DPC PDIP MADINA KE MEDAN KAWAL DJAROT-SIHAR

MADINAPOS.COM- MEDAN, Ikut kawal pendaftaran DJarot-Sihar ke KPU, DPC PDI-Perjuangan Madina turunkan Tim Khusus yang terdiri dari Ketua Bapilu, Syarif Lintang dan Teguh Hasahatan, Sektetaris DPC PDI-P Madina. Kehadiran mereka ke Medan khusus ikut serta mendampingi pendaftaran paslon yang di usung oleh PDIP ” sebagai kader, kami wajib ikut kawal keputusan DPP” ujar Lintang, di halaman Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (10/1).

Hal seraya disampaikan Teguh Hasahatan, Sekretaris DPC PDI-P Madina, ” Kehadiran kami ke Medan khusus ikut mendampingi pendaftaran pasangan DJarot-Sihar ” ujarnya. Menurut mereka seluruh kader DPC PDIP Kabupaten Madina saat ini bisa bernafas lega karena salah satu kader terbaik Partainya telah diutus oleh Ibu Mega untuk turun ke Sumatera Utara, ” kami merasa bangga dengan DPP PDIPerjuangan yang mampu memenuhi keinginan seluruh kader di Sumatera Utara untuk menerjunkan Djarot di kancah Pilgubsu 2018 ini” ujarnya.

Kedua tokoh PDIP dari Madina ini menceritakan, setibanya mereka di Medan langsung ke DPW PDIP untuk koordinasi dan persiapan ” satu hari ini kami baru tidur dua jam, mungkin malam ini juga kami belum bisa tidur karena selesainya pendaftaran ini kami masih harus koordinasi di posko tentang apa tugas yang harus kami lakukan di daerah kami” ujarnya. menurut mereka berdua, hal seperti ini justru tidak melelahkan dibandingkann dengan isue-isue yang bertebaran sebelum pendaftaran hari ini yang sempat membuat lemas dan keringat dingin, “hari ini kami membuktikan bahwa DPP PDIP serius mengutus kader terbaiknya untuk membangun Sumut Hebat” pungkasnya (alqaf)

Facebook Comments Box

Pilkada Paluta 2018: Calon Tunggal, Sebuah Keniscayaan Politik Saat Ini

MADINAPOS.COM- MEDAN, Mahkamah Konstitusi telah memutuskan, Hak untuk dipilih dan memilih tidak boleh tersandera aturan paling sedikit dua pasang calon. Pemilihan harus tetap dilaksanakan meski hanya ada satu pasang calon. MK pada putusannya mempersilahkan daerah tetap menyelenggarakan pilkada dengan calon tunggal ” ini sebuah keniscayaan politik masa kini, bukan berarti KPU Paluta atau Partai-Partai di Kabupaten Padang Lawas Utara kurang sosialisasi” ini disampaikan Ali Mutiara (tokoh Pers Tabagsel) ketika dimintai tanggapannya mengenai Calon Tunggal pada pilkada kabupaten Padang Lawas Utara melalui seluler nya, Saptu (20/1).

Ali Mutiara menjelaskan, Pasangan Andar Amin Harahap – Hariro Harahap memiliki elektabilitas yang kuat dimata masyarakat Padang Lawas Utara, parameternya ditentukan dari ketokohan dan kinerja yang telah ditunjukkannya selama ini, Andar adalah Wali Kota Padangsidempuan dan Hariho adalah Wakil Ketua DPRD Paluta. Menurutnya justru menunjukkan sang calon mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan partai politik untuk memimpin lima tahun kedepan karena selama ini mereka itu telah berbuat dan menunjukkan kinerjanya. Ali Mutiara kembali meyakini rekomendasi dukungan dari partai Partai Golkar, PDIP, Gerindra, Hanura, PAN, PPP, NasDem, PKPI, PKB, Demokrat dan PBB. sudah memiliki pertimbangan yang sangat matang, salah satunya tingkat elektabilitas yang tinggi. “pendapat saya, partai sudah mempertimbangkan dengan matang juga melihat elektabilitas dan respon dari masyarakat, dan itu tak jadi masalah” ujarnya

Pada 16 Januari 2018 lalu, KPU Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara telah menutup masa perpanjangan pendaftaran pilkada untuk calon bupati dan wakil bupati. KPU Paluta kembali menetapkan Andar Amin Harahap-Hariho Harahap dinyatakan sebagai calon tunggal pada pilkada Kabupaten Padang Lawas Utara tahun 2018. Sesungguhnya ” Fenomena Calon Tunggal di Indonesia sudah terjadi sejak penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015 lalu” lanjut Ali Mutiara.

Menurut data yang berhasil dihimpun, pada tahun 2015 ada lima calon tunggal yang terdapat di Kabupaten Blitar (Jawa Timur), Kabupaten Tasimalaya (Jawa Barat), Kabupaten Timur Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur), Kota Mataram (Nusa Tenggara Bara), dan Kota Samarinda (Kalimantan Timur), kemudian tahun 2017 calon tunggal terjadi di sembilah daerah: Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Pati, Kabupaten Landak, Kabupaten Buton, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Jayapura, Kabupaten Tambrauw, dan Kota Sorong.

Terakhir, di Pilkada 2018 yang akan diselenggarakan pada 27 Juni mendatang KPU memperkirakan calon tunggal ada di 12 daerah: Kabupaten Lebak, Kabupaten Tapin, Kota Prabumulih, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Jaya Wijaya dan termasuk Kabupaten Padang Lawas Utara Sumatera Utara.

Menurut catatan saya, sambung Ali Mutiara disimpulkan belum ada paslon tunggal yang kalah di Pilkada serentak sejak tahun 2015 dan 2017 ” rata perolehan suara kemenangan paslon tunggal pada Pilkada 2017 berada di atas 70% sampai 90% persen, dan 2018 untuk Kabupaten Padang Lawas Utara saya berkeyakinan diatas 90%, Semoga” pungkasnya kepada MadinaPos. (alqaf)

Facebook Comments Box

Tokoh Pantai Barat Undang Edy-Ijek ke Natal

MADINAPOS.COM- NATAL, Busran Pranata, Ketua Lembaga Adat dan tokoh masyarakat Natal menyampaikan, pemilihan Gubernur Sumut 2018 menjadi salah satu topik pembicaraan hangat bagi warga hingga dipelosok Desa di sepanjang Pantai Barat ” Warung kopi menjadi sarana bagi warga untuk berdiskusi mengenai pigur calon pilgubsu 2018″ ujarnya kepada MadinaPos di Kota Natal, Rabu (31/1).

Diskusi hangat yang juga dihadiri Adnansyah Ketua BPD Setia Karya dan beberapa tokoh masyarakat, mulai menceritakan pigur ketiga paslon yang telah mendaftar di KPU beberapa waktu lalu hingga sepuran issu hangat geliat politik Sumut ” kita suka membahas para calon yang disuguhkan media” ujar Adnansyah.

Lagi, menurut Busran, Paslon Pilgubsu yang sering menjadi topik pembicaraan adalah Letjen. Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Menurut Busran ini adalah pasangan sesuai, gabungan unsur TNI (Pangkostrad juga Ketua PSSI) siapapun mengakuinya, ” beliau tegas dan berwibawa” ujarnya. Sementara Musa Rajeksah sudah banyak dikenal ” beliau Pengusaha yang sangat sosial ” ungkapnya, jadi ” Pantai Barat ini, Pasangan Edy-Ijek sangat populer” ujarnya dengan tegas.

Kita sebagai warga sangat mengharapkan dapat jumpa dan berbicara langsung tentang pembangunan Pantai Barat kedepan “Tolong sampaikan, kami di Pantai Barat ini sangat mengharapkan kehadiran Letjen TNI Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah” pungkas Busran agar di sampaikan melaui MadinaPos. (alqaf/marzuki)

Facebook Comments Box

JEMBATAN HARAPAN KETANAH SUBARANG

MADINAPOS.COM- NATAL, MADINAPOS. Walaupun belum selesai 100% Jembatan penghubung Desa Setia Karya (Psr. IV) ke Psr. V (Subarang) Kecamatan Natal, Madina telah dapat dilalui warga. Terlihat warga berlalulalang dengan sepeda motor melalui jembatan ini dan bahkan mobil kapasitas sedang juga sudah bisa melaluinya.

Bang Cerek, salah seorang warga setempat menceritakan jembatan ini sungguh bermanfaat bagi masyarakat yang hendak menuju Subarang, Psr. V Natal atau menuju Batahan jalur pantai ” Jembatan ke Subarang ini sangat bermanfaat bagi warga, khususnya untuk anak sekolah bisa cepat sampai” ujarnya.

Warga lainnya, Acik menyampaikan bahwa selama ini jika mau ke Subarang harus menggunakan perahu besar dengan ongkos sepuluh ribu pulang pergi ” sepuluh ribu pulang pergi, kalau kondisi sedang banjir tak bisalah menyeberang” ujarnya.

Ismal, warga lainnya menjelaskan kalau perekonomian warga dari subarang sangat terbantu, ” sekarang hasil kebun kelapa warga sudah sama harganya dengan di Natal” ungkapnya.

Dijelaskan jembatan ini terus terhubung dengan pembangunan lintas pantai barat hingga ke Batahan ” kini Natal ke Batahan hanya satu jam” ujarnya ” dulu, jika ada keluarga pesta atau kemalangan di Batahan, naik kapal nelayan, 5 jam baru sampai, kalau badai tak bisalah” tutur Ismal.

Setidaknya saat ini pembangunan di wilayah Pantai Barat mulai dirasakan warga, mereka sama sekali hampir tidak peduli dengan semua urusan politik ” yang kami tahu sejak Bupatinya Pak Dahlan, Jembatan Ke Subarang selesai dibangun” tutur warga mengakuinya. (alqaf)

Facebook Comments Box