Madinapos.com, Puncak Sorik Merapi – Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, memimpin langsung peninjauan lapangan penanganan jebolnya saluran air dan pipa irigasi di Desa Hutalombang dan Sibanggor Tonga Kecamatan Puncak Sorik Merapi (PSM), Senin (10/8).
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Atika didampingi oleh Sekretaris Daerah Afrizal, Kepala Dinas PUPR Sahnan Pasaribu, Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kaban BPBD Mukhsin Nasution, perwakilan PUPR Provinsi, Camat Puncak Sorik Merapi Zulhidayat, serta Kepala Desa Hutalombang dan Sibanggor Tonga.
Sementara dari pihak korporasi, hadir Koordinator CDCR PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) Ade Robi beserta jajaran manajemen perusahaan.
Di lokasi peninjauan, Wabup Atika menyampaikan bahwa perbaikan pipa saluran irigasi yang jebol di Desa Hutalombang saat ini sudah mulai berjalan. Pihaknya menargetkan agar penanganan darurat ini dapat diselesaikan paling lambat dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

” Ini sangat krusial untuk menyelamatkan ancaman gagal tanam dan panen serta mengembalikan ketenangan bagi para petani kita,” ujar Atika.
Atika menjelaskan bahwa saluran irigasi tersebut memiliki cakupan yang sangat luas, melintasi Kecamatan Puncak Sorik Merapi hingga Lembah Sorik Merapi, serta mengairi ratusan hektar persawahan warga. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektoral yang intensif antara camat, kepala desa, masyarakat, serta perusahaan yang bersentuhan langsung dengan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) seperti PT SMGP menjadi kunci utama agar perbaikan pipa ini cepat tuntas.
Wabup Atika menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan sebuah bencana alam yang sifatnya tidak terencana, tidak terjadwal, dan tentu tidak dapat diprediksi sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi, Pemkab Mandailing Natal sangat mengharapkan adanya alokasi dukungan anggaran, khususnya melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) pada APBD Provinsi.
Kemudian, Kepala Dinas PUPR Sahnan Pasaribu menambahkan bahwa tingkat kerusakan yang cukup parah mendorong pihaknya untuk segera membahas solusi penanganan permanen yang akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) atau program prioritas infrastruktur.
Dari pihak perusahaan, Koordinator CDCR PT SMGP Ade Robi menyatakan bahwa perusahaan siap membantu dan memfasilitasi keluhan warga. Ia mengaku saat ini masyarakat Desa Hutalombang bersama pihak perusahaan telah memulai pengerjaan saluran irigasi tersebut.
Ade menegaskan bahwa hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan yang selalu tanggap terhadap setiap keluhan masyarakat di sekitar WKP.
Di akhir peninjauannya, Wabup Atika menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas semangat gotong royong yang luar biasa dari seluruh warga masyarakat dan perusahaan. Bantuan dan kebersamaan warga menjadi wujud nyata ketahanan sosial dalam menghadapi musibah, sekaligus momentum untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi demi kesejahteraan masyarakat petani.
Sementara, Camat Puncak Sorik Merapi Zulhidayat, mewakil masyarakat Hutalombang dan Sibanggor Tonga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Mandailing Natal dan pihak PT SMGP yang gerak cepat mengatasi saluran irigasi jebol ini.
Ia berharap semoga pengerjaannya cepat selesai sehingga para petani tidak perlu lagi khawati atas musibah ini. (Suaib Rizal.).



