung Baringin ini mengaku banyak mendapatkan masukan dari pedagang terkait kondisi pasar baru Panyabungan untuk menjadi suatu catatan baginya jika terpilih jadi Bupati Madina berikutnya.

” Semua aspirasi yang didapatkan hari ini akan saya simpan untuk bisa ditindaklanjuti kelak kalau sudah menjabat jadi Bupati, do’akan saja sehingga Kabupaten Madina bisa kita bawa kearah yang lebih lagi kedepannya,” pungkasnya. (SRN).

Saipullah Santuni Anak Yatim Lima Desa di Hutabargot dan Dalan Lidang

Madinapos.com – Hutabargot – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menyantuni anak yatim di lima desa di Kecamatan Hutabargot, Madina, Sabtu (26/10/2024).

Lima desa itu: Desa Hutabargot Desa Lombang, Desa Hutanaingkan, Desa Hutabargot Dolok, Desa Hutabargot Nauli, dan Desa Kumpulan Setia.

Penyantunan yatim untuk Desa Hutabargot Lombang dan Desa Hutanaingkan dipusatkan di Hutabargot Lombang dengan total 16 yatim, yakni 9 yatim berwarga Hutabargot Lombang dan 7 yatim dari Desa Hutanaingkan.

Di Desa Hutabargot Dolok sebanyak 18 yatim yang disantuni. Hutabargot Nauli sebanyak 23 yatim disantuni, dan Desa Kumpulan Setia 8 yatim.

Saipullah Nasution hanya mendatangi yatim di lima desa ini, karena yatim di desa-desa lainnya di Kecamatan Hutabargot sudah disantuni calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi hari-hari sebelumnya.

Selain di Kecamatan Hutabargot, Saipullah juga melanjutkan penyantunan anak yatim di Kelurahan Dalanlidang, Kecamatan Panyabungan, usai salat magrib. Sebanyak 41 anak yatim disantuni di kelurahan ini.

Saipullah disambut tokoh masyarakat Dalanlidang, antara lain M. Yusuf Nasution (mantan cabup Madina tahun 2014) dan Dahler Nasution (mantan Kadis Pertanian Madina) serta pengurus yatim setempat (SRN).

Saipullah Jemput Aspirasi Masyarakat Akar Rumput Sihepeng Raya

Madinapis.com, Siabu – Calon Bupati (Cabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menjemput aspirasi masyarakat Sihepeng Raya, di lopo kopi Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Jumat (25/10/2024).

Saat ngopi di kedai kopi tradisional itu, Bang Ipul – sapaan akrab Saipullah Nasution, didampingi Dewan Pengarah Tim Pemenangan Ali Mutiara Rangkuti, Ketua Nasdem Madina Sainal Abidin (Dedek), Anggota DPRD Madina Davil V Sulton serta jajaran pengurus PKB Madina.

Kedatangan rombongan calon orang nomor satu di Pemkab Madina itu disambut hangat oleh perwakilan masing-masing desa se-Sihepeng Raya untuk berdiskusi beragam persoalan yang dihadapi Masyarakat Madina.

Saipullah mengatakan kunjungannya ke kedai kopi dan pelaku UMKM untuk menjemput aspirasi hingga ke akar rumput.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat itu, kata dia, akan dicatat untuk ditindaklanjuti jika terpilih menjadi bupati Madina pada Pilkada 2024.

” Kegiatan mengunjungi masyarakat seperti ini sangat perlu dilakukan untuk mengetahui apa keluhan dan bagaimana kondisi masyarakat di desa maupun di pelosok lainnya agar bisa ditindaklanjuti kalau sudah terpilih jadi pemimpin di Madina,” kata Saipullah.

Cabup yang berpasangan dengan Atika Azmi Utammi ini menyimpan semua catatan aspirasi masyarakat, juga malam ini Sihepeng Raya agar kelak menjadi dasar kebijakan jika terpilih menjadi bupati Madina berikutnya.

” Malam ini, misalnya, masyarakat mengakui pembangunan di sektor pertanian dan perkebunan masih perlu dimaksimalkan. Juga jalan-jalan usaha tani perlu dibangun untuk memudahkan distribusi hasil pertanian,” ungkap nya.

“Selain itu, ada satu keinginan besar masyarakat Sihepeng Raya. Mereka ingin mekar dari Siabu menjadi kecamatan sendiri. Ini salah satu PR (pekerjaan rumah) bagi saya jika nanti terpilih jadi bupati,” ujar Saipullah.

Untuk mewujudkan keinginan masyarakat itu, Saipullah meminta doa dan dukungan masyarakat Madina, khususnya Sihepeng Raya, agar memilih Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024. (SRN).