Mahasiswa Asal Desa Lancat Gabe Rasoki Raih Juara I Lomba Da’i Mahasiswa STAIN Madina

Madinapos.com, linggabayu — Prestasi membanggakan ditorehkan Gabe Rasoki, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VII STAIN Mandailing Natal. Mahasiswa asal Desa Lancat, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal tersebut berhasil meraih Juara I Lomba Da’i Mahasiswa dalam kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa STAIN Madina, Rabu, 16 September 2026.

Di balik prestasi tersebut, Gabe menjalani perjuangan sederhana sebagai mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Saat ini ia tinggal di Masjid Ismailiyah, Lintas Timur, Sipolu-polu. Keberadaannya di masjid tersebut bukan sebagai pekerja, melainkan semata-mata membantu pengurus masjid.

Dalam kesehariannya, Gabe turut membantu kegiatan di masjid. Pada waktu Subuh, ia membantu mengumandangkan azan. Sebagai bentuk perhatian, pengurus masjid terkadang memberinya uang jajan. Ia juga sesekali ikut membantu membersihkan lingkungan masjid.

Tidak hanya itu, kepedulian masyarakat sekitar juga sangat berarti bagi Gabe. Masyarakat terkadang memberikan sedekah berupa gulai atau lauk-pauk untuknya. Dengan adanya bantuan tersebut, Gabe terkadang tidak perlu membeli lauk untuk makan sehari-hari sehingga cukup membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perkuliahan.

Selain membantu di masjid, Gabe juga aktif mengajari anak-anak mengaji setelah salat Magrib. Aktivitas tersebut dijalaninya dengan ikhlas sembari terus berusaha menyelesaikan pendidikan S1.

Keterbatasan ekonomi keluarga tidak menyurutkan semangat Gabe untuk kuliah. Ia berusaha menjalani kehidupan sebagai mahasiswa dengan sederhana agar dapat mengurangi beban orang tua di kampung yang terus berjuang membiayai pendidikannya.

Gabe Rasoki mengatakan bahwa dirinya berusaha menjalani perjuangan tersebut dengan niat menuntut ilmu karena mengharapkan rida Allah SWT.

“Di saat kita niatkan menuntut ilmu karena mengharapkan rida dari Allah SWT, insyaallah semua akan Allah mudahkan. Baik itu rezeki orang tua kita yang memperjuangkan kita dan rezeki kita yang disangka-sangka maupun yang tidak disangka-sangka.”

Menurut Gabe, berbagai kemudahan yang ia rasakan selama menjalani perkuliahan merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Bantuan dari pengurus masjid dan masyarakat, termasuk sedekah makanan, sangat membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap perjuangannya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya anak-anak muda dari daerah, agar tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.

Kini, perjuangan tersebut mulai membuahkan hasil. Kemampuan Gabe dalam bidang dakwah mengantarkannya meraih Juara I Lomba Da’i Mahasiswa pada Pekan Kreativitas Mahasiswa STAIN Madina.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Desa Lancat, Kecamatan Linggabayu, sekaligus menjadi bukti bahwa dengan niat yang baik, ketekunan, doa, dan usaha, seorang mahasiswa dapat terus berkarya meskipun berada dalam keterbatasan.

Dari Desa Lancat untuk prestasi. Dari kesederhanaan lahir sebuah inspirasi.