Pemkab Madina Gelar Gerakan Pangan Murah di Panyabungan, Siapkan 3 Ton Beras dan 1 Ton Minyak Goreng

Madinapos.com, Panyabungan –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Bagian Perekonomian Setdakab Madina menggelar Gerakan Pangan Murah di Jalan Merdeka, depan Taman Kota / Koramil 13 Panyabungan, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perdagangan, Kabag Perekonomian, Camat Panyabungan Kota, serta Babinsa Koramil 13 Panyabungan.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menyampaikan bahwa operasi pasar murah ini digelar sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

“Hari ini kita membagi 3 ton beras dan 1 ton minyak goreng untuk masyarakat Kota Panyabungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatur stabilitas harga sekaligus menekan inflasi daerah,” ujar Bupati Saipullah di lokasi kegiatan.

Dalam pasar murah tersebut, komoditas utama berupa beras SPHP dan minyak goreng Minyakita dijual dengan harga khusus yang disubsidi, sehingga memiliki selisih hingga Rp5.000 lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Meringankan Beban Ekonomi Masyarakat
Antusiasme masyarakat Panyabungan terlihat tinggi sejak pagi hari untuk mendapatkan paket beras dan minyak goreng murah. Menurut Bupati, selisih harga tersebut diharapkan dapat membantu keuangan rumah tangga warga di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Dengan adanya pasar murah ini, selisih uang yang tadinya dialokasikan masyarakat untuk beras dan minyak goreng bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan penting lainnya,” tambah Saipullah.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Madina, Daniel, mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini tidak berhenti di Panyabungan Kota saja, melainkan direncanakan menjadi agenda rutin pemerintah daerah.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kegiatan ini insyaAllah direncanakan digelar setiap bulan dan nantinya akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Mandailing Natal,” pungkas Daniel.

Melalui program terintegrasi ini, Pemkab Madina optimistis pasokan bahan pangan pokok di seluruh wilayah Mandailing Natal tetap terjaga, terjangkau, dan stabil bagi seluruh lapisan masyarakat. (Hamzah).