Madinapos.com, Batam – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Himpunan Keluarga Mandailing (HIKMAN) Kota Batam menggelar pertemuan silaturahmi bersama Bupati Mandailing Natal, Hal ini diungkapkan oleh Asisten II Aprizal didampingi oleh Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga dan Kabag Tapem Isya Ansori yang ikut mendampingi Bupati kepada media ini, Senin (19/1) malam.
Ia mengatakan Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat ikatan kekerabatan sekaligus membangun sinergi strategis antara perantau dan pemerintah daerah.
Pertemuan itu, kata Afrizal, pengurus HIKMA Batam menyampaikan harapan besar kepada Bupati untuk dapat hadir, karena Kehadirannya dinilai penting untuk mengobati rindu para perantau terhadap kampung halaman serta memperkokoh persatuan warga Madina di perantauan.
Dalam silaturahmi ini juga, HIKMAN Batam membawa dua gagasan utama untuk mendukung pembangunan di Bumi Gordang Sambilan, yang pertama terkait pemasaran produk pertanian.” HIKMAN Batam menyatakan kesiapannya menjadi mitra Pemkab Madina dalam memasarkan hasil pertanian unggulan daerah ke wilayah Batam dan sekitarnya,” katanya.

Kemudian yang ke dua kata Afrizal tentang Peningkatan Kualitas SDM
pelatihan keterampilan bagi anak-anak usia SLTA di Madina sebelum mereka memutuskan untuk merantau. Karena dengan bekal keahlian yang mumpuni, generasi muda diharapkan lebih mudah mendapatkan peluang kerja yang layak di kota-kota besar seperti Batam.
Bupati Mandailing Natal H Saipullah Nasution menanggapinya dengan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian HIKMAN Batam terhadap kemajuan daerah asal Bumi Gordang Sambilan.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Daerah sangat terbuka terhadap segala bentuk kolaborasi yang ditawarkan.” Kami menyambut baik gagasan dari saudara-saudara kami di HIKMAN Batam. Ini adalah wujud nyata kontribusi perantau bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Kemudian, Bupati meminta pengurus HIKMA Batam untuk segera menginventarisasi poin-poin kerjasama secara mendetail. Hal ini dilakukan agar rencana dapat segera disusun dan diimplementasikan secara nyata, baik di sektor perdagangan tani maupun program pelatihan tenaga kerja.” Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk petani dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat Madina nantinya,” tambahnya. (Suaib Rizal).
