Usai Santunan di Desa Bangun Sejati, Sejumlah Warga “Culik” Atika

Madinapos.com, Hutabargot – Sejumlah warga Desa Bangun Sejati, Kecamatan Hutabargot, “menculik” calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution, usai menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu di desa itu, Jumat (24/10/2024).

Mereka yang sejak awal penyantunan sudah berada di luar rumah bertindak seperti warga lain, menonton kegiatan calon wakil bupati itu. Namun, setelah Atika keluar rumah, mereka membawa dia berjalan kaki sekitar 100 meter.

Ternyata, warga yang “menculik” itu membawa Atika ke kerumunan ibu-ibu yang baru saja selesai pengajian. Tak ayal, ikon politisi perempuan milenial Bumi Gordang Sambilan itu pun jadi rebutan warga untuk berfoto dan bersalaman.

Seketika Tolaal Badru Alaina mengalun. Ibu-ibu menyanyikan lagu penyambutan itu. Senyum semringah pun terpancar dari wajah mereka. Atika pun menyalami mereka satu per satu sampai ke dalam tempat pengajian. Dalam momen itu, teriakan SAHATA menggema.

Setelah dipersilakan duduk, Atika menyampaikan sepatah dua patah kata. Dia mengaku terharu disambut seperti itu. Terlebih sebelumnya tidak ada rencana dan jadwal bersilaturahmi dengan kaum ibu di Desa Bangun Sejati.

” Saya terharu karena penyambutan ini luar biasa. Begitulah kalau Allah sudah menakdirkan, tak ada rencana pun kita dipertemukan,” katanya.

Atika duduk di tengah kerumunan kaum ibu itu sekitar 15 menit. Terlihat beberapa kali mereka melepas tawa. Tidak terlihat sekat antara Atika dan kaum ibu itu. Ada pula di antara mereka yang menyampaikan aspirasi pembangunan jalan di desa tersebut.

” Mohon maaf, ya, ibu-ibu, saya harus pamit karena masih ada agenda penyantunan di Desa Sayurmaincat. Insyaallah kita akan kembali bertemu,” katanya.

Untuk diketahui, Kecamatan Hutabargot merupakan salah satu lumbung suara Sukhairi-Atika (SUKA) di Pilkada 2020 lalu. (SRN).

Dukungan Terus Mengalir, Paslon SAHATA Nomor Urut 02 Semakin Kuat

Madinapos.com, Siabu – Dukungan makin tak terbendung. Itulah kondisi yang saat ini dihadapi pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA). Setelah alumni Ponpes Musthafawiyah mendeklarasikan dukungan, kini giliran ratusan Koordinator Relawan Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) se-Kecamatan Siabu berikrar mendukung Paslon SAHATA.

Ratusan Korcam dan Kordes itu mengadakan pertemuan di Rumah Makan Sahabat Nan Lamo, Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu pada Jumat (25/10/2024) sore. Selain menyatakan dukungan, pertemuan ini juga sekaligus menyusun strategi pemenangan SAHATA di 28 desa di Kecamatan Siabu.

Ketua Tim Pembina Korcam dan Kordes se -Kecamatan Siabu, Sawaluddin Pulungan, mengatakan Korcam dan Kordes yang sudah terbentuk ini solid dan siap berjuang bersama SAHATA di setiap desa di kecamatan ini.

” Kita harus menang. Semua tim siap bekerja untuk mengajak masyarakat memilih SAHATA di wilayah masing-masing,” katanya.

Sementara calon Bupati Madina Saipullah Nasution mengucapkan terima kasih. Dia mengaku terharu dan bertambah semangat melihat dukungan yang terus mengalir dan tim yang kompak saat ini.

” Melihat kekompakan kita semua disini, saya yakin kekuatan kita akan bertambah untuk meraih kemenangan di Pilkada 2024 yang tinggal sebentar lagi,” kata Saipullah.

Dia juga berharap acara dan doa bersama yang diadakan dikabulkan oleh Allah SWT, sehingga bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Madina pada masa mendatang. (SRN).

Pilih SAHATA, Coblos yang Pakai Jilbab dan Lipstik Agak Merah

Madinapos.com, Hutabargot – Bagi masyarakat yang ingin memilih pasangan calon Saipullah-Atika (SAHATA), tapi ragu salah coblos saat di bilik suara pada 27 November 2024, bisa memastikan dengan mencoblos foto yang ada perempuan berjilbab dan lipstiknya agak merah.

Hal itu disampaikan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution saat menyampaikan pesan kampanye di Desa Simalagi, Kecamatan Hutabargot, Jumat (25/10/2024).

Atika menyampaikan, keinginannya maju pada Pilkada 2024 salah satunya karena ingin menuntaskan pembangunan yang sudah dimulai. Dia menganalogikan kondisinya saat ini seperti perempuan yang hendak menyetrika kain, tapi tertunda karena satu dan lain hal.

” Kalau kita mau menyetrika kain, sudah diambil dari jemuran dan baru tiga potong yang disetrika. Lalu, disuruh berhenti padahal belum selesai. Kira-kira kalau ibu-ibu mau melanjutkan setrikaan itu atau tidak,” katanya, “lanjut,” timpal ibu-ibu yang mendengarkan.

Atika mengaku masih banyak ruas jalan yang belum tersentuh aspal, tapi pembangunannya sudah dimulai. Termasuk, ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Hutabargot dengan Panyabungan Barat dan Nagajuang.

Jalan hotmix itu, kata warga, cukup membantu. Sebab, perjalanan ke Runding jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Mereka juga mengamini bahwa kehadiran Pemkab Madina di bawah kepemimpinan Sukhairi-Atika terasa. Termasuk di sektor kesehatan dengan adanya BPJS UHC.

Atas hal itu, Atika meminta dukungan dan pilihan pada November 2024 agar pembangunan terus berlanjut. (SRN).

Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Pembangunan Ponpes Darut Tauhid Jambur

Madinapos.com, Panyabungan Utara – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menginfakkan sebagian hartanya untuk Pondok Pesantren Darud Tauhid, Jumat (25/10/2024).

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) itu beinfak berupa semen untuk memperbaiki tembok pesantren yang ambruk baru-baru ini.

Saipullah mengatakan bantuan semen untuk Pondok Pesantren Darud Tauhid merupakan wujud kepeduliannya agar para santri dan santriwati kembali belajar dengan rasa nyaman di ruang kelas seperti biasanya.

” Ini merupakan tanggung jawab bersama menyisihkan sebagian harta kita untuk membantu menangani musibah yang dialami pesantren ini dengan memberikan bantuan semen guna membangun tembok yang roboh beberapa hari lalu,” tutur Saipullah.

Tokoh asal Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo itu berharap bantuan itu bermanfaat untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di Pondok Pesantren Darud Tauhid.

Sementara Aisah Pulungan, guru pengasuh YANG mewakili yayasan, mengucapkan terima kasih atas kedermawanan Saipullah. “Terima kasih kepada Pak Saipullah. Bantuan ini akan kami pergunakan sebaik mungkin untuk membangun kembali tembok kelas yang roboh,” ucapnya

Dia mendoakan agar Allah SWT memberikan jalan yang terbaik kepada Saipullah. “Semoga semua cita-cita tujuan mulia Pak Saipullah dikabulkan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Sebelumnya, tembok ruang kelas Pondok Pesantren Darud Tauhid roboh beberapa hari lalu. Akibatnya, para santri dan snatriwati terpaksa belajar di masjid dan tempat lainnya yang terbatas di lingkungan pesantren. (SRN).

Santuni Anak Yatim di Muarasipongi, Ini Pesan Cabub Madina Saipullah

Madinapos.com, Muarasipongi – Calon bupati (Cabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution kembali menyantuni anak yatim dan piatu. Kali ini giliran anak-anak yatim di Kecamatan Muarasipongi yang menerima santunan, Jumat (25/10/2024).

Kegiatan pemberian santunan bagi 70 anak yatim dan piatu se-Kecamatan Muarasipongi itu diadakan di Keluarahan Muarasipongi dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tim pemenangan Saipullah – Atika (SAHATA).

Saipullah menyampaikan, kunjungannya bersama tim ke Kecamatan Muarasipongi bagian dari silaturahmi dengan masyarakat dan meminta doa dari para anak yatim agar nantinya terpilih menjadi Bupati Madina untuk lima tahun kedepan.

” Saat ini saya mencalonkan diri sebagai calon Bupati Mandailing Natal. Mohon didoakan, semoga apa yang saya cita-citakan dapat terwujud,” pintanya.

Calon bupati yang berpasangan dengan Atika Azmi Utammi itu juga menyampaikan komitmennya jika terpilih menjadi bupati Madina akan melanjutkan ibadah sedekah gajinya kepada fakir miskin dan anak yatim.

” Mengingat saya juga saat ini merupakan Ketua Umum DPP IKANAS dohot anak boruna, kedepan kita juga akan menyantuni anak yatim dengan bantuan para dermawan yang ada di IKANAS,” ungkapnya.

Pada kegiatan sosial itu, pria bergelar adat Sutan Kumala Parhimpunan Naposo itu juga menjelaskan alasannya dalam setiap kunjungan selalu melakukan penyantunan kepada anak yatim.

” Ada dua alasan kenapa dalam setiap kunjungan saya selalu melakukan santunan kepada anak yatim dan piatu,” katanya.

Alasan pertama, kata Saipullah, sesuai Hadist Rasulullah yang berbunyi, “barang siapa yang memelihara anak yatim dan fakir miskin, tentunya akan bersama Allah SWT dan Rasulullah di surga kelak.”

Alasan kedua, Saipullah meyakini doa anak yatim adalah doa yang sangat makbul.

” Tentu saat ini saya mencalonkan diri sebagai calon bupati. Saya memohon doa kepada anak yatim agar diberikan kelancaran, sehingga nantinya bisa menjadi bupati Madina periode 2025- 2029,” sebut Saipullah.

Pada kesempatan itu, pria yang rutin melaksanakan puasa sunnah Senin -Kamis itu juga berpesan kepada para anak yatim agar menjadi anak yang rajin, pintar, soleh dan soleha.

” Jangan berkecil hati, merasa tidak ada yang menemani. Kami para orangtua masih menemani kalian,” ungkapnya.

Dia juga berpesan, para anak yatim harus taat kepada perintah orangtua supaya kelak menjadi anak yang berhasil dan mencapai apa yang dicita-citakan. (SRN).

Atika Azmi Kembali Bawa Warga Berobat, Kali Ini Penderita Hernia

Madinapos.com, Hutabargot – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution kembali membawa warga berobat ke rumah sakit usai melaksanakan penyantunan. Kali ini di Kecamatan Hutabargot, Jumat (20/10/2024).

Cerita bermula saat Atika bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Muslimat NU kecamatan itu. Di sela-sela dialog, salah satunya menyampaikan bahwa di Desa Hutalombang ada anak usia tujuh tahun yang menderita pembengkakan pada testis.

Mendengar informasi itu, Atika memastikan akan membawa anak tersebut berobat ke rumah sakit. Dia pun meminta keluarga untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan. Selepas menyantuni 77 anak yatim dan piatu di Kecamatan Hutabargot, Cawabup yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu membawa anak bernama Rusli itu ke RSUD Panyabungan.

Tak hanya memastikan mendapat perawatan yang baik bagi Rusli. Atika juga terlihat beberapa kali bercanda dengan anak tersebut. Di sisi lain, dia juga berupaya menenangkan Nurmian, nenek yang merawat Rusli.

Menurut Nurmian, Rusli belum pernah mendapatkan perawatan. Anak tersebut menderita hernia sejak kecil.

dr. Joko Siswanto yang memeriksa Rusli mengatakan anak tersebut menderita hernia. Untuk pengobatan diperlukan operasi.

Setelah Atika berdiskusi dengan Nurmian, diputuskan anak tersebut akan melalui operasi. Tak hanya itu, Atika menyerahkan uang bantuan guna memastikan mereka punya biaya selama di RSUD Panyabungan.

Sebelumnya, saat penyantunan anak yatim dan piatu di Desa Sopobatu, Atika juga membawa salah satu warga berobat. Kala itu Aslamiah yang menerima kemurahan hati lulusan UNSW Australia ini. (SRN).

Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

Madinapos.com, Muarasipongi – Sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) Desa Relokasi, Kecamatan Muarasipongi siap memilih dan memenangkan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada 2024.

Mereka siap mendukung dan memilih SAHATA setelah memahami visi-misi Paslon ini yang tergolong realistis dan terukur serta berpihak kepada masyarakat, khususnya di Muarasipongi.

” Setelah berdiskusi membedah visi-misi Paslon, akhirnya sepakat melabuhkan pilihan kepala Saipullah-Atika menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode berikutnya,” kata Sulpan, tokoh masyarakat setempat, Jumat (25/10/2024).

Dia optimistis di bawah pimpinan Saipullah-Atika jika terpilih pada Pilkada 2024, pembangunan di Bumi Gordang Sambilan makin masif dan terstruktur, sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Madina.

Optimisme serupa diungkapkan Ikhsan Lubis, juga tokoh masyarakat Muarasipongi. Dia mengaku sudah lama mengenal Saipullah sebagai sosok birokrat senior yang berpengalaman di pemerintah pusat.
” Kami yakin pasangan ini selalu berpihak pada kepentingan masyarakat. Kami siap memilih SAHATA di Pilkada 27 November nanti,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) ini menyantuni 70 anak yatim dan piatu se-Kecamatan Muarasipongi. Lokasi penyerahan santunan diadakan di Lingkungan III Kotorojo. (SRN).

Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

Madinapos.com, Panyabungan – Awal Juni 2024, bertempat di Desa Muara Mais, dalam acara Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak-anak dan Balita se-Kecamatan Tambangan, Atika Azmi Utammi Nasution memulai kampanye pembatasan ponsel pada anak.

Atika, saat itu belum cuti sebagai wakil bupati, menyampaikan keresahannya terhadap maraknya judi daring (judi online), pornografi, dan peredaran narkoba yang sudah menyentuh kalangan anak-anak dan remaja. Dia meminta para orang tua untuk lebih mewawas aplikasi yang terinstal pada ponsel yang dipegang anak.

Dalam kesempatan itu, Atika mengingatkan bahwa permainan judi daring hanya akan menguntungkan bandar. Para pelaku hanya kebagian kemenangan kecil sementara kekalahan bisa bebera kali lipat dari yang didapatkan. “Dapat 100 ribu, hilang 200 ribu, menang 300 ribu, kalah 500 ribu,” katanya saat itu.

Setelah gong festival ditabuh, Atika kian masif menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak dari judi daring, narkoba, dan pornografi. Hampir di setiap kesempatan, saat menyampaikan sambutan, pesan itu diulang-ulang calon wakil bupati nomor 2 tersebut.

Salah satunya di tengah acara Peringatan Hari Anak Nasional medio Agustus 2024. Seperti biasa, Atika mengawali pesan itu dengan meminta orang tua membatasi anak dari penggunaan ponsel berlebihan. Sebab, anak-anak belum bisa memilah dan memilih informasi yang ada di internet.

Bahkan dia meminta para orang tua mengaktifkan mode anak pada ponsel. ” Ini berfungsi untuk memfilter apa yang akan dilihat anak karena kadang ada selingan di media sosial atau YouTube yang tidak layak ditonton anak-anak,” pesannya saat itu.

Pada bulan yang sama ketika menghadiri acara perayaan HUT RI di Kecamatan Tambagan, dia kembali mengulang pesan serupa. Saat itu, dia meminta peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi maupun pengawasan judi daring.

Menurutnya, dalam hal kerusakan, judi daring tak kalah dari narkoba.” Sudah banyak contoh kasus. Terakhir saya baca berita ada anak menganiaya ibu kandungnya karena modal untuk main judi online. Tidak ada satu pun hal baik dari narkoba maupun judi online,” tuturnya.

Pengulangan pesan itu terjadi dalam banyak kesempatan. Dia juga secara eksplisit menyampaikan keresahan terhadap hal-hal yang mulai menjerat anak di bawah umur itu.” Melenceng sedikit bapak-ibu, saya minta mari sama-sama kita awasi anak-anak dari judi online dan narkoba,” sebutnya dalam acara Maulidirrasul di Kotasiantar baru-baru ini.

Repetisi pesan itu menunjukkan kekhawatirannya pada masa depan anak-anak di kabupaten ini. Tidak ada pejabat atau tokoh lain di Bumi Gordang Sambilan yang menunjukkan kepedulian dan konsistensi serupa dengan Atika. Nalurinya, sebagai perempuan, untuk menciptakan generasi yang baik benar-benar terlihat.

Selain penggunaan ponsel berlebihan, ancaman pornorgrafi, judi daring, dan narkoba, hal lain yang terlihat sebagai prioritas Atika adalah kesehatan anak. Itu terlihat dalam banyak kesempatan.

Dia beberapa kali terdengar menyampaikan pesan agar orang tua lebih menjaga makanan anak. Sebab, di masa kini banyak anak yang mengalami gagal ginjal karena pengaruh makanan tidak sehat.

Tak heran, saat festival permainan leluhur di Kecamatan Tambangan dibuka pada Juni lalu, dia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi. Untuk itu, dia pun mendorong setiap desa yang belum memiliki alaman bolak (lapangan) agar segera diupayakan.

Atika menilai anak-anak mungkin berpikir hanya menikmati permainan, tapi esensinya mereka belajar banyak hal.” Orang tua harus mendukung program ini sehingga tidak hanya menjadi sebatas seremonial,” pungkas calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini. (SRN).

Cabup Madina Saipullah Bantu Biaya Perobatan Bunga Angraini di Nagajuang

Madinapos.com, Nagajuang – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution membantu biaya perobatan Bunga Angraini (20), warga Desa Sayur Matua, Kecamatan Nagajuang, Kabupaten, Kamis (24/10/2024).

Bunga Angraini menderita pembengkakan paha akibat kecelakaan lalu lintas pada Mei lalu. Saat ini wanita malang hanya mampu berbaring di rumah keluarganya.

Pihak keluarga menyatakan Bunga telah berobat fase pertama di Rumah Sakit Umum Pusat M. Djamil Padang, Sumatera Barat. Dia akan diberangkatkan kembali ke rumah sakit itu untuk fase kedua.

Keluarga Bunga tergolong kategori kurang mampu, karena hanya bekerja sebagai petani biasa. Kondisi itulah yang mendorong Saipullah berupaya membantu biaya perobatan Bunga.

Saipullah saat menjenguk Bunga di rumah keluarganya di Desa Sayur Matua menyampaikan kata-kata semangat dan kesabaran seraya menyerahkan bantuan biaya berobat.

Saipullah menyatakan sesuai yang disampaikan Rasulullah SAW bahwa umat yang tertimpa penyakit dapat menggugurkan dosa.

Itu merujuk pada hadis HR Bukhari, ” Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya” (HR. Bukhari no 5660 dan muslim no 2571).

Saipullah berharap keluarga selalu tawakkal dan bersabar. Sebab, segala sesuatu akan selalu ada jalan keluarnya. (SRN).

Atika : Ruas Jalan Aek Godang – Hutabargot Bukti Kehadiran Pemerintah

Madinapos.com, Panyabungan Barat – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan meskipun dia jarang ke Kecamatan Panyabungan Barat, tapi pembangunan ruas jalan Aek Godang-Hutabargot adalah bukti kehadiran pemerintah.

Hal itu disampaikan Atika kepada sekelompok ibu-ibu di Kelurahan Longat usai menyerahkan santunan di salah satu rumah warga, Kamis (24/10/2024). ” Biarpun saya jarang datang ke sini, tapi pembangunannya, kan, sampai. Ini sudah terhubung ke Aek Ngali dan Hutabargot,” kata wakil bupati yang sedang cuti itu.

Awalnya, Atika keluar dari tempat penyantunan anak yatim berlangsung. Sebelum meninggalkan lokasi, dia beramah-tamah dengan ibu-ibu di depan rumah itu. Salah satu di antaranya bertanya terkait santunan kepada jompo.

Menjawab itu, Atika menerangkan sebelumnya sudah pernah datang ke Kelurahan Longat untuk menyerahkan santunan kepada para jompo.” Madung uwak nalewat, di kantor camat dibaen dompak so cuti au,” kata calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah itu.

Kemudian, ibu yang lain mengaku belum pernah melihat Atika secara langsung. Atas hal itu, Atika menjelaskan meskipun jarang ke Panyabungan Barat bukan berarti tidak ada perhatian. ” Jalannya kami bangun, sekarang sudah lebih cepat kalau ke Panyabungan Selatan atau ke Hutabargot,” terangnya.

Jalan penghubung Panyabungan Barat dengan tiga kecamatan di sekitarnya sudah rampung dibangun. Konektivitas kecamatan ini pun menjadi yang pertama selesai. lima kecamatan yang terhubung adalah Panyabungan, Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, Hutabargot hingga Panyabungan Utara dan Nagajuang,

Sementara itu, Atika dijadwalkan akan menyambangi enam desa dan satu kelurahan di Kecamatan Panyabungan Barat. Dalam kesempatan ini, dia menyantuni sebanyak 219 anak yatim dan piatu. (SRN).