HUT ke 53, Bupati Madina Terima Nasi Tumpeng Dari Bank Sumut Cabang Panyabungan

Madinapos.com, Panyabungan – Di hari ulang tahun (HUT) ke 53, Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menerima nasi tumpeng dari jajaran Bank Sumut Cabang Panyabungan di lopo Annur Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Rabu (11/12).

Kepala Cabang Bank Sumut Panyabungan Rivai AR Muda Harahap mengatakan kedatangan jajarannya membawa nasi tumpeng untuk merayakan HUT Bupati Madina ke 53.

” Semoga Pak Bupati semakin sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT juga semakin sukses selalu,” katanya.

Ia juga berharap semoga hubungan dan kerjasama yang baik yang telah terjalin dari tahun-tahun sebelumnya antara Bank Sumut dan Pemkab Madina ini semakin erat untuk tahun berikutnya.

” Semoga hubungan baik antara kita dengan Pemkab Madina kedepannya semakin erat dan terjalin tambah baik lagi,” ucapnya.

Sementara Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengucapkan terimakasih kepada Bank Sumut Cabang Panyabungan atas nasi tumpeng ini yang diberikan ini.

” Terimakasih kepada Bank Sumut dan jajaran atas perhatiannya, saya begitu terharu sekali,” pungkasnya. (SRN).

Bupati Madina Telah Penuhi Panggilan Terakhir Polda Sumut Jadi Saksi PPPK 2023

Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution telah penuhi panggilan terakhir Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk menjadi saksi di Kasus penerimaan pegawai pemerintah dengan kontrak kerja (PPPK) formasi tahun 2023.

Hal itu diungkapkan oleh Staf Khusus Bupati Madina Ir Ali Mutiara Rangkuti MM kepada media ini, Selasa (10/12/24).

” Bupati Madina itu taat hukum, masak mangkir dari panggilan Polda Sumut jadi saksi terkait kasus PPPK tahun 2023. Bupati telah memenuhi panggilan tersebut (19/11) lalu didampingi Sekda Alamulhaq dan Asisten I Sahnan Pasaribu,” ungkapnya.

Setelah pemanggilan itu, lanjut Ali Mutiara, sampai sekarang belum ada masuk panggilan terbaru dari Polda Sumut terhadap orang nomor satu di Pemkab Madina ini.

” Setelah panggilan yang dihadiri itu, belum ada masuk panggilan berikutnya,” katanya.

Sementara, Asisten I Pemkab Madina Sahnan Pasaribu membenarkan ia bersama Sekda hadir mendampingi Bupati memenuhi panggilan Polda Sumut tersebut.

” Ia betul, saya bersama Pak Bupati dan Pak Sekda memenuhi panggilan tersebut, semuanya berjalan lancar,” pungkasnya. (SRN).

Dinkes Madina Gelar HKN ke 60 Tahun 2024 dan Kampanye Cegah Stanting

Madinapos.com, Panyabungan – Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) gelar acara Hari kesehatan Nasional (HKS) ke 60 dan kampanye cegah stanting dengan tema” Sehat Bersama, Gerak Bersama”.

Oplus_131072

Acara ini dilaksanakan di halaman kantor Dinas Kesehatan komplek perkantoran Payaloting Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Sabtu (7/12).

Dalam HKS ini turut dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr Faizal Sitomorang, Sekretaris, jajaran Kabid, Kasubbag, kasi serta seluruh Staf, para Kepala Puskesmas, Kepala Cabang Bank Sumut, Mandiri, BNI dan BRI juga para tamu undangan lainnya.

Sebelum acara dimulai, seluruh pegawai diruang lingkup Dinkes Madina ini terlebih dulu melaksanakan senam kesehatan dan gerak bersama.

Kadis Kesehatan dr Faizal Sitomorang dalam sambutannya menjelaskan tema HKN ke 60 tahun 2024 ini memiliki makna untuk mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan, serta memperkuat implementasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Oplus_131072

Selain itu, Kadis juga mengatakan tujuan HKN ke 60 ini juga untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program kesehatan serta menumbuhkan semangat dan optimisme untuk hidup sehat.

” Untuk mewujudkan itu semua, perlunya kita semua jajaran Dinas Kesehatan untuk bekerjasama bahu-membahu mengkampanyekannya di tengah-tengah masyarakat, sehingga harapan HKN ke 60 ini terwujud,” harap Faizal.

” Begitu juga dengan stanting yang merupakan tanggungjawab kita bersama, sehingga angka stanting di Kabupaten kita semakin menurun,” pungkasnya. (SRN/HF).

Wabup Madina Minta Bantuan Bibit Yang Diberikan Dimanfaatkan Dengan Sebaik-baiknya

Madinapos.com, Kotanopan – Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi meminta kepada para kelompok tani penerima bantuan bibit kopi yang ada tiga kecamatan di Mandailing Natal agar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sehingga nanti dapat meningkatkan taraf hidup keluarga.

” Kami mengimbau kepada masyarakat jangan menjual bibitnya, manfaatkan sebaik-baiknya. Bila butuh bantuan silakan ditanya bppp dan penyuluh pertanian Mandailing Natal. Kami punya penyuluh dan bppp disetiap daerah, disetiap kecamatan. Tentu ini harus dimanfaatkan. Maka mari manfaatkan potensi ini menjadi mesin-mesin perekonomian yang ada,” ujar Atika Azmi Utammi pada penyerahan bantuan 290 ribu batang bibit kopi kepada 19 kelompok tani di Desa Simpang Tolang Julu, Kecamatan Kotanopan, Rabu (4/11).

Atika menyampaikan, dengan sinergitas yang baik antara pemerintah dengan mitra-mitra pemerintah ini menghadirkan bantuan kepada masyarakat sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi tulang punggung perekonomian sesuai dengan potensi yang ada.

” Atas bantuan ini kami berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, DPRD Provinsi Sumatera Utara, khususnya pak Rahmat Rayyan dan kami mengimbau kepada masyarakat jangan menjual bibitnya, manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pada tahun yang lalu, Desa Sibiobio, Kecamatan Kotanopan juga pernah mendapatkan bantuan tanaman jangka panjang seperti ini. Yang mana pada saat itu masyarakat menerima 100 ribu batang bibit.

” Hulunya sedang kita benahi kita sedang memikirkan hilirisasinya sehingga nanti produk lokal ini tidak hanya menjual barang mentah, tetapi nanti ada nilai tambahan sehingga nanti meningkatkan taraf hidup keluarga yang mana bermuara pada peningkatan masyarakat,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ada 19 kelompok tani di Mandailing Natal yang mendapat bantuan bibit kopi jenis arabika dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara.

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh anggota DPRD Sumut dari fraksi Gerindra, Rahmat Rayyan dan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution kepada para kelompok tani di Desa Simpang Tolang Julu, Kecamatan Kotanopan.

Adapun ke 19 kelompok tani penerima bantuan bibit kopi itu terdiri dari tujuh kelompok di Kecamatan Kotanopan. Tiga kelompok di kecamatan Ulu Pungkut dan delapan kelompok di Kecamatan Panyabungan Selatan.

Untuk Kecamatan Kotanopan sendiri mendapat bantuam 137 ribu batang, Puncak Sorik Marapi 45 ribu batang. Sisanya di Kecamatan Ulu Pungkut.

Kadisdik Madina Ingatkan Peserta Seleksi PPPK Jangan Mempercayai Calo Dalam Kelulusan

Madinapos.com, Panyabungan – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal (Madina) Rahmad Hidayat Dalimunthe Spd mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh Peserta Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Guru tahun 2024 agar jangan mempercayai oknum calo yang bisa mengurus dan menjanjikan kelulusan.

” Kembali saya tegaskan dan ingatkan kembali kepada adik-adik yang ikut seleksi PPPK, bahwa tidak ada seorang pun yang dapat membantu kelulusan peserta dalam seleksi ini,” tegas Rahmad.

” Hanya kemampuan diri adik-adik semua yang menentukan kelulusannya, persiapkan diri untuk menjawab soal ujian,” tambahnya.

Hal itu ia katakan kepada media ini diruang kerjanya, Kamis (5/12).

Ia juga menjelaskan bahwa kelulusan peserta dalam seleksi tersebut murni hasil kerja dalam menyelesaikan setiap tes yang diikuti oleh peserta sesuai dengan apa yang diberikan.

” Manfaatkan waktu yang diberikan sebaik mungkin dan jangan berharap dapat mengandalkan seseorang untuk meluluskan, jangan percaya dengan oknum – oknum yang menjanjikan dapat meluluskan dengan bermacam cara” katanya.

Selain itu juga, Kadis juga meminta kepada seluruh keluarga Disdik Madina agar melaporkan siapa yang ikut bermain-main dalam seleksi yang akan dilaksanakan ini.

” Kepada semuanya, marilah kita sama-sama menjaga kelancaran kesuksesan pelaksanaan selesai PPPK tahun 2024 ini, jangan ada yang main-main, kalau ada indikasi saya akan tindak tegas,” pungkasnya.

Wabup Atika dan PUPR Madina Tinjau Pengaspalan Jalan Lingkar Timur Panyabungan

Madinapos.com, Panyabungan – Wakil bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution bersama Plt.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Madina Ir. Elpiyanti Harahap, ST meninjau proyek pengaspalan Jalan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (lingkar timur), Kecamatan Panyabungan, Madina, Rabu (4/12/2024).

Saat peninjauan, Wabup Madina Atika, Kepala Dinas PUPR Elfi Yanti, dan sejumlah pejabat lainnya berjalan kaki dari depan Hotel Abara hingga depan pondok parsotoan Sidojadi.

Atika tampak fokus memeriksa kualitas aspal hotmix dan peningkatan jalan tersebut.

Atika Nasution menyampaikan, pemeliharaan jalan lingkar timur ini sepanjang 2 kilometer. Sumber dana dari ABPB (Insentif Fiskal) yang diperoleh Pemkab Madina dari pemerintah pusat.

Insentif Fiskal adalah dana yang bersumber dari APBN yang diberikan kepada daerah atas pencapaian kinerja berdasarkan kriteria tertentu berupa perbaikan dan/atau pencapaian kinerja pemerintahan daerah, antara lain pengelolaan keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, pelayanan dasar, dan dukungan terhadap kebijakan.

Wabup Atika juga menyampaikan, kondisi jalan lingkar timur memang sudah layak diperbaiki. Dia berharap dengan perbaikan jalan ini mobilitas pengangkutan barang semakin lancar.

” Kami juga berharap kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga aset ini. Aset ini milik kita bersama, kalau ada genangan air mohon sama-sama membersihkan. Kesadaran bersama sangat kita butuhkan,” kata Atika.

Ditanya apakah ada wacana Pemkab Madina dalam pelebaran jalan lingkar timur, Atika menjawab secara kasat mata sudah tidak memungkinkan akibat adanya irigasi dan pemukiman masyarakat yang padat.

” Jadi secara kasat mata untuk perluasan jalan ini sudah tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Diketahui, rehabilitasi atau pemeliharaan jalan lingkar timur dikerjakan 60 hari kalender oleh PT. Dalihan Natolu Group. Anggaran pemeliharaan jalan ini sebesar Rp3,1 miliar lebih. (SRN).

Wabup Madina Lepas Keberangkatan Jemaah Umroh

Madinapos.com, Panyabungan – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi melepas keberangkatan 19 jemaah umroh PT Gadikah Mandiri Islami di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (2/12/2024).

Wakil Bupati Madina Atika Azmi berpesan kepada jemaah untuk selalu menjaga kesehatan selam berada di tanah suci, agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan lancar.

” Cuaca di kampung kita sangat jauh berbeda dengan Arab Saudi, sesama jemaah juga harus saling tolong menolong,” kata Atika.

Kepada jemaah Atika meminta Madina didoakan agar selalu menjadi tempat yang di ridhoi Allah SWT dan dijauhkan dari segala marabahaya.

Atika juga menyampaikan selama berada di tanah suci jangan sampai larut dalam media sosial, karena tujuan utama adalah beribadah.

” Belum tentu ada kesempatan lagi untuk berangkat ke tanah suci. Jadi fokuslah dalam beribadah, ini adalah kesempatan yang tidak semua orang bisa walaupun secara materi berkecukupan,” kata Atika.

Atika juga mendoakan para jemaah yang berangkat ke tanah suci diberikan kelancaran dan keselamatan, berangkat utuh begitu juga saat pulang ke kampung halaman. (Diskominfo).

Sukhairi Sebut Madina Masuk Kategori Resiko Tinggi Bencana

Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menyebutkan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berada dalam jalur Ring Of Fire, khusus Madina sesuai laporan Indeks Resiko Bencana Indonesia (IRBI) tahun 2021 sampai tahun 2023 menduduki urutan ke satu nasional dengan nilai indeks sebesar 332,80 dan berada pada kategori resiko tinggi.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana di pelataran parkir Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parabangunan, Panyabungan, Selasa (3/12/2024).

Madina kata Bupati, memiliki kondisi geografis, geologis dan demografis yang rawan terjadinya bencana baik yang disebabkan oleh faktor alam, non alam maupun oleh perbuatan manusia.

“Kedepannya penanggulangan bencana di Madina harus menjadi prioritas dan di titik beratkan pada pencegahan dan mitigasi bencana. Begitu juga sistem edukasi kebencanaan yang berkelanjutan
khususnya di daerah rawan bencana.

Bupati Juga menghimbau instansi perangkat daerah, agar secara berkala meyelenggarakan latihan kesiapsiagaan
bencana sesuai situasi kondisi dan potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing.

“Saya harap melalui latihan-latihan berkala tersebut, masyarakat dapat lebih siap siaga dan memiliki pengetahuan yang memadai untuk menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi,” kata Sukhairi.

Dalam apel tersebut turut hadir unsur Forkopimda, Sekda Madina Alamulhaq, Asisten, kepala OPD serta diikuti personil TNI dan Polri, BPBD, PMI, dan siswa Pramuka. (Alf)

Bupati Madina lepas Tim Sepak Bola Madina ke Piala Soeratin U -15

Madinapos.com, Panyabungan –
Bupati Mandailing Natal, HM.Jafar Sukhairi Nasution melepas keberangkatan tim kesebelasan SSB Akademi Hutaraja, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ke piala Soeratin U-15 yang akan digelar di Kabupaten Asahan pada hari Selasa (3/11) besok.

Tim sepak bola Mandailing Natal U-15 yang terdiri dari 29 pemain 6 official tersebut di lepas langsung oleh Bupati Mandailing Natal, HM Ja’far Sukhairi Nasution dari rumah dinas bupati di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (2/11) sekira pukul 17.30 WIB.

Dalam pelepasannya, turut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Mandailing Natal, sejumlah tokoh olahraga sepak bola, Ketua Koni, Miswar Daulay, Ketua Askab PSSI Madina, Muktar Hanafi Rangkuti dan keluarga para pemain.

Bupati Mandailing Natal, HM.Jafar Sukhairi berharap kepada kesebelasan yang akan bertanding di Kabupaten Asahan itu nantinya dapat memenangkan pertandingan sehingga dapat membawa nama baik Kabupaten Mandailing Natal ke kancah nasional.

“Tetap menjaga kesehatan, keselamatan, serta junjung tinggi sportifitas dalam bertanding. Kami mendoakan agar tim Madina bisa berhasil meraih prestasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Sukhairi juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi terhadap para atlet muda yang telah mampu melakukan pencapaian yang sangat luar biasa ini.

“Semoga tim sepak bola Kabupaten Mandailing Natal bisa meraih prestasi yang terbaik pada turnamen Soeratin U-15 kali ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koni Mandailing Natal, Miswar Daulay menyampaikan, tim kesebelasan SSB Akademi Hutaraja, Kecamatan Siabu yang dilepas untuk mengikuti piala Soeratin ini sebelumnya telah lolos dalam seleksi pertandingan yang diselenggarakan di lapangan Kompi Senapan B 123 Mangga Dua.

Yang mana dalam laga tersebut kesebelasan itu berhasil mengalahkan sejumlah kesebelasan dari kabupaten yang ada di Tabagsel.

“Setelah menjuarai wilayah Nias dan Tapanuli, tim Madina ini juga merupakan utusan Tapanuli dan Nias yang nantinya akan berlaga dengan empat tim lainnya di wilayah regional Sumut tepatnya di Kabupaten Asahan besok. Kesebelasan mana nanti yang berhasil lolos, maka itu yang akan menjadi perwakilan Sumut ke tingkat nasional,” jelasnya. (Diskominfo).

Ranperda RPJPD Madina 2025-2045 Disetujui

Madinapos.com, Panyabungan –Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Mandailing Natal (Madina) tahun 2025-2045 disetujui.

Penandatangan persetujuan bersama ini dilakukan pada sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina, Senin (2/12/2045).

Sidang yang dipimpin oleh ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, unsur Forkopimda, Sekda, staf ahli dan juga kepala OPD.

Wabup Madina Atika Azmi Utammi dalam membacakan pidato Bupati HM Jafar Sukhairi menyampaikan, sebagai tindak lanjut dari persetujuan bersama ini, maka Ranperda RPJPD ini akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut) untuk dilakukan evaluasi sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.

“Dimana evaluasi tersebut bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui kesesuaian dengan kepentingan umum, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,” kata Atika.

RPJPD kata Atika adalah dokumen perencanaan pembangunan yang sangat strategis disusun sebagai landasan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah dalam kurun waktu 20 tahun mendatang.

“penyusunan RPJPD ini telah melalui proses panjang, mulai dari perumusan, konsultasi publik, musrenbang hingga pembahasan bersama DPRD yang
dilandasi semangat kebersamaan dan akuntabilitas,” katanya.

Atika menyebutkan RPJPD ini memuat langkah-langkah strategis yang bertumpu pada potensi daerah serta mempertimbangkan tantangan dan dinamika global, nasional, dan lokal. Dokumen ini juga telah diselaraskan dengan RPJN yang ingin mewujudkan Indonesia emas 2045.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa RPJPD ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik seluruh komponen masyarakat,” katanya. (Diskominfo).