Madinapos.com, Deli Serdang – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong percepatan pembangunan berbasis kawasan melalui Program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Salah satu kawasan yang diprioritaskan untuk mengikuti program tersebut adalah Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa. Program ini diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan potensi desa secara terpadu, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi masyarakat, pemberdayaan, lingkungan maupun pengembangan potensi lokal.
Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan Program Strategis Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diarahkan untuk mengubah pola pembangunan desa dari yang sebelumnya cenderung sektoral menjadi pembangunan kawasan yang terintegrasi.
Pemprov Sumut menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan nilai intervensi sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar per kawasan, sesuai hasil penilaian, kebutuhan dan proposal yang diajukan. Pelaksanaan program direncanakan mulai tahun 2027.
Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan mengatakan, Pemkab Deli Serdang menyambut baik program tersebut karena sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
”Kita tentu menyambut baik Program Kampung Kreatif Sumut Berkah ini. Kalau Desa Bangun Sari Baru mendapat kesempatan menjadi salah satu kawasan prioritas, kita harus menyiapkan konsep yang benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Asri Ludin.
Bupati menegaskan, Pemkab Deli Serdang akan mendorong agar program tersebut nantinya tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi melibatkan berbagai perangkat daerah sesuai dengan kebutuhan kawasan terutama perhatian khusu melalu dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.
“Yang kita inginkan bukan sekadar membangun, tetapi bagaimana pembangunan itu bisa menghidupkan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, mengembangkan potensi desa dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kita akan dorong kolaborasi seluruh perangkat daerah,” katanya.
Asri Ludin juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan kawasan.
“Masyarakat harus menjadi bagian penting dalam prosesnya. Kita ingin apa yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki desa. Dengan begitu, hasil pembangunan bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deli Serdang Dra. Anita Magdalena Br. Situmorang mengatakan, pihaknya terus melakukan persiapan dan koordinasi untuk mendukung Desa Bangun Sari Baru dalam proses penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.
Anita menjelaskan, program tersebut membutuhkan perencanaan yang matang karena pembangunan yang dilakukan bukan hanya menyasar satu sektor, melainkan pengembangan kawasan secara terpadu.
“Kami dari Dinas PMD tentu wajib mendukung penuh proses ini. Kita sudah siapkan proposal dengan terlebih dahulu melihat dan memetakan potensi serta kebutuhan Desa Bangun Sari Baru agar konsep yang disusun benar-benar kuat dan sesuai dengan indikator yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Anita.»
Menurutnya, potensi masyarakat, ekonomi lokal, pertanian, lingkungan, pelayanan dasar, infrastruktur, hingga pengembangan usaha masyarakat menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan konsep kawasan.
“Prinsipnya, kita ingin potensi yang ada di desa bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi. Masyarakat jangan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan kawasan,” katanya.
Anita menambahkan, keberhasilan program nantinya sangat membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami berharap Desa Bangun Sari Baru dapat menjadi salah satu kawasan yang mampu menunjukkan bahwa pembangunan berbasis potensi lokal dapat memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. Karena itu, persiapan dan kolaborasi akan terus kita lakukan,” pungkasnya.
Program Kampung Kreatif Sumut Berkah sendiri menggunakan pendekatan pembangunan berbasis kawasan dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan atau community driven. Proses penjaringan dilakukan melalui pemerintah kabupaten/kota, dilanjutkan dengan penilaian proposal dan verifikasi faktual sebelum desa atau kawasan ditetapkan sebagai penerima program. (RHy).
Bangun Sari Baru Diprioritaskan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Pemkab Deli Serdang Siapkan Konsep Pembangunan Terpadu

