Dampak Debat Publik, Minang Kabau Saiyo Madina Beralih Dukungan ke SAHATA

Madinapos.com, Panyabungan– Setelah menyimak rekaman video debat publik Pilkada Madina, komunitas Minang Kabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal (Madina) akhirnya beralih dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA).

Organisasi masyarakat Minang tertua di Madina itu mendeklarasikan dukungannya kepada Paslon SAHATA di Posko Rang Mudo MKS di Kelurahan Sipolupolu, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (17/11/2024) malam. Deklarasi ini juga dihadiri puluhan anggota Rang Mudo dan Bunda Kandung, organisasi sayap MKS.

Mereka mengundang Paslon SAHATA untuk menyaksikan langsung deklarasi dukungan. Saipullah dan Atika pun hadir membawa rombongan Tim Pemenangan SAHATA.

“Kami memutuskan mendukung dan berupaya memenangkan Saipullah-Atika setelah kami menonton tayangan debat publik Pilkada Madina. Program yang digagas Paslon ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami sebagai perantau Minang yang sebagian besar pedagang, khususnya di sektor UMKM,” kata Dedi Saputra gelar Sutan Raja Alam, ketua Rang Mudo MKS.

Secara garis besar, ada empat poin permohonan yang diajukan komunitas MKS Madina yang memiliki anggota 1.500 kepala keluarga kepada Paslon SAHATA jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode 2025-2030.

Pertama, MKS berharap pemeritahan SAHATA nantinya peduli dan punya program yang jelas tentang pemberdayaan UMKM. Kedua, MKS juga berharap SAHATA memfasilitasi pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner, untuk mendapatkan tempat yang layak seperti pusat jajanan malam yang tertata rapi.

Ketiga, MKS berharap pemerintahan SAHATA nantinya memperhatikan TPA -MKS yang merupakan TPA pertama di Panyabungan, tetapi selama ini terkesan luput dari perhatian pemerintah.
Keempat, MKS yang mayoritas pedagang berharap ada aturan yang jelas, khususnya di Pasar Baru Panyabungan, sehingga tidak merugikan pedagang.

Menanggapi dukungan dan harapan MKS itu, Cabup Madina Saipullah Nasution mengatakan Paslon SAHATA mempunyai program yang bisa meningkatkan nilai ekonomis produk UMKM dan mendukung pengembangan usaha kecil. “Kami melihat ada banyak hal yang bisa diberikan, mungkin bantuan pelatihan, kemudian mungkin dari sisi permodalan,” katanya.

Saipullah menuturkan pelaku UMKM cenderung masih menggunakan alat sederhana dalam mengolah produknya, sehingga pemerintah bisa hadir dengan memberikan pelatihan penggunaan alat yang lebih modern. Tujuannya agar produk yang diproduksi lebih banyak.
Untuk modal, saat ini banyak pelaku UMKM mengalami keterbatasan modal usaha. Untuk itu, pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi pinjaman modal melalui KUR atau badan usaha milik pemerintah yang mendukung pendanaan ini denga bunga rendah.

Paslon SAHATA juga berkomitmen melakukan pendampingan pemasaran produk UMKM melalui e-commerce. SAHATA juga membantu memfasilitasi pengurusan sertifikat halal, sehingga konsumen lebih yakin dengan produk yang ditawarkan.

Sementara Atika Azmi Utammi menyampaikan kesannya terhadap dukungan komunitas MKS Madina. “Pertemuannya yang sederhana, tapi kekeluargaannya sangat terasa. Semoga silaturahmi ini jangka panjang,” kata tokoh milenial Madina ini.

Masyarakat Minang bukan orang lain bagi Atika. Pasalnya, Atika mengaku suka jajan makanan yang pedangangnya moyoritas suku Minang. Sehingga, dia sering berinteraksi social dengan warga Madina dari suku Minang.

“Kami akan mengatensi pengembangan dan pembinaan UMKM seperti yang kami sampaikan dalam debat publik. Kami sangat sadar bahwa UMKM yang menggerakkan roda perekonomian,” kata peraih gelar akademik magister di bidang finansial ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, Paslon SAHATA bersama rombongan disuguhi teh talua, minuman khas Minangkabau, dan lontong padang.

Di tengah-tengah suasana akrab dan kekeluargaan itu, terdengar teriakan semboyan Minang ‘Saiyo Sakato’ berubah menjadi ‘Saiyo Sahata’. (SRN).

Visi-Misi SAHATA Sejalan dengan Program Ketahanan Pangan Nasional Presiden Prabowo

Madinapos.com, Panyabungan – Program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan visi-misi pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA).

H. Saipullah Nasution menegaskan hal itu usai menghadiri pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia se-Tapanuli bagian selatan (Tabagsel) di Aula Hotel Rindang, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (16/11/2024).

” Secara utuh program ketahanan pangan nasional ini sejalan dengan visi-misi kita, Paslon SAHATA. Jika nanti terpilih, kita akan membuat program revitalisasi pertanian, perikan, dan perkebunan, sehingga terjamin swasembada pangan di Madina,” kata Saipullah.

Saipullah mengatakan dia bersama Atika nantinya berupaya mencapai swasembada beras, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah

Setelah kebutuhan pangan sudah mencukupi di Madina, kata Saipullah, pihaknya akan mencari peluang pasar hasil pertanian yang lebih luas di luar Kabupaten Madina.

” Setelah ketahanan pangan ini berhasil, kita tidak boleh berpuas diri. Kita juga bisa menjual hasil pertanian ke luar daerah atau kabupaten lain di Sumatera, bahkan ke Pulau Jawa. Itu peluang pasar yang nantinya bisa kita masuki. Kalau sudah terwujud, tentunya kesejahteraan para petani kita akan meningkat,” ujarnya.

Jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati, kata Saipullah, Paslon SAHATA akan menyesuaikan pembangunan Madina dengan program pembangunan nasional. “Kalau sudah satu jalur, program yang direncanakan itu tentunya bisa dipercepat,” pungkasnya. (SRN).

Pasca Debat Publik, PNNB Lingkungan VII Kayujati Deklarasi Dukungan ke SAHATA

Madinapos.com, Panyabungan – Persatuan Naposo Nauli Bulung (PNNB) Lingkungan VII, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) H. SaipullahNasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) di pelataran Payaloting International Hotel, Sabtu (16/11/2024).

Organisasi pemuda-pemudi yang menjadi salah satu kearifan lokal di Madina ini sepakat mendukung Paslon SAHATA setelah menonton tayangan debat publik Pilkada Madina yang digelar KPU di Hotel Sapadia, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) malam.

Acara deklarasi dukungan yang diadakan oleh PNNB Lingkungan VII yang menamakan diri sebagai kaum milenial ‘Sehati untuk Sahata’ itu dihadiri oleh calon wakil bupati Madina nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution, sesaat setelah menyantuni 34 anak yatim di Kelurahan Kayujati.

“ Kami, Persatuan Naposo Nauli Bulung Lingkungan VII Kelurahan Kayujati, siap memenangkan pasangan Saipullah-Atika pada Pilkada 27 November nanti,” ujar Ketua PNNB Lingkungan VII Andre Candra.

Andre menegaskan, dukungan itu dilandasi oleh kepercayaan terhadap visi-misi SAHATA untuk membawa perubahan positif di Madina.

Acara deklarasi makin semarak dengan antusiasme kaum milenial. Usai acara, mereka rebutan berfoto dengan tokoh milenial Madina, Atika.

Lebih menarik lagi, tidak hanya kaum muda, kaum ibu Lingkungan VII yang diwakili Misra Lubis juga menyampaikan aspirasi mereka kepada Atika.

“ Kami berharap, jika Ibu Atika terpilih nanti, pembangunan jalan di Gang Aek Sinagosi yang menghubungkan kami ke Jalan Lintas Timur dapat menjadi perhatian utama,” ungkap Misra.

Deklarasi itu menjadi bukti peningkatan dukungan masyarakat kepada Paslon SAHATA pasca debat publik Pilkada Madina. (SRN).

Swasembada Pangan Jadi Alasan DPD Tani Merdeka Indonesia Dukung Paslon SAHATA

Madinapos.com, Panyabungan – Dukungan untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus mengalir. Kali ini dukungan disampaikan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Madina.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Madina Muhammad Yakup Hasibuan menyatakan pihaknya berupaya memenangkan Paslon SAHATA pada Pilkada Madina yang akan dihelat pada 27 November 2024.

“ Dukungan ini setelah hasil mupakat pengurus Tani Merdeka Indonesia Madina. Bahkan, dukungan ini dari seluruh ketua pengurus Tani Merdeka se-Tabagsel sepakat mendukung Paslon SAHATA yang memiliki visi untuk kesejahteraan para petani di Madina,” kata Yakup Hasibuan di Hotel Rindang, Panyabungan, Sabtu (16/11/2024).

Paslon SAHATA yang mengusung misi: peningkatan pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan yang memudahkan mobilisasi serta meningkatkan sinergitas dengan dunia usaha, sehingga perputaran ekonomi makin cepat dan bertumbuh.

“ Dari misi itu, dapat kita gambarkan bahwa kesejahteraan para petani di Mandailing Natal lebih cepat di tangan Paslon yang sudah komplit ini,” ungkap Muhammad Yakut Hasibuan usai menerima mandat sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Madina.

Menurut dia, Paslon SAHATA merupakan bagian untuk mewujudkan swasembada pangan di Madina. “Kita titipkan semangat ini kepada beliau berdua untuk mewujudkan Madina sebagai lumbung pertanian yang juga menjadi program nasional Presiden Prabowo,” tuturnya.

“ Kita sudah ketahui sosok kedua putra-putri terbaik Madina ini. Saipullah memiliki pengalaman yang sepadan dengan menteri, bukan kelas kacangan,” tegasnya.

Sementara Atika Azmi Utammi, menurut dia, sudah berpengalaman di pemerintahan. Dia mencontohkan, baru tiga tahun menjabat sebagai wakil bupati Madina, Atika sudah melakukan berbagai terobosan seperti pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pertanian untuk kesejahteraan masyarakat Madina.

“ Kami hadir memberikan dukungan untuk keberlanjutan pembangunan yang belum terselesaikan,” pungkasnya. (Media Center SAHATA).

Warga Simangambat Ajak Paslon SAHATA Keliling Naik Becak Odong-odong

Madinapos.com, Siabu – Warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, antusias menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utami Nasution. Warga mengajak Paslon SAHATA itu berkeliling naik becak odong-odong, Minggu (17/11/2024).

Kedatangan Paslon SAHATA untuk menghadiri silaturahmi akbar, doa bersama, dan santunan anak yatim di lapangan bola Kelurahan Simangambat.

Selain diajak naik becak odong-odong, Paslon SAHATA juga disambut dengan iringan musik nasyid serta dikalungi bunga oleh ibu-ibu pengajian Muslimat NU Kecamatan Siabu.

Saipullah tampak terharu melihat sambutan warga dan muslimat NU Kecamatan Siabu. “Terima kasih sambutannya. Saya tidak menyangka akan disambut dengan hangat dan meriah seperti ini,” katanya.

Masdewarni Hasibuan, panitia acara, mengatakan sengaja mengajak Paslon SAHATA naik becak odong-odong berkeliling Simangambat.

” Penyambutannya sengaja seperti ini untuk menunjukkan empati dan dukungan kami kepada Palson SAHATA di Pilkada Madina. Semoga kegiatan kita hari ini berjalan lancar,” katanya. (SRN).

Paslon SAHATA Santuni Puluhan Anak Yatim di Panyabungan III

Madinapos.com, Panyabungan – Pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) menyantuni 49 anak yatim di Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (16/11/2024).

Selain Saipullah dan Atika, penyantunan anak yatim itu juga dihadiri Ketua Yayasan Peduli Muslim Tapanuli-Bandung Raya, Ahmad Yunus Nasution. Yayasan itu didirikan tahun 2016 oleh para perantau dari Mandailing dan Tapanuli secara luas, khususnya para perantau yang berprofesi sebagai pedagang. Saipullah Nasution menjadi penyangga utama yayasan yang fokus menyantuni anak yatim di Bandung, Jawa Barat.

” Kami mengenal Pak Saipullah itu, karena semangat beliau sangat besar menyantuni yatim,” kata Yunus dalam sambutan di acara penyantunan itu.

Hingga kini, kata Yunus, kinerja yayasan berjalan lancar, bahkan donaturnya ada yang dari luar negeri. Yayasan itu memiliki beberapa program, termasuk bidang pendidikan. Hingga sekarang, yayasan sudah membantu 60 anak yatim hingga tamat SMA.

Sebelumnya, Saipullah Nasution dalam kata pengantar menyatakan siapa saja yang dekat dengan anak yatim akan memperoleh berkah dalam kehidupan, bahkan akan bersama-sama dengan Rasulullah SAW di surga, merujuk hadis-hadis sahih Bukhori dan Muslim.

Sementara Atika Azmi Utammi menyatakan kegiatan penyantunan bukan semata karena momen Pilkada sebagaimana yang diisukan orang.

” Kita sudah dengar penjelasan Pak Yunus dari Bandung bahwa Pak Saipullah ini dari dahulu selalu menyantuni yatim. Lagi pula anak yatim kan tidak ikut ke TPS, karena usianya belum punya hak pilih,” ujar Atika.

Ahmad Yunus menambahkan, Yayasan Peduli Muslim Tapanuli Bandung Raya membuka pintu bagi pengurus-pengurus anak yatim di Madina mengirim data yatim agar yayasan bisa memberi santunan. (SRN).

Jawaban Menohok Atika ke Harun di Debat Publik Pilkada Madina

Madinapos.com, Paluta – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution memberikan jawaban menohok ke calon bupati nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution, yang menanyakan seputar kesejahteraan masyarakat.

Atika menyampaikan jawaban itu saat debat publik Pilkada Madina di Hotel Sapadia, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) malam.

Harun menanyakan kepada Paslon SAHATA bagaimana membuat masyarakat yang miskin tidak menjadi miskin. Harun menilai kesejahteraan masyarakat Madina masih banyak berada di dalam garis kemiskinan.

Menjawab pertanyaaan Harun, Saipullah menyampaikan bahwa kemiskinan adalah fokus utama Paslon SAHATA. Dalam rangka mengatasi angka kemiskinan, kata Saipullah, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan dan dikawal secara ketat.

” Pertama memastikan bantuan tepat sasaran, menyiapkan lapangan pekerjaan, pelatihan UMKM, perbaikan infrastruktur, optimalisasi pertanian, perkebunan dan perikanan, serta pelatihan tenaga kerja,” sebut Saipullah.

Harun menanggapi jawaban dari Paslon SAHATA dengan menyebutkan tidak ada penigkatan kehidupan yang layak masyarakat.

” Persentasinya malah seperti itu-itu juga, dan tidak aja kemajuan untuk peningkatan masyarakat,” kata Harun.

Menanggapi hal pernyataan itu, Atika menyarankan agar berbicara berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan apa yang dilihat.

Data dari BPS, kata Atika, laju pertumbuhan ekonomi naik. Pasca pandemi Covid-19, tingkat kemiskinan makin menurun dan tingkat pengguran terbuka juga semakin menurun.

“Ini yang saya sebutkan by data dan bukan by mata. Ini adalah salah satu yang berhubungan dengan pengentasan kemiskinan. Kita bicara by data, bukan by analisa semata,” ujar Atika. (SRN).

Terkait LHKPN Saipullah, Laporan Tim ON MA Salah Menggunakan Norma Hukum

Madinapos.com, Panyabungan – Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran hukum dan/atau kelalaian yang dilakukan KPU Mandailing Natal (Madina) dalam memverifikasi dokumen Paslon SAHATA.

Menurut tim kuasa hukum, seluruh verifikasi dokumen telah dilakukan dengan mengacu pada PKPU 8 Tahun 2024 sebagai hukum acara dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

” Jadi, sudah seharusnya laporan saudara Arsidin Batubara dinyatakan tidak memenuhi syarat formil dan materil, karena KPU telah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” kata Ahmad Sofyan Hussein Rambe, SH, MH, kuasa hukum Paslon SAHATA dari Kantor Hukum Union Law Firm Legal Solution di Medan, Jumat (15/11/2024).

Dalam siaran persnya, Hussein bersama rekannya, Dr. Doni Hendra Lubis, SH, MH, dan Dees Alwi, SH menanggapi laporan Arsidin Batubara, sekretaris Tim Pemenangan Paslon nomor 1, dengan tuduhan KPU lalai dalam melakukan penelitian terhadap dokumen persyaratan pencalonan sebagaimana dimaksud pada Pasal 14 ayat (2) huruf i jo Pasal 20 ayat (2) huruf c Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomo 8 Tahun 2024 adalah bentuk kekeliruan dan tidak bersesuaian dengan doktrin/aturan hukum yang terdapat dalam PKPU No. 8 Tahun2024 dan Keputusan KPU No. 1229 Tahun 2024.

Hussein menjelaskan, aturan hukum yang berkaitan dengan LHKPN dalam PKPU No. 8 Tahun 2024 terdapat dalam Pasal 14 ayat (2) huruf i yang menyebutkan, “Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan calon Wakil Walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: i. menyerahkan daftar kekayaan pribadi.

Dia menambahkan, dalam Pasal 20 ayat (2) huruf c PKPU No.8 Tahun 2024 menyebutkan,“ Surat tanda terima laporan kekayaan calon dari instansi yang berwenang memeriksa laporan kekayaan penyelenggara negara, sebagai bukti pemenuhan persyaratan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2) huruf i.”

” Berkaitan dengan pemenuhan syarat yang harus dipenuhi dalam pendaftaran sesuai dengan aturan tersebut, Calon Bupati Nomor Urut 2 atas nama Saipullah Nasution telah menyampaikan dokumen persyaratan Tanda Terima Laporan Kekayaan tertanggal 4 Februari 2021 sesuai dengan dokumen tanda terima yang diterbitkan KPK,” papar Hussein.

Perlu dipahami, kata Hussein, dalam PKPU No. 8 Tahun 2024 Pasal 20 ayat (2) huruf C, tidak mensyaratkan tanda terima LHKPN sebagai dokumen pencalonan adalah yang terbaru (tahun 2024). Sehingga, Calon Bupati Nomor Urut 2 Saipullah Nasution yang telah berkoordinasi dengan KPU Madina melalui tim penghubung (LO) mengajukan dokumen LHKPN terakhir (2021) sebagai penyelenggara negara ketika beliau masih menjabat Kepala Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Jawa Barat sebelum memasuki masa pensiun.

Hussein memaparkan, berkaitan dengan adanya tanda terima LHKPN tanggal 16 Oktober 2024 atas nama Saipullah Nasution selaku calon bupati nomor urut 2 adalah berawal dari permintaan KPK pada tanggal 11 Oktober 2024 kepada Tim Penghubung (LO) yang meminta untuk menyampaikan LHKPN terbaru tahun 2024.

“ Sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum atas permintaan KPK, kami menyampaikan LHKPN terbaru,” katanya.

Berdasarkan peristiwa hukum tersebut, kata Hussein, seharusnya dapat dibedakan norma hukum tentang persyaratan sebagai calon bupati sebagaimana yang tercantum dalam PKPU No.8 Tahun 2024 Jo. Keputusan KPU No.1229 Tahun 2024 dengan surat edaran/aturan dari lembaga/instansi lain yang secara tegas tidak ada keterkaitan secara khusus sebagai acuan pelaksanaan proses tersebut. (SRN).

Jadi Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Sejumlah Tomas Pidoli Dolok

Madinapos.com, Panyabungan – Usai menjadi imam salat Jumat berjamaah di Masjid Misbah Hussudur, calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, langsung dipeluk dan disalami tokoh-tokoh masyarakat (Tomas) Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Jumat (15/11/2024).

Sejumlah jamaah salat Jumat menilai Saipullah Nasution sebagai sosok yang paling pantas menjadi Bupati Madina berikutnya.

Aburohim Lubis, salah satu jamaah salat Jumat, mengaku mengagumi sosok Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) itu.

” Sosok seperti inilah yang pantas menjadi Bupati Madina, mempunyai pemahaman agama dan bisa menjadi imam salat Jumat maupun salat lainnya,” katanya.

Begitu juga Ahmad Khaidir, jamaah lainnya. Dia mengaku dari awal sudah mengetahui dan mengenali suara imam salat Jumat itu saat membacakan ayat. Namun, dia tidak menyangka jika sosok imam itu merupakan Cabup Madina Saipullah Nasution.

“ Saya tahu itu Pak Saipullah, calon bupati kita, setelah selesai salat dan ikut menyalaminya. Seperti inilah pemimpin yang kami inginkan,” katanya. (SRN).

Paslon SAHATA : Pak Prabowo Bukan Milik Partai Saja, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

Madinapos.com, Paluta – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi (SAHATA) berharap hasil debat publik bisa menjadikan pijakan masyarakat Madina dalam menentukan pilihan pada Pilkada Madina 2024. Paslon ini juga menegaskan Presiden Prabowo bukan milik partai tertentu saja, tetapi Presiden Indonesia.

Seperti disampaikan Saipullah Nasution usai debat di luar aula mengatakan, pasangan SAHATA (Saipullah-Atika) optimistis, karena apa yang disampaikan dalam debat adalah program aktual yang akan dilaksanakan apabila terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode 2025-2030.

“Sehingga ini menjadi niat baik dan semangat untuk bekerja dalam membangun Mandailing Natal yang lebih maju dan Madani,” kata Saipullah Nasution.

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Dohot Anakboruna ini juga menjelaskan, apa-apa yang disampaikan oleh Paslon SAHATA mendapat respon yang antusias dan positif dari masyarakat Madina.

” Respon positif dari masyarakat yang kami sampaikan dalam debat mudah-mudahan juga bisa dalam menentukan pilihan yang terbaik pasangan mana yang akan membawa Madina ke depan semakin maju,” ungkapnya.

Sementara Atika Azmi Utammi juga berharap, melalui forum debat publik calon bupati dan wakil bupati tersebut, masyakarat bisa melihat siapa yang sebetulnya sudah siap dengan program kerja apabila terpilih.

Atika juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara atas perhelatan debat publik. Sebab, black campaign yang selama ini dituduhkan padanya sudah mulai terjawab.

” Seperti masa jabatan saya sebagai wakil bupati Madina yang baru tiga tahun dituntut merealisasikan janji yang lima tahun tersampaikan secara publik,” ucapnya.

” Semoga masyarakat bisa berfikir realistis. Saipullah-Atika sudah siap memajukan Madina,” tambahnya.

Saipullah-Atika juga menjawab penyataan Harun Mustafa dalam debat publik yang selalu sebut nama Prabowo Subianto bersama mereka.

” Pak Prabowo itu bukan hanya milik Partai, namun milik seluruh masyarakat Indonesia. Apabila SAHATA terpilih, kita akan menyelaraskan program nasional yang digagas Pak Presiden dan Wakil Presiden yang bisa kita adopsi di Madina ini untuk memajukan negara ini,” tutup Saipullah-Atika. (SRN).