Bukti Kepedulian, Cabub Saipullah kembali santuni puluhan anak yatim

Madinapos.com, Panyabungan – Buktikan kepeduliannya, Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution kembali memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Senin (21/10/2024).

Santunan diberikan kepada 39 anak yatim dan piatu di rumah Samiun Alim Nasution. Turut hadir mendampingi ketua tim pemenangan yang juga Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar, para pengurus partai pendukung, dan tokoh masyarakat.

Saipullah menyampaikan, pemberian santunan ini merupakan bukti kepeduliannya terhadap anak yatim. Menurut dia, barang siapa yang membahagiakan anak yatim tentunya akan bersama Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW kelak di surga.

” Jangan dilihat dari nilainya. Kami merasa anak yatim merupakan keluarga kami. Seperti yang diajarkan Rasulullah, barang siapa yang membahagiakan anak yatim tentunya akan bersama Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW kelak di surga,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum DPP IKANAS meminta kepada anak yatim dan piatu tetap semangat belajar, sehingga nantinya menjadi anak yang pintar dan sukses kedepannya.

” Tetapkan cita-cita. Jangan malas belajar. Semoga apa yang dicita-citakan dapat tercapai,” ujarnya.

Saipullah juga menyampaikan komitmennya jika terpilih menjadi bupati Madina akan melanjutkan ibadah sedekah gajinya kepada fakir miskin dan anak yatim seperti yang dilakukan Sukhairi-Atika (SUKA) selama ini.

” Saat ini saya mencalonkan diri sebagai calon Bupati Mandailing Natal. Mohon didoakan semoga apa yang saya cita-citakan dapat terwujud,” pintanya.

Sementara tokoh masyarakat Desa Sipapaga, Muslim, mengucapkan terim kasih atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh calon Bupati Madina nomor urut 2 itu.

” Semoga dengan adanya santunan ini, kita diberikan Allah SWT keberkahan dan Pak Saipullah diberikan kemenangan di Pilkada Madina 2024,” ungkapnya.

Sebelumnya, Saipullah juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu di lima desa di Sihepeng Raya dan beberapa desa lainnya.

Dia menyatakan uang santunan yang diserahkan itu berasal dari para tokoh dan anggota Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Jakarta.(SRN).

Ingin Keberlanjutan Pembangunan, Muslimat NU Sinunukan Sepakat Pilih SAHATA

Madinapos.com, Sinunukan – Ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Muslimat NU Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata (sepakat) pembangunan infrastruktur jalan di kecamatan itu dilanjutkan.

Hal itu mereka sampaikan ketika mendengarkan orasi politik calon wakil bupati Madina nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution di Desa Widodaren, Senin (21/10/2024). “Pembangunan di pantai barat cukup masif di masa pemerintahan kami, termasuk di Sinunukan. Apakah ini kita lanjutkan,” tanya Atika. Lanjut, kata ibu-ibu itu.

Atika mengatakan, beberapa ruas jalan yang dibangun merupakan jalan yang belum pernah tersentuh aspal sejak Indonesia merdeka. “Jadi, izinkan kami melanjutkan dengan mendukung dan memilih SAHATA pada 27 November 2024,” sebutnya.

Atika menilai, perempuan lebih mengerti kebutuhan atau dunia perempuan. Maka dari itu, lanjutnya, pasangan Saipullah-Atika merupakan pilihan paling tepat. ” Pasangan ini adalah perpaduan kebijaksanaan orang tua dan energik anak muda,” lanjutnya.

Di hadapan ibu-ibu itu, Atika menyebutkan bahwa kanan adalah representasi dari kebaikan. “Mau makan kita pakai tangan kanan, mau keluar rumah disunahkan mengawali dengan kaki kanan,” terangnya.

” Nanti kalau di TPS, buka kertas suara dan coblos yang sebelah kanan,” sambung Atika.

Di sisi lain, Atika menceritakan pertemuan dan komunikasinya dengan Saipullah Nasution sebelum keduanya sepakat untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati. Dia mengungkapkan, persamaan persepsi terhadap pembangunan Madina menjadi kunci kesepakatan itu. (SRN).

Saipullah Santuni Anak Yatim di Lima Desa di Sihepeng

Madinapos.com, Siabu – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menyantuni anak yatim di Sihepeng Raya, Kecamatan Siabu, Madina, Ahad (20/10/2024). Desa-desa lokasi penyantunan adalah Desa Sihepeng (Sihepeng Induk), Sihepeng 2, Sihepeng 3, Sihepeng 4, dan Sihepeng 5.

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Saipullah Nasution. Dia menyatakan uang santunan yang diserahkan itu berasal dari para tokoh dan anggota Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Jakarta.

Di setiap pertemuan dengan anak yatim di empat desa itu, Saipullah senantiasa menyampaikan kata-kata penyemangat hidup. Serius bersekolah, giat belajar, dan tekun menimba ilmu agar menjadi anak yang pintar, cerdas, soleh, dan soleha. Menjadi sukses di masa depan.

” Tanamkan cita-cita, anak-anakku. Jangan khawatir dan jangan takut, rezeki itu selalu datang dari Allah subhana wata’ala,” kata Saipullah.

Saipullah didampingi dua anggota DPRD Madina, Hamdani Lubis dari PKS dan Sulton dari Nasdem serta jajaran pengurus PAC PKB Siabu.

Total anak yatim yang memperoleh santunan di Desa Sihepeng (Induk) 26 anak yatim yang disantuni bertempat di rumah Nur Aini Nasution. Para anak yatim didampingi Johan Wahyudi, pengurus yatim setempat dan Ali Asran Nasution selaku hatobangan.

Sihepeng 2 sebanyak tiga anak yatim disantuni. Penyerahan santunan dilangsungkan di rumah Parman selaku pengurus anak yatim, didampingi Nasir Lubis unsur Hatobangon.

Di Desa Sihepeng 3 penyantunan berlangsung di rumah keluarga Copot Nasution. Jumlah anak yatim yang disantuni sebanyak 6 orang. Mereka didampingi Jadolok pengurus yatim setempat.

Di Desa Sihepeng 4 sebanyak 14 anak yatim disantuni bertempat di rumah ibu Imneh. Para anak yatim didampingi pengurus anak yatim Sahrul Hamidi.

Di Desa Sihepeng 5 sebanyak 25 anak yatim memperoleh santunan di rumah keluarga Parulian Nasution. Para anak yatim didampingi Sarwedi Nasution, pengurus yatim setempat. (SRN).

Blusukan di Pantai Barat, Atika Bawa Nakes untuk Pengobatan Gratis

Madinapos.com, Muara Batang Gadis – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution selama blusukan di kawasan pantai barat kabupaten ini membawa tenaga kesehatan (Nakes) agar berefek langsung kepada masyarakat.

” Selama saya di sini, tenaga medis juga demikian. Saya ingin kampanye ini langsung berefek kepada masyarakat,” kata Atika di sela-sela persiapan penyantunan anak yatim dan piatu di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina, Sabtu (19/10/2024).

Atika menjelaskan ada satu dokter dan empat perawat yang sengaja dia sewa untuk memberikan pelayanan berobat gratis kepada masyarakat. “Mereka bukan ASN. Kami bayar untuk melayani masyarakat,” sebutnya.

Tak hanya membayar jasa para tenaga kesehatan ini, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini juga menalangi biaya obat-obatan yang dibawa ke pantai barat.

Rosna, warga Desa Panunggulan, mengaku senang dengan adanya kampanye berobat gratis ini. Selain bisa mendapatkan obat yang sesuai dengan penyakitnya, dia juga tidak perlu mengeluarkan biaya.

” Kalau mau berobat harus ke Tabuyung. Harus pegang uang sekitar Rp350 ribu. Buat sewa angkutan, biaya di jalan, sama bayar obatnya,” kata perempuan setengah baya itu.

dr. Fajar Muhammad Nasution yang dikonfirmasi pada hari ketiga kerja, Minggu (20/10/2024), membenarkan bahwa mereka dipekerjakan paslon SAHATA untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa yang dikunjungi calon wakil bupati.

” Saya dokter, terus tiga perawat, dan satu tenaga IT. Kami bukan ASN dan bukan honorer. Jadi, seharusnya tidak ada masalah,” katanya.

Untuk diketahui, pada medio Juli 2024 lalu, Atika dua kali kunjungan kerja ke pantai barat. Dalam kesempatan itu, dia juga membawa enam dokter spesialis guna memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. (Sapril/Farwis).

Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan di Masa Jahiliyah

Madinapos.com, Sinunukan – Atika Azmi Utammi Nasution menunaikan janji untuk menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sinunukan di Desa Sinunukan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (20/10/2024).

Kedatangan ini, kata Atika, adalah janji yang harus ditunaikan karena sebulan lalu tidak bisa hadir karena sakit.” Bulan lalu saya diundang hadir pengajian di Sinunukan I, hari Kamis saya dirawat di rumah sakit. Hari ini saya hadir memenuhi janji itu,” katanya.

Atika mengungkapkan, kata sambutan yang hendak disampaikan pada bulan lalu masih ada.” Hari ini, kata sambutan yang disiapkan untuk bulan lalu itu, saya sampaikan di sini,” sebutnya.

Atika mengatakan, meskipun sudah masuk Rabiul Akhir tidak ada salahnya tetap mengingat hari lahir Rasulullah SAW. Menurutnya, ada dua poin penting yang harus dimaknai dari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pertama, nilai moral. Hal ini bisa diukur dengan melihat sejauh mana umat rasulullah mengimplementasikan ajaran Islam dan mencontoh akhlak nabi dalam kehidupan sehari-hari.” Kedua, nilai spritual bisa ditunjukkan dengan memperlihatkan rasa senang, rasa bahagia, dan rasa syukur atas lahirnya manusia terbaik di bumi ini,” terangnya.

Atika, wabup Madina yang sedang cuti kampanye, mengingatkan kaum perempuan untuk banyak berselawat kepada Nabi Muhammad karena kelahirannya telah memuliakan kaum hawa.

” Dari yang saya pelajari di sikola Arob (MDTA), sebelum rasulullah hadir, anak perempuan adalah aib. Di masa jahiliyah, mengubur anak perempuan hal lumrah,” terangnya.

Di sisi lain, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini berpesan kepada orang tua untuk membatasi dan mengawasi penggunaan ponsel pada anak. Hal ini, tambah Atika, karena masa sekarang banyak kejahatan terjadi melalui internet.

” Tanya aplikasi apa yang terinstal pada ponsel anak karena sekarang ada judi online dan transaksi narkoba bisa dilakukan lewat handphone,” ungkapnya.

Tak hanya itu, arus informasi yang deras seringkali membuat anak-anak tidak bisa memilih dan memilah informasi yang sesuai dengan umur mereka.” Narkoba itu, Bu, sudah sampai ke desa-desa. Ini musuh kita bersama, tidak bisa hanya mengandalkan polisi dan TNI,” pungkasnya.

Sementara Ustaz Mhd. Alinapia Siregar dari Padangsidimpuan menjelaskan pentingnya mempererat silaturahmi. Hal ini sesuai dengan tema pengajian Peran BKMT dalam Menjaga Persatuan Umat.

Dia mengingatkan, silaturahmi memiliki banyak faedah, antara lain memanjangkan umur dan meluaskan rezeki. Dia menambahkan, perbedaan tidak seharusnya dijadikan sebagai muasal perselisihan.

“I ni mau pemilihan gubernur dan bupati. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan kesenjangan di antara masyarakat. Selesai pemilihan rajut kembali persatuan,” pesannya.

Untuk diketahui, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata alias sepakat mendukung dan memenangkan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024.

” Kami siap mendukung dan memenangkan Paslon SAHATA pada Pilkada Madina tahun 2024,” kata Ketua BKMT Madina Hj. Rukiah Lubis didampingi sejumlah pengurus lainnya usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kotanopan pada Rabu 2 Oktober 2024. (SRN)

Atika Berikan Santunan Kepada Anak Yatim di Desa Panunggulan dan Manuncang

Madinapos.com, Muara Batang Gadis – Calon Wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution berikan santunan kepada Anak Yatim dan Jompo di Desa Panunggulan dan Manuncang Kecamatan Muara Batang Gadis, Sabtu (19/10).

Kedatangan Atika bersama rombongan langsung disambut dengan hangat penuh kekeluargaan oleh tokoh dan masyarakat masing – masing desa.

Atika dalam sambutannya mengatakan Doa anak yatim dan orangtua jompo sangat mujarab dan selalu kabulkan oleh SWT.” Doa anak-anak kita ini menembus batas dan langsung sampai kepada Allah SWT,” kata wakil bupati Madina yang sedang cuti kampanye ini.

Dia juga menjelaskan, penyantunan anak yatim dan piatu ini bukan karena sudah masuk tahapan Pilkada.” Sebelumnya saya rutin menyalurkan gaji sebagai wakil bupati kepada anak yatim, piatu, dan jompo. Juga kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Diakhir, Atika mengungkapkan, saat ini lebih dari 2.500 anak yatim di Bumi Gordang Sambilan. “Kalau digabungkan dengan anak piatu, jumlahnya bisa lebih banyak,” pungkasnya. (Parwis Batubara).

Cabup Madina Saipullah Doakan Prabowo-Gibran Jadi Pemimpin yang Amanah

Madinapos.com, Bukitmalintang – Calon bupati Mandailing Natal (Cabup Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, SH, MM turut mendoakan H. Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming menjadi pemimpin yang amanah bagi rakyat Indonesia.

Ucapan doa itu dilantunkan Saipullah di hadapan ribuan jamaah pengajian Puncak Barokah, Desa Bange, Kecamatan Bukitmalintang, Madina, Minggu (20/10/2024).

Calon bupati Madina yang berpasangan dengan Atika Azmi Utammi itu menyampaikan kepada jamaah bahwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia berlangsung hari ini di Jakarta.

” Sama-sama kita ketahui, siang ini, hari ini, Presiden terpilih dan Wakil Presiden terpilih akan dilantik. Mari kita doakan semoga menjadi pemimpin yang amanah dan membawa NKRI semakin maju dan lebih baik,” kata Saipullah. Doa dan harapan dari mantan birokrat itu diamini ribuan jamaah.

Untuk diketahui, kehadiran Saipullah Nasution di pengajian Puncak Barokah untuk menggali dan memperdalam ilmu agama Islam. Hal itu juga dilakukan sebagai langkah bersilaturahmi, tatap muka dengan jemaah H. Salman Ahmad Nasution.

Selain itu, Saipullah Nasution juga turut membantu pembangunan atap Masjid Nurul Haromain di Puncak Barokah. Bantuan itu adalah bagian dari infaknya secara pribadi agar Masjid bisa segera difungsikan untuk lokasi pengajian. (SRN).

Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

Madinapos.com, Bukitmalintang – Tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang sukses berkarier di tingkat nasional, H. Saipullah Nasution, SH, MM menginfakkan sebagian hartanya untuk pembangunan Masjid Nurul Haromain di kawasan pengajian Puncak Barokah, Kecamatan Bukitmalintang, Madina.

Infak dari Saipullah itu diserahkan langsung kepada pemilik kawasan Puncak Barokah, H. Salman Ahmad Nasution saat Saipullah menghadiri pengajian untuk kali kedua di Puncak Barokah, Minggu (20/10/2024).

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) dohot Anakboruna ini menyampaikan, infak tersebut diberikan karena, dia merasa prihatin terhadap seluruh jamaah pada saat pengajian berlangsung.

Kondisi pengajian tersebut tanpa atap dan memiliki tempat duduk tikar yang dibentangkan di tanah. Meski demikian, jamaah sangat bersemangat mendengar tausyiah.

Saipullah mengatakan pembangunan Masjid Nurul Haromain saat ini masih terkendala. Dia berharap infak tersebut dapat membangun atap masjid supaya jamaah kedepannya bisa mendengarkan tausiyah di dalam masjid tersebut.

” Kadang cuaca tidak bagus. Kalau hujan para jamaah terpaksa pakai payung mendengarkan tausiyah dari Buya Salman. Untuk itu, izinkan saya memberikan infak untuk pembangunan atap masjid itu. Nanti atapnya biar dicor,” kata Saipullah Nasution.

Sementara H. Salman Ahmad Nasution mengucapkan terima kasih kepada H. Saipullah Nasution. Salman berdoa semoga hajat yang dicita-citakan Saipullah dikabulkan oleh Allah SWT.

” Seperti dikatakan Rasulullah, sedekah itu menghilangkan penyakit. Sementara infak itu untuk mendapatkan yang diangan-angan. Mudah-mudahan sedo’a kita semua, bapak ini (Saipullah) tercapai cita-citanya,” ucapnya.

Buya Salman juga merasa haru mendengar komitmen Saipullah jika terpilih menjadi Bupati Madina berikutnya. Saipullah, kata dia, bersedia menjadi donatur di hari-hari besar Islam di pengajian Puncak Barokah.

” Selain jadi donatur, Pak Saipullah juga komitmen apabila diberi amanah menjadi pemimpin (Bupati) di Madina, jalan menuju pengajian kita ini akan di aspal hotmix. Kita doakan supaya niat itu terwujud,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, ribuan jamaah yang berhadir merasa bangga melihat kehadiran Saipullah. Bahkan, setelah tausyiah berakhir, jemaah meminta agar Saipullah memimpin doa.

Keakraban antara Saipullah, pengurus pengajian dan jemaah terlihat seperti sosok pemimpin yang sangat mampu mengayomi dan melayani rakyatnya. Saipullah duduk sama rata makan bersama ribuan jemaah tersebut. (SRN).

Hadiri Penutupan Lomba Catur Bobby-Surya, Saipullah : Sebaiknya Diadakan Setiap Tahun

Madinapos.com, Panyabungan – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menghadiri penutupan Lomba Catur Bobby – Surya CUP 1 se-Sumatera Utara (Sumut) yang diadakan di lapangan Bank Sumut, Jalan Bhakti ABRI, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (19/10/2024) malam.

Penutupan lomba catur itu juga dihadiri Dewan Pengarah Tim Pemenangan Bobby-Surya, HM Jafar Sukhairi Nasution, Ketua Tim Kampanye Bobby-Surya Madina, ketua Percasi Madina serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dewan Pengarah Tim Pemenangan Bobby-Surya, HM Jafar Sukhairi Nasution, menyampaikan terima kasih kepada panitia yang sudah menggelar turnamen catur itu sehingga berjalan sukses.

Sukhairi mengatakan ada dua sosok yang muncul dari Kecamatan Panyabungan Timur, yakni Bobby yang merupakan calon gubernur Sumut dan Saipullah Nasution sebagai calon bupati Madina.

” Semoga langkah dan cita-cita beliau ini diijabah oleh Allah SWT,” tutur Ketua DPW PKB Sumatera Utara itu.

Sementara Cabup Madina nomor urut 2 H. Saipullah Nasution mengatakan catur merupakan olahraga yang tidak mengandalkan kekuatan fisik, tetapi cukup menguras pikiran. Menurut dia, olahraga catur biayanya murah dan bisa dimainkan dimana saja oleh semua kalangan.

” Catur merupakan olahraga yang mengurus pikiran. Sangat baik untuk melatih kecerdasan otak. Permainannya murah dan bisa dimainkan siapapun dan dimanapun. Cocok dengan masyarakat Madina,” kata Saipullah.

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) mengungkapkan lomba catur sebaiknya diadakan rutin setiap tahun.” ni harus kita lanjutkan tahun berikutnya. Bila perlu atlet catur nasional kita datangkan ke Madina,” ujarnya. ( SRN).

Minta Kelanjutan Pembangunan Jalan, Warga Banua Tonga Sepakat Menangkan SAHATA

Madinapos.com, Muara Batang Gadis – Warga dan tokoh masyarakat Banua Tonga di Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendeklarasikan dukungan dan sahata (sepakat) memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Saipullah-Atika (SAHATA).

Deklarasi berlangsung di salah satu rumah warga di Desa Manuncang, Sabtu (19/10/2024). Banua Tonga merupakan kawasan yang terdiri dari empat desa: Desa Manuncang, Desa Tagilang, Desa Panunggulan, dan Desa Suka Makmur.

Tak hanya dukungan secara lisan, masyarakat juga menuangkan keputusan mendukung dan memenangkan Paslon SAHATA dalam dokumen yang ditandatangani bersama. Mereka menyampaikan akan berusaha meraih setidaknya 2.000 suara untuk Saipullah-Atika dari Banua Tonga.

Sebagai kompensasi, masyarakat meminta keduanya, jika terpilih, untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Manuncang-Siulangaling. Saat ini, jalan tersebut sudah diaspal kurang lebih sepanjang 11 kilometer. Pengaspalan itu merupakan yang pertama sejak Indonesia merdeka.

” Agar pembangunan dan pengaspalan jalan dari kilometer 12 sampai ke Desa Manuncang, Desa Suka Makmur, Desa Panunggulan, dan Desa Tagilang Julu agar dapat dilanjutkan,” demikian tertulis dalam dokumen bertanggal 19 Oktober 2024 itu.

Pada poin kedua, masyarakat meminta agar Saipullah-Atika nantinya membangun sekolah setingkat SMA di wilayah Banua Tonga.

Pada alinea terakhir, masyarakat menuangkan harapan semoga niat, hasrat, dan cita-cita Saipullah-Atika memimpin Bumi Gordang Sambilan direstui dan dikabulkan Allah SWT.

Sebelumnya di Desa Panunggulan, Atika mengatakan pengaspalan jalan Manuncang-Siulangaling merupakan target pembangunan di bawah kepemimpinan Sukhairi-Atika.

” Kalau Pak Saipullah dan saya diberikan kepercayaan untuk memimpin kabupaten ini serta tidak ada perubahan RPJMN setelah Pak Prabowo dilantik, pembangunan jalan ini pasti akan saya lanjutkan,” katanya.

Sama seperti kunjungan ke desa-desa lain, Atika hadir di Banua Tonga dalam rangka menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu.(SRN).