Ratusan Saksi TPS Palson SAHATA dan Bobby-Surya Ikuti Pelatihan di Posko Pemenangan

Madinapos.com, Panyabungan – Ratusan saksi yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) dan Koordinator Desa (Kordes) pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi (SAHATA) mengikuti pelatihan di Posko Pemenangan SAHATA, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (23/11/2024).

Panitia pelatihan menghadirkan dua narasumber: anggota DPRD Madina dari Partai Hanura Khoirul Anwar Hasibuan dan bagian dari Tim Kuasa Hukum Paslon SAHATA Sarmadan Pohan, SH,MH,

Hadir juga calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi, Ketua Tim Pemenangan SAHATA Khoiruddin Faslah Siregar, Koordinator Badan Saksi Dodi Martua, S.Pi, M.Si, tim dan simpatisan Paslon SAHATA.

Dalam sambutannya, Dodi Martua mengatakan pelatihan saksi TPS dan Kordes Paslon SAHATA memasuki puncak pada hari ini. Dodi meminta semua saksi dan Kordes harus konsisten dalam mendengarkan apa saja yang disampaikan narasumber.

” Ada 212 TPS terdiri dari 414 saksi TPS dan 43 Kordes dari empat kecamatan di Madina yang hadir pada hari ini. Ini bagian dari puncak pelatihan,” katanya.
Dia juga menyampaikan, saksi Paslon SAHATA juga bertugas menjadi saksi Paslon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby-Surya.

” SAHATA untuk Madina, Bobby-Surya untuk Sumatera Utara,” tegasnya.
Sementara Ketua Tim Pemenangan SAHATA Khoiruddin Faslah Siregar menyampaikan dua pesan penting yang harus dilakukan oleh para saksi di TPS.
Menurut Faslah, hal yang paling utama adalah sikap keberanian, kesiapan, ketulusan, keikhlasan, dan kejujuran dalam mengawal suara Saipullah-Atika di TPS.

” Kunci keberhasilan dalam proses pelaksanaan Pilkada itu ada di tangan saksi, karena saksi adalah perwakilan calon di TPS,” ucapnya.

Dengan demikian, Faslah menekankan agar semua saksi yang telah mendapat amanah agar tidak takut menegakkan kebenaran apabila ada hal-hal yang mencoba merusak jalannya pemungutan suara. Tugas saksi, kata dia, bukan datang dan duduk saja, tetapi mengawal seluruh rangkaian yang dilakukan di TPS.

” Menjadi saksi adalah beban yang cukup berat. Ada aturan tanda ada hak dan kewajiban. Saya minta kepada semua saksi, jangan ada rasa takut ketika menyampaikan pelanggaran yang ditemukan di TPS,” jelasnya.

Ketua DPC PKB Madina ini mengucapkan terima kasih kepada semua saksi dan Kordes.

” Harapan kita, harapan Paslon SAHATA, kami titipkan bersama Pak Bobby-Surya di TPS. Kita kawal, proses mekanisme itu jelas apabila kita jalankan apa yang menjadi kewenangan kita sebagai saksi,” tutur Faslah. (SAHATA Media Center).

Upaya Konkrit Paslon SAHATA untuk Mengatrol Harga Karet di Madina

Madinapos.com, Panyabungan – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) melontarkan gagasan untuk mendongkrak penghasilan dari perkebunan karet di Madina. Di antaranya dengan peremajaan dan diversifikasi serta mendatangkan investor perkebunan karet dari luar Madina.

Paslon SAHATA menyampaikan gagasan itu untuk menjawab pertanyaan mengenai langkah strategis dan konkrit dalam meningkatkan produktivitas dan menyejahterakan petani karet apabila terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina. Pertanyaan ini muncul saat debat publik yang diadakan KPU di Hotel Sapadia Gunungtua, Padanglawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) lalu.

Oplus_131072

Panelis pada debat publik itu menyatakan harga jual karet cenderung stagnan rendah di pasar lokal maupun di pasar internasional.

Menanggapi persoalan itu, Cabup Madina nomor urut 2 H. Saipullah Nasution secara tegas dan jelas menyatakan Paslon SAHATA nantinya melakukan revitalisasi di bidang perkebunan karet dengan melakukan peremajaan kebun karet.

” Dengan harapan peremajaan ini akan bisa mengganti karet-karet yang sudah tua menjadi karet yang muda, sehingga menjadikan produktivitasnya semakin meningkat,” jelasnya.

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) ini menerangkan jika terpilih, SAHATA akan menggandeng investor dari luar Madina yang ingin berinvestasi untuk mengembangkan perkebunan karet, sehingga menjadi suatu peluang yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dia mencontohkan, SAHATA mencoba mengusulkan diversifikasi atau mengolah karet menjadi bahan tambahan pembuatan aspal, sehingga menghasilkan produk aspal karet yang berkualitas dan harga karet bisa semakin tinggi.

” Maksud kami, selama ini karet ini hanya semata-mata dijual untuk kebutuhan industri karet. Namun, kedepan mungkin perlu kita wacanakan agar karet ini sebagai bahan tambahan pembuatan aspal, sehingga aspal ini lebih kuat dan lebih tahan lama. Ini juga sejalan dengan peningkatan kualitas infrastruktur,” tegasnya.

Sekadar informasi, berdasarkan data BPS tahun 2024, luas areal tanaman karet rakyat mencapai 63.842 hektare dengan produksi 52.823 ton. Sedangkan tanaman kelapa sawit dengan luas 19.372 hektare dengan produksi 326.911 ton pada tahun 2023.

Produktivitas tanaman kelapa sawit mencapai 16,8 ton per hektare per tahun. Sebaliknya, produktivitas tanaman karet 0,8 ton per hektare per tahun dengan harga jual yang cenderung stagnan rendah di pasar lokal maupun di pasar internasional.

Ironisnya, dengan gambaran yang demikian, hasil tanaman karet masih menjadi tumpuan sumber pendapatan petani di hampir 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Madina.

(SAHATA Media Center).

 

 

Continue reading “Upaya Konkrit Paslon SAHATA untuk Mengatrol Harga Karet di Madina”

Jika Terpilih, SAHATA Akan Subsidi UKT Mahasiswa STAIN Madina

Madinapos.com, Panyabungan – Jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) pada Pilkada 2024, pasangan calon Saipullah-Atika (SAHATA) akan memberikan subsidi uang kuliah tunggal (UKT) kepada mahasiswa dari kabupaten ini yang studi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina.

Hal itu merupakan komitmen Saipullah-Atika dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang murah dan terjangkau masyarakat. “Untuk sektor pendidikan, salah satu program unggulan kami adalah subsidi UKT bagi mahasiswa Madina yang kuliah di STAIN,” kata Saipullah kepada media, Jumat (22/11/2024).

Dia menjelaskan, keberadaan STAIN di Madina harus dimanfaatkan oleh lulusan SMA sederajat yang hendak melanjutkan pendidikan tinggi, tapi terkendala ekonomi keluarga. “Jadi, ini, kan, kampus negeri yang ada di kabupaten ini. Kami ingin mendorong lebih banyak anak-anak Madina yang lulus S-1,” sebutnya.

Sementara Atika Azmi menambahkan, berdasarkan kondisi fiskal Madina, subsidi UKT itu masih bisa ditampung di APBD. “Untuk juknis pelaksanaan nanti akan disusun lebih lanjut. Yang jelas, program ini bisa diimplementasikan,” terangnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan subsidi UKT ini bukan untuk menghapus beasiswa pemerintah daerah yang sebelumnya sudah berjalan. “Beasiswa tetap ada, subsidi UKT ini program lain dengan tujuan lebih banyak mahasiswa yang terbantu,” tuturnya.

Program ini pun menjadi salah satu bukti komitmen tinggi pasangan yang diusung dan didukung PKB, PKS, NasDem, Demokrat, PPP, Perindo, dan Hanura ini terhadap peningkatan SDM, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Madina. (SAHATA Media Center).

Tim Pemenangan Paslon SAHATA Santuni Puluhan Anak Yatim di Kelurahan Siabu

Madinapos.com, Siabu – Pasangan CALON ( Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-AtikaAzmi Utammi Nasution (SAHATA) masih terus memberikan bantuan atau santunan kepada menyantuni anak yatim.
Kali ini Paslon SAHATA menyantuni 38 anak yatim di Lingkungan V, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Jumat (22/11/2024).

Santunan diserahkan melalui tim pemenangan SAHATA yang diwakili M. Yusuf, Tajuddin Hasibuan, dan lainnya. Para anak yatim yang didampingi orang tua menerima santunan di rumah Sabma Pulungan.

Yusuf menyampaikan kirim salam Paslon SAHATA kepada para anak yatim dan orangtuanya, karena Paslon SAHATA tidak bisa hadir.

Dalam kesempurnaan itu, Yusuf menyampaikan ucapan calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi yang menyebutkan dalam Pilkada tidak boleh mengabaikan jalur langit.

” Dalam Pilkada tidak boleh mengabaikan jalur langit. Sesuai ajaran agama yang saya anut, doa anak-anak kita ini menembus batas dan langsung sampai kepada Allah SWT,” kata Yusuf menirukan ucapan Atika Azmi.

Dia menjelaskan, penyantunan anak yatim bukan karena sudah masuk tahapan Pilkada. Dia mengatakan Atika selalu menyantuni anak yatim.

” Atika rutin menyalurkan gaji sebagai wakil bupati kepada anak yatim, piatu, dan jompo. Juga kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Yusuf.

Yusuf juga berharap doa para anak yatim dan keluarga untuk memudahkan perjuangan SAHATA meraih kemenangan pada kontestasi Pilkada Madina.

Di tempat yang sama, Sabma Pulungan, pengurus anak yatim, menyampaikan terima kasih kepada Paslon SAHATA yang mau berbagi dengan anak yatim di Kelurahan Siabu.

” Semoga hajat para dermawan tersampaikan dan didengar Yang Maha Kuasa serta apa yang dicita-citakan diijabah Allah SWT, aamiin” tuturnya. (SRN).

Saipullah-Atika Lebih Manfaatkan Potensi Daerah untuk Memajukan Madina

Madinapos.com, Paluta – Debat publik calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) pada segmen ketiga giliran pasangan calon nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution-Ichwn Husen Nasution memilih amplop yang disiapkan panelis.

Harun memilih amplop nomor B6 dengan tema yang berhubungan dengan memajukan daerah. Pertanyaan dalam amplop B6 itu yang dibacakan moderator, Ahmad Fauzi (Ray Rangkuti) menyebut, masih banyak ruas jalan yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten dengan kecamatan dan antar-kecamatan dengan desa yang mengalami rusak berat, bahkan tidak layak.

Kondisi permukaan jalan saat ini di Kabupaten Madina berdasarkan Data BPS tahun 2022 menyebutkan jalan rusak berat 36 persen, jalan kondisi rusak 4 persen, dan kondisi sedang 49 persen.

Pertanyaannya, jika Anda terpilih sebagai bupati dan wakil bupati, kebijakan dan langkah apa yang Anda lakukan untuk memperbaiki ruas jalan tersebut?

Harun menjawab hal ini berkaitan dengan infrastruktur ruas jalan di Kabupaten Madina, yang menurutnya, masih banyak yang rusak. Dia juga mengatakan perhatian dari pemerintah yang ada sekarang juga kurang.

” Banyak daerah yang kami lalui masih jalan tanah, justru mobil pun susah masuk. Tentu ini akan PR bagi kami. Kalau kami terpilih tentu menjadikan jalan-jalan di Kabupaten Madina lebih baik lagi kedepan,” kata Harun.

Meski demikian, Harun dinilai tidak menjabarkan bagaimana cara agar infrastruktur di Madina semakin lebih baik. Bahkan, dalam hal ini, Harun terlalu mengandalkan kawan-kawannya yang ada di DPRD Provinsi.

” Kami akan memanfaatkan koneksitas kami untuk membangun Madina. Saya punya pengalaman di DPRD Provinsi Sumatera Utara. Saya masih punya kawan di sana 61 orang dan saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk menjadikan jalan-jalan di Kabupaten Madina bagus,” kata dia

” Dan ini nanti akan juga teruskan ke pusat, kami akan meminta anggaran sebesar-besarnya untuk pembangunan di Madina,” tambahnya.

Sementara pasangan calon nomor urut 2, Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi (SAHATA) dalam memajukan Madina adalah mengandalkan potensi yang ada di Kabupaten Madina.

” Sama-sama kita ketahui bahwa jalan di kabupaten itu adalah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga tidak mungkin kita lempar ke pusat, ya. Maka upaya yang akan kami lakukan, Paslon SAHATA, adalah optimalisasi penggunaan APBD,” katanya.

Saipullah juga menerangkan, pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran dalam pembangunan infrastruktur, yakni hanya 10 kilometer per tahun. Untuk itu, Saipullah menyebut nantinya apabila terpilih akan memilih skala prioritas jalan di desa mana yang paling rusak dan konektivitasnya menghubungkan ekonomi, sehingga itu bermanfaat maksimal.

” Kita juga akan menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Madina ini sebagai bentuk CSR, kepedulian terhadap daerah harus membangun jalan menghubungkan dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

” Berikutnya tadi sebagaimana yang kami sampaikan dalam misi kami bahwa kita akan melakukan sinergi yang baik dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat agar pembangunan lebih cepat di Madina,” tambahnya.

Calon wakil bupati Atika Azmi Utammi menegaskan, banyak yang lupa pemerintahan Sukhairi-Atika baru berjalan tiga tahun.

” Panelis sendiri mengakui jalan yang rusak hanya 4 persen dan kondisi baik 6 persen, baru masa pemerintahan 3,5 tahun,” ungkapnya.

Atika menegaskan, Saipullah-Atika nantinya apabila terpilih akan terus menggandeng perusahaan seperti memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, juga bonus produksi untuk pembangun jalan.

” Dan di RPJMD kami juga sudah disesuaikan dengan provinsi dan pusat, sehingga pembangunan dapat dimaksimalkan,” tutupnya. (SRN).

Rahmad Rangkuti Sebut Saipullah Sosok Tepat Pimpin Madina

Madinapos.com, Puncak Sorik Marapi – Rahmad Rangkuti, perantau di Jakarta asal Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sengaja pulang ke kampung untuk bergabung dalam upaya memenangkan Paslon Saipullah‐Atika (SAHATA) di Pilkada 2024.

Hal itu diketahui berdasarkan keterangan Rahmad saat membuka acara Mancing Sahabat SAHATA, perlombaan yang dia inisiasi untuk memeriahkan Pilkada Madina di Sibangor Jae, Puncak Sorik Marapi, Selasa (19/11/2024).

Rahmad juga menilai Saipullah adalah sosok yang tepat untuk memimpin pemerintahan di Bumi Gordang Sambilan. Penilaian itu berdasarkan pendidikan dan pengalaman Saipullah di Kementerian Keuangan.

” Saipullah juga dapat merangkul kalangan mana saja. Beliau adalah ketua Ikatan Keluarga Nasution dan Anak Boru (IKANAS). Saya melihat sendiri bagaimana Pak Saipullah menyatukan anak-anak rantau yang ada di ibu kota Jakarta,” katanya.

Tak sekadar memeriahkan Pilkada, lomba memancing ini juga menyediakan hadiah untuk para pemenang. Juara pertama berhak mendapatkan uang tunai Rp1.500.000, juara dua Rp1.000.000, dan juara 3 Rp500.000.

Lomba ini dibuka oleh Koordidanator SAHATA Puncak Sorik Marapi Muklis Nasution atau dikenal dengan Radja Sibanggor dan dihadiri tokoh masyarakat Kecamatan Tambangan, Muhammad Anwar Rangkuti. (SRN).

 

 

 

Continue reading “Rahmad Rangkuti Sebut Saipullah Sosok Tepat Pimpin Madina”

Paslon SAHATA Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Siabu

Madinapos.com, Siabu – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) memberikan bantuan kepada para korban kebakaran di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Madina, Rabu (20/11/2024).

Bantuan berupa sambako itu diserahkan oleh Ketua Tim Pemenangan SAHATA Khoiruddin Faslah Siregar. Dia mengatakan bantuan ini bentuk rasa kepedulian kepada sesama, bukan karena unsur politik.

” Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk saudara kita yang mengalami musibah kebakaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah,” kata Faslah.

Faslah juga menyampaikan permohonan maaf Paslon SAHATA yang tidak bisa hadir untuk menyerahkan bantuan, karena ada kegiatan lain.

Faslah juga sempat menghubungi kedua Paslon melalui panggilan video call untuk berbicara langsung dengan korban kebakaran.

Dalam panggilan tersebut, Saipullah menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa para korban.

” Tetap sabar, Pak. Kita ambil hikmah atas musibah ini. Semoga Allah SWT menggantinya dengan yang lebih baik,” sebut Saipullah.

Sebelumnya, musibah kebakaran terjadi pada Rabu (19/11) sekitar pukul 23.55 WIB dan menghabiskan tiga unit rumah yang ditempati Nasti Nasution, Donny Dalimunthe, dan Nauli Nasution.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tetapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
(Prans, Todung).

 

 

Continue reading “Paslon SAHATA Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Siabu”

Tomasy Natal Beberkan 5 Poin Penting Alasan Mendukung Paslon SAHATA

Madinapos.com, Panyabungan – Dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus mengalir. Terkini, dukungan datang dari salah satu tokoh masyarakat Natal, Ali Anapiah, yang menunjukkan dukungannya lewat akun Facebook Ali Anapiah, Senin (18/11/2024).

Dalam postingan yang baru dimuat sekitar pukul 19.00 WIB, mantan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) itu juga mengajak masyarakat pantai barat untuk mendukung Paslon yang memadukan birokrat-teknorat itu.

” Untuk itu, saya meminta kepada saudara-saudara saya semuanya, baik yang di Kecamatan Natal maupun yang di pantai barat pada umumnya, mari kita dukung dan menangkan pasangan bupati SAHATA pada tanggal 27 November 2024 yang akan datang,” tulisnya.

Meski demikian, dia menggaris-bawahi bahwa dukungan tersebut adalah sikap pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan organisasi yang dia pimpin. Baik itu Lembaga Adat dan Budaya Ranah Nata (LABRN) maupun Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kabupaten Mandailing Natal.

Ali Anapiah juga menjelaskan, SAHATA dalam bahasa Nata adalah sakato. Dia melanjutkannya dengan kalimat: sakatolah kito untuk mamanangkannyo pada 27 November ko (sekatalah kita memenangkan SAHATA pada 27 November ini).

Ali Anapiah yang dikonfirmasi terkait dukungan itu membenarkan postingan tersebut. Dia juga menyampaikan lima alasan memutuskan mendukung Paslon nomor 2.

Pertama, pasangan yang telah berpengalaman di birokrat. Dia menyebutkan Saipullah adalah contoh orang kampung yang mampu berkarier sebagai ASN di Bea Cukai dan menjabat sebagai kepala Kanwil Beacukai Provinsi Aceh dan Jawa Barat. Begitu juga dengan Atika yang telah berpengalaman sebagai wakil bupati.

Kedua, dia menilai paslon ini adalah representasi dari pemimpin yang sederhana dan santun dalam berbicara.

Ketiga, dengan pengalaman yang dimiliki Saipullah, Ali Anapiah meyakini calon bupati itu memiliki jaringan di pemerintah pusat untuk mendapatkan kucuran APBN dalam membangun Madina.

Keempat, mengingat kabupaten ini cukup luas dan sumber daya alam yang melimpah. Maka, dibutuhkan pemimpin yang bisa bekerja penuh waktu agar daerah ini bisa lebih maju dari kabupaten/kota lain, utamanya yang ada di wilayah Tapanuli bagian selatan.

Ali Anapiah melihat hal itu ada pada pasangan calon Saipullah-Atika.

Terakhir, Paslon SAHATA merupakan perpaduan relijius dan nasionalis. Hal ini, jelas dia, menjadi nilai tambah sehingga bila terpilih dapat menjadi pemimpin yang tidak membedakan suku maupun agama. (SAHATA Media Center).

Berkas Pencalonan Lengkap, Tak Ada Dasar Mendiskualifikasi Saipullah

Madinapos.com, Panyabungan – Ketua Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal (KPU Madina) Muhammad Ikhsan Matondang menegaskan pihaknya tidak memiliki dasar untuk mendiskualifikasi calon bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, SH, MM, karena semua tahapan verifikasi berkas pencalonannya sudah dinyatakan lengkap.

Terkait regulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Nagara (LHKPN) Saipullah Nasution, Ikhsan mengatakan KPU Madina merujuk pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Serta Walikota Dan Wakil Walikota.

Selain itu, KPU juga merujuk pada Keputusan KPU No. 1229 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran, Penelitian Persyaratan Administrasi Calon, dan Penetapan Pasangan Calon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota. Tidak ada klausul yang menyebut LHKPN terbaru atau tahun tertentu sebagai syarat pencalonan.

” Kita merujuk pada PKPU Nomor 8 Tahun 2024 Pasal 20 huruf c yang berbunyi surat tanda terima laporan kekayaan calon dari instansi yang berwenang memeriksa laporan kekayaan penyelenggara negara, sebagai bukti pemenuhan persyaratan calon sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat 2 huruf i dengan bunyi menyerahkan daftar kekayaan pribadi,” papar Ikhsan, Senin (18/11/2024).

Dia juga menerangkan, KPU Madina tidak memiliki dasar dalam mendiskualifikasi pasangan calon yang sudah ditetapkan. Pasalnya, semua proses verifikasi sudah dijalankan dan berkas dinyatakan lengkap.

” Pada saat tahapan pendaftaran Paslon, semua berkas lengkap dan memenuhi syarat sebagaimana dalam aturan KPU, sehingga tidak ada dasar men-TMS-kan berkas calon. KPU menjalankan regulasi yang ada sudah kita jalankan. Karena KPU berpedoman pada PKPU, dan Juknis,” tegasnya. (SRN).

Santunan di Kotanopan, SAHATA Rancang Beasiswa Anak Yatim hingga PT

Madinapos.com, Kotanopan – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandaiiling Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) menyantuni 293 anak yatim di Aek Apesong, Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Minggu (17/11/2024) sore. Paslon ini juga merancang program beasiswa bagi anak yatim berprestasi sampai perguruan tinggi (PT).

Ratusan anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Kotanopan itu ditemani orangtua mereka. Hadir menyerahkan santunan, H. Saipullah Nasution bersama Ketua Tim Pemenangan SAHATA Khoiruddin Faslah Siregar, anggota DPRD dari partai penggusung, tokoh masyarakat Madina H. KHoiruddin Nasution, H. Reza Falewi Lubis, Ahmad Yunus dari Ketua Yaysan Muslim Tapanuli Bandung Raya, dan tokoh masyarakat lainnya.

span Syamsi Koto mewakili pengurus anak yatim di Kotanopan mengucapkan terima kasih kepada calon bupati Madina nomor urut 2 yang telah memberikan santunan kepada anak yatim. Dia juga berharap kepada yang hadir agar mendoakan Paslon SAHATA meraih kemenangan dalam Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024.

Sedangkan Saipullah menyampaikan penyantunan anak yatim merupakan kegiatan yang dilakukan SAHATA sejak memasuki masa kampanye. “Kegiatan yang dilaksanakan Tim SAHATA semasa kampanye boleh dikatakan hanya menyantuni anak yatim,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Paslon SAHATA bersosialisasi dengan kepada masyarakat dan berharap didoakan agar diberi kemenangan dalam Pilkada nanti. Menurut Saipullah, doa anak yatim adalah doa yang didengar Allah.

Itu sebabnya, jika terpilih jadi kepala daerah, Saipulah dan Atika berkomitmen menyumbangkan gaji pokoknya kepada anak yatim dan fakir miskin.

“ Secara agama, mereka adalah tanggung jawab kita. Begitu juga secara pemerintahan. Anak yatim ini harus diperhatikan agar mereka mendapatkan penghidupan yang lebih baik, bisa sekolah mulai dari jenjang SD sampai SLTA. Bahkan, kalau berprestasi nanti sampai keperguruan tinggi. Saipullah-Atika sudah berkomitmen memberikan gaji pokok kami untuk anak yatim dan fakir miskin,” ujar Saipullah.

Saipullah juga mendoakan para anak yatim agar sukses dan menjadi anak yang saleh, rajin mengaji, dan tidak meninggalkan salat. “Sebagai motivasi kepada mereka, kami nanti membuat program beasiswa bagi anak yatim berprestasi sampai perguruan tinggi,” ungkap Saipullah.

(SAHATA Media Center).