Madinapos.com, Panyabungan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan resmi mengoperasikan fasilitas medis mutakhir berupa perangkat CT Scan 64 Slice merek GE Revolution serta layanan Mamografi untuk pemeriksaan kanker payudara di Gedung Radiologi RSUD Panyabungan, Selasa (21/7/2026).
Layanan medis modern ini dipastikan telah terintegrasi penuh dengan jaminan kesehatan BPJS Kesehatan.
Peninjauan langsung kesiapan operasional sarana canggih tersebut dipimpin oleh Direktur RSUD Panyabungan, Evi Desvita, S.K.M., M.K.M., didampingi jajaran manajemen serta tim medis radiologi.

Diagnosis Lebih Cepat, Detail, dan Akurat
Pengadaan CT Scan 64 Slice ini merupakan langkah konkret modernisasi layanan kesehatan di RSUD Panyabungan untuk menggantikan unit sebelumnya yang berkapasitas 16 slice. Kehadiran alat ini diperlengkap dengan fasilitas Mamografi, yakni metode pemindaian khusus yang dirancang untuk pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara pada pasien.
Direktur RSUD Panyabungan, Evi Desvita, menjelaskan bahwa pembaruan teknologi ini memberikan hasil pemindaian organ tubuh yang jauh lebih cepat, rinci, dan presisi.
“CT Scan kita saat ini sudah 64 slice, peningkatan dari unit lama yang 16 slice. Ditambah lagi ketersediaan layanan Mamografi untuk pemeriksaan kanker payudara, pemeriksaan medis yang dilakukan kini jauh lebih detail dan terperinci sehingga sangat membantu dokter memberikan diagnosis yang akurat,” ujar Evi Desvita di sela-sela peninjauan.
Terintegrasi BPJS & Bebas Rujukan Luar Daerah.
Kehadiran sarana medis modern ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan sekitarnya. Per hari ini, pasien peserta JKN-BPJS Kesehatan sudah dapat memanfaatkan seluruh layanan pemindaian mutakhir tersebut sesuai ketentuan dan prosedur medis yang berlaku.
“Alhamdulillah, per hari ini layanan CT Scan 64 slice maupun Mamografi untuk pemeriksaan kanker payudara sudah resmi melayani pasien BPJS Kesehatan,” tegas Evi.
Keberadaan fasilitas radiologi baru ini memangkas beban rujukan antar-daerah, terutama bagi penderita stroke, gangguan saraf, hingga pasien yang memerlukan pemeriksaan spesifik kanker payudara. Masyarakat Madina kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit di luar daerah hanya untuk menjalani prosedur pemindaian tersebut.
Kesiapan Dokter Spesialis Saraf
Guna mengimbangi kecanggihan sarana prasarana, pihak RSUD Panyabungan juga terus memperkuat kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) medis. Dokter spesialis saraf RSUD Panyabungan dijadwalkan segera bertugas penuh usai menyelesaikan masa pendidikannya pada akhir tahun ini.

“InsyaAllah pada bulan Oktober mendatang, dokter spesialis saraf kita yang telah selesai menempuh pendidikan akan bergabung kembali. Dengan demikian, penanganan pasien saraf maupun stroke non-bedah sudah bisa dirawat penuh dan tuntas di RSUD Panyabungan,” pungkas Evi.
Dengan beroperasinya CT Scan 64 Slice dan fasilitas Mamografi pemeriksaan kanker payudara, RSUD Panyabungan semakin memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan publik yang responsif, modern, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. (Hamzah).

