Dukungan Terus Mengalir, IPK Resmi Dukung SAHATA di Pilkada Madina 2024

Madinapos.com, Paluta – Dukungan terus mengalir, DPD Ikatan Pemuda Karya Sumatera (IPK Sumut) mengeluarkan surat rekomendasi kepada DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk mendukung, memenangkan, dan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor 2, Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada 2024.

Surat rekomendasi dengan Nomor S.0217/A/DPD-IPK/SU/X/2024 diserahkan Ketua IPK Madina Muhammad Syafril Pulungan kepada Saipullah dan Atika usai acara debat publik cabup dan cawabup Madina di Hotel Sapadia, Gunungtua, Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024).

Dalam surat yang ditandatangi Ketua IPK Sumut Bastian Panggabean dan Sekretaris Rahmansyah Sibarani itu juga tersebut instruksi kepada seluruh struktur IPK Madina untuk melakukan program-program pemenangan dan mengawal proses pemenangan Paslon SAHATA.

Syafril usai menyerahkan rekomendasi itu menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi struktur IPK di Madina untuk tidak solid memenangkan SAHATA. Surat rekomendasi itu, sebut Syafril, adalah perintah yang harua dipatuhi.

Dalam prosesi penyerahan itu terlihat puluhan kader IPK Madina memberikan semangat dan teriakan yel-yel SAHATA. Dukungan ini pun menjadi tambahan kekuatan bagi Saipullah-Atika dalam mengarungi Pilkada tahun ini.

Sebelumnya, sejumlah tokoh, organisasi, perseorangan, termasuk Paguyuban Pujakesuma Madina telah menyatakan dukungan kepada paslon yang mengusung tagline Madina Maju Madina Madani. (SRN).

Usai Nonton Debat Publik, Politisi Hanura Sebut Pengalaman Saipullah Sekelas Menteri

Madinapos.com, Paluta – Ketua DPD Partai Hanura Mandailing Natal (Madina) Fahrizal Efendi Nasution menilai wawasan dan pengalaman birokrasi calon bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, boleh dibilang sudah sekelas menteri. Dia menyampaikan penilaian itu usai menonton debat publik Pilkada Madina 2024.

” Wawasan dan pengalaman Saipullah itu boleh kita bilang sudah sekelas menteri,” kata Fahrizal usai menyaksikan langsung debat publik Pilkada Madina 2024 di ballroom Hotel Sapadia Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/11/2024) malam.

Itu sebabnya, anggota DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024 ini mengajak masyarakat Madina bersyukur, karena dianugerahi satu putra terbaik yang mau mendedikasikan dirinya untuk memimpin kabupaten ini dengan pengalaman yang mumpuni sebagai calon bupati.

” Kita harus berterima kasih kepada Allah SWT. Harapan kita, masyarakat Mandailing Natal harus menjatuhkan pilihan kepada pemimpin yang betul-betul sangat mumpuni di birokrasi, punya pengalaman politik dan bidang lainnya,” katanya.

Menurut politisi bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam ini, Kabupaten Madina membutuhkan pemimpin yang mampu mengentaskan kemiskinan. Juga pemimpin yang mampu membawa Madina mencapai seluruh target-target program pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045.

Terkait debat publik, Fahrizal mengatakan debat kandidat digelar agar masyarakat Madina bisa melihat secara langsung kualitas calon pemimpin yang akan dipilih pada Pilkada Madina, 27 November 2024.

Namun, Fahrizal prihatin lantaran banyak hal yang tidak nyambung antara pertanyaan dan jawaban.” Nah, disitu nampak Paslon nomor urut 2 mampu membangun narasi yang jelas saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis. Di situ menunjukkan Paslon ini sudah berpengalaman sebagai orang birokrasi. Dari situ kita bisa membedakan mana yang punya kualitas dari dua Paslon ini untuk dipilih rakyat,” ungkapnya.

Fahrizal menilai banyak jawaban Paslon nomor urut 1 yang tidak nyambung dengan pertanyaan yang disampaikan. Dia mencontohkan, saat Saipullah menyampaikan pemikirannya terkait pengentasan kemiskinan di Kabupaten Madina. Selain itu, kata dia, juga terkait upaya meningkatkan sumber-sumber anggaran dalam pelaksanaan pembangunan.

” Itu sering dijawab oleh Paslon nomor urut 1 yang tidak nyambung, karena hanya dengan mengatakan semacam koneksi (pertemanan) di pusat dan di provinsi. Padahal, semua Paslon bisa melakukan hal itu. Yang dimaksud Saipullah itu, bagaimana potensi alam Mandailing Natal bisa ditingkatkan dari segi pendapatan asli daerah,” paparnya.

Fahrizal lantas mengungkapkan, pemimpin yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) harus orang-orang yang visioner, inovatif, dan kreatif.” Tidak hanya bisa mengandalkan sedikit-sedikit Presiden kita Prabowo, karena asal dukungan kita dari partai pendukung Prabowo, tidak bisa,” tegasnya.

Sebab, Fahrizal menjelaskan, ada porsi APBN yang boleh dibangunkan (dialokasikan) ke satu daerah. Ada juga APBN yang alokasinya porsi provinsi. Ada juga yang porsi kabupaten/kota, yang notabene Rp1,7 triliun (APBD Madina).

” Persoalan kita hari ini, bagaimana fiskal APBD harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Secara ilmiah, kata dia, digitalisasi pengelolaan APBD sudah dituangkan dalam RPJMD Madina. “Kita bisa melihat, membuka, dan mempelajari orientasi pembangunan daerah kedepan itu di RPJMD,” pungkasnya. (SRN).

Debat Segmen Penutup, Saipullah – Atika Sebut Kalau Madina Ingin Maju, Sahat Mai Tu SAHATA

Madinapos.com, Paluta – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) tampil menyala dan menginspirasi pada debat publik Pilkada Madina 2024 yang dihelat di ballroom Hotel Sapadia Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/11/2024) malam.

Pada segmen penutup, terungkap motivasi Paslon SAHATA maju sebagai kontestan pada Pilkada Madina 2024. Saat closing statement, Saipullah menyatakan dia bersama Atika adalah putra-utri daerah ini yang memiliki cita-cita melihat Mandailing Natal berada di depan daerah lain dalam hal kemajuan dan kesejahteraan.

Cita-cita yang bersumber dari sebuah niat tulus dan pemikiran panjang. Niat yang dituangkan dalam satu tindakan: mewakafkan diri bagi daerah yang kita cintai ini.

” Saya sebagai pensiunan ASN, merasa punya utang bagi kabupaten ini. Untuk itu, saya menunda pensiun, menunda menikmati masa tua dengan tenang. Sebab, saya ingin membayar utang itu dengan mengabdikan diri, memberikan sumbangsih pemikiran, dan bekerja untuk membangun Mandailing Natal,” kata Saipullah dengan vokal yang jelas.

Pernyataan Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) itu ditimpali Atika sebagai wakil bupati petahana.

” Saya Atika Azmi Utammi, calon wakil bupati dari Paslon SAHATA adalah anak muda daerah ini yang terpanggil secara nurani dan mau menukar masa mudanya dengan pengabdian dengan tanggung jawab dihadapkan pada kepentingan masyarakat luas,” tuturnya.

Atika menyebut pengabdian itu sebagai pilihan yang layak diambil. Sebab, dengan segala kekayaan alam dan potensi yang ada, Atika percaya daerah ini bisa maju dengan masyarakat yang sejahtera.

” Niat baik kami ini, dengan segala pengorbanannya, semoga mendapat sambutan baik oleh saudara-saudara kami, masyarakat Mandailing Natal, dengan memberikan pilihan kepada paslon nomor 2 Saipullah-Atika untuk mewujudkan Madina Maju Madina Madani,” imbuhnya.

Lantas, Saipullah dan Atika bersama-sama berujar,” Pala giot maju namar Madina on, sahat mai tu SAHATA.” (SRN).

Tema Infrastruktur Jalan, SAHATA Pilih Optimalisasi APBD dengan Skala Prioritas

Madinapos.com Padang Lawas Uatara – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi (Paslon SAHATA) memilih optimalisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan skala prioritas untuk meningkatkan ruas jalan daerah.

Hal itu, kata Saipullah, karena kondisi APBD Madina saat ini hanya memungkinkan membangun 10 kilometer jalan per tahun. Selain itu, menggandeng perusahaan untuk menyalurkan CSR guna pembangunan ruas jalan.

Terkait pembangunan jalan daerah, jelas paslon nomor 2, tidak bisa dilempar ke provinsi ataupun pemerintah pusat. Namun, jika terpilih paslon ini akan membangun sinergi dengan pemerintah di atasnya.

” Kami juga akan menggandeng DBH dan menyelaraskan RPJMD dengan program pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Atika.

Terkait karet, paslon yang mengusung tagline Madina Maju Madina Madani ini menyebut revitalisasi di bidang tersebut mutlak dilakukan agar nilai ekonomi hasil kebun rakyat meningkat.

Saipullah-Atika juga berencana menggamdeng investor, termasuk mengupayakan karet sebagai salah satu bahan aspal sehingga lebih tahan lama. ” Dengan adanya pabrik seperti ini otomatis akan meningkatkan harga di tingkat petani,” tutur Saipullah.

Untuk diketahui, debat publik cakada Mandailing Natal tahun 2024 dilaksanakan pada hari ini, Kamis (14/11/2024) di Hotel Sapadia, Padang Lawas Utara. (SRN).

Cabup Saipullah Perkuat Pelajaran Muatan Lokal dan Sejuta Salawat

Madinapos.com, Paluta – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menegaskan komitnya untuk mereduksi intoleransi dan pragmatisme dengan memperkuat nilai-nilai budaya lokal.

” Kita akan meningkatkan pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah, termasuk mengedukasi anak-anak usia sekolah dengan falsafah dalihan natolu,” kata Saipullah saat debat publik Pilkada Madina di Hotel Sapadia, Paluta, Kamis (14/11/2024) malam.

Selan itu, juga membuat program keagamaan untuk mendidik anak-anak sekolah seperti magrib mengaji dan salat berjamaah.

Saipullah juga akan menggelorakan salawat nabi pada hari-hari besar dan bersejarah seperti program Sejuta Salawat pada peringatan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Kabupaten Madina. (SRN).

Paslon SAHATA Paparkan Visi Misi dengan Jelas dan Lengkap

Madinapos.com, Padang Lawas Utara – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi (Paslon SAHATA) memaparkan visi misi dengan jelas, singkat, padat, dan tepat waktu.

Saipullah yang menyampaikan visi misi itu terlihat tenang dan membacakan setiap poin dengan baik. Bahkan masih tersisa waktu sekirar 20 detik.

Hal berbeda terjadi dengan Paslon nomor 1. Visi misi yang dibacakan Harun Musthafa Nasution tak tuntas ia terlihat begitu tegang dan gugup. baru membaca visi poin pertama waktu sudah habis. Ray Rangkuti, moderator debat terpaksa menghentikan pemaparan paslon tersebut.

Untuk diketahui, debat publik cakada Mandailing Natal tahun 2024 dilaksanakan pada hari ini, Kamis (14/11/2024) di Hotel Sapadia, Padang Lawas Utara. (SRN).

Paslon SAHATA Perdana Masuki Arena Debat Publik di Paluta

Madinapos.com, Paluta – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution -Atika Azmi Utammi Nasution perdana memasuki arena debat publik di aula Hotel Sapadia, Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) malam pukul 19.45 WIB.

Sementara pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution dan H. Ichwan Husein Nasution tiba pukul 20.03 WIB.

Pantauan di arena debat publik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina telah menyiapkan acara mulai dari pemisahan tempat duduk partai politik pengusung, undangan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Yel-yel Paslon Saipullah-Atika (SAHATA) dalam arena debat sungguh meriah. Para pendukung dan simpatisan SAHATA berteriak dengan narasi menang, menang, menang.

Hingga berita dimuat, panitia penyiaran acara debat publik dari stasiun televisi Efarina masih bersiap-siap. Rangkaian kegiatan pun dilihat amat meriah seperti penampilan tor-tor Mandailing. (SRN).

Kumandang Azan Iringi Keberangkatan Tim SAHATA Menuju Debat di Paluta

Madinapos.com, Panyabungan – Kumandang azan mengiringi langkah pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) dan rombongan dari Posko Pemenangan SAHATA di Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan, Madina menuju lokasi debat publik Pilkada Madina di Hotel Sapadia Gunungtua, Padanglawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024).

Paslon SAHATA berangkat didampingi para ketua partai pengusung, tim pemenangan, relawan, dan simpatisan.

Sebelum berangkat, Tim SAHATA berdoa bersama memohon agar Allah SWT memberkahi perjalanan tim dan acara debat berlangsung sukses.

Calon bupati Madina H. Saipullah Nasution menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim atas dedikasi yang luar biasa untuk mendukung Paslon SAHATA.

Dia juga mengapresiasi dukungan moral para pendukung.“ Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan semangat yang diberikan. Kami berharap keberangkatan ini dapat berjalan dengan tertib, penuh hikmat, dan semua tim bisa menjaga ketertiban. Semoga kami dapat menyampaikan visi misi kami dengan jelas dan baik pada debat nanti,” ungkap Saipullah.

Selain itu, Saipullah juga berharap seluruh tim dan pendukung SAHATA tetap menjaga semangat positif selama acara debat berlangsung. Dia meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Madina agar Paslon SAHATA meraih kemenangan dan membawa perubahan yang lebih baik bagi kabupaten ini.

Saipullah juga berharap seluruh pendukung SAHATA tetap menjaga ketertiban.” Walaupun tidak semua anggota tim bisa masuk ke hall debat, kami berharap para pendukung yang berada di luar tetap menjaga ketertiban dan mendukung kami dengan penuh rasa hormat. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap solid dan memberi dukungan dengan cara yang baik,” tambahnya.

Sementara Atika Azmi Utammi Nasution mengingatkan pentingnya kekompakan dan kedisiplinan dalam tim. “Kami berharap Tim SAHATA tetap solid, berpendidikan, dan realistis dalam menyikapi setiap situasi yang ada. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang baik, saya yakin kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Madina,” ujar Atika. (SRN).

Saipullah-Atika Jenguk dan Bantu Korban Keracunan di Linggabayu

Madinapos.com, Panyabungan – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi (SAHATA) peduli korban keracunan makanan asal Kecamatan Linggabayu yang dirawat di Rumah Sakit Umum Permata Madina.

Kedua paslon membuktikan kepedulian mereka terhadap warga yang tertimpa musibah itu. Saipullah dan Atika kompak menjenguk 26 warga yang dirawat dan membawa bantuan makanan tambahan.

Selain paslon, sejumlah anggota DPRD Madina dari partai politik pengusung Saipullah-Atika turut mendampingi di rumah sakit.

Bantuan makanan tambahan dari Paslon SAHATA itu diterima langsung Kepala Humas PT Gruti Lestari Pratama Zainal Abidin Pulungan.

Dalam kesempatan itu, Saipullah mengatakan kedatangannya bersama Cawabup Atika dan rombongan untuk menjenguk sembari memberikan bantuan agar bisa dimanfaatkan para korban beberapa hari kedepan.

” Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Dalam hal ini kita membawa sedikit bantuan bagi Saudara semua yang sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Permata,” katanya.

Sementara Kepala Humas PT Gruti Lestari Pratama Zainal Abidin Pulungan mengucapkan terima kasih kepada Saipullah dan Atika Azmi atas kepedulian terhadap pasien yang mengalami keracunan makanan tersebut.

” Alhamdulillah Pak Saipullah dan Ibu Atika telah memberikan bantuan kepada korban yang sedang dirawat. Kami mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan berkah dan bisa kami manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Zainal.

Di sisi lain, Zainal juga menceritakan awal mula warga keracunan. Dia menjelaskan, pengajian rutin kaum ibu setiap Jumat dilakukan di kawasan PT Gruti Lestari Pratama.

” Dalam pengajian rutin itu ada makanan yang dibagi berbentuk mi pakai kuah dari pemilik rumah. Pada hari Sabtu mulai interaksi, warga yang memakan mi itu merasa mual dan muntah. Minggu pagi kondisi warga yang terkena mulai membaik, dan hari ini Senin ini kembali kambuh mual muntahnya,” jelasnya. (SRN).

Kunjungi Home Industry Kerupuk di Aek Galoga, Saipullah Komit Kembangkan UMKM

Madinapos,com, Panyabungan – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 H. Saipullah Nasution mengatakan ekonomi Indonesia, termasuk daerah, bisa kuat karena ditopang oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Itu sebabnya, pemerintah harus menunjukkan dukungan secara riil terhadap sektor ini.

Saipullah megungkapkan hal itu di sela-sela kunjungan ke beberapa industri rumahan kerupuk di Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Madina, Senin (11/11/2024).

Dia menjelaskan, paslon SAHATA mempunyai program yang bisa meningkatkan nilai ekonomis produk UMKM dan mendukung pengembangan usaha kecil.” Kami melihat ada banyak hal yang bisa diberikan, mungkin bantuan pelatihan, kemudian mungkin dari sisi permodalan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Cabup Saipullah menuturkan pengusaha UMKM cenderung masih menggunakan alat sederhana dalam mengolah produknya, sehingga pemerintah bisa hadir dengan memberikan pelatihan penggunaan alat yang lebih modern. Tujuannya agar produk yang diproduksi lebih banyak.

Untuk modal, lanjut mantan kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, saat ini para pengusaha masih mengandalkan modal pribadi.” Tapi, kan, kalau mau besar dia perlu dukungan modal. Ini nanti bisa difasilitasi pemerintah apakah melalui KUR atau mungkin ada badan usaha milik pemerintah yang mendukung pendanaan ini pakai bunga atau tidak pakai bunga,” tuturnya.

Berikutnya, apabila paslon SAHATA terpilih, maka pemerintah akan hadir melakukan pendampingan pemasaran melalui e-commerce. Kemudian menggiring pengusaha untuk mendapatkan sertifikat halal, sehingga konsumen lebih yakin dengan produk yang ditawarkan.

Saipullah berharap UMKM di Madina bisa berkembang, bukan hanya di bidang kerupuk. Sebab, hal ini akan membuka lapangan kerja baru yang bisa menurunkan angka pengangguran.

” Kalau itu dikembangkan, saya pikir Mandailing Natal akan menjadi satu daerah yang ekonominya tumbuh, tingkat pengangguran berkurang, kemiskinan juga berkurang, dan kesejahteraan masyarakat lama-lama akan meningkat,” pungkasnya.

Sementara Ipar, pengusaha kerupuk yang ditemui Saipullah, berharap pemerintahan berikutnya bisa mengendalikan kenaikan harga bahan pokok. Sebab, saat ini harga terus naik sementara mereka tidak bisa menaikkan harga produk.

” Jadi, kan, bahan-bahannya naik terus kalau kita apa, ke warung-warung itu tetap harga segitu,” katanya.

Usaha yang dijalankan Ipar ini menyerap 18 karyawan yang terbagi dalam dua kelompok. Sepuluh orang bekerja mencetak dan memasak kerupuk. Sisanya mendistribusikan ke warung-warung yang ada di Madina. Dia menggaji karyawan dengan upah bulanan pada rentang Rp1,2-1,5 juta. (SRN).