Madinapos.com, Panyabungan – Ketua Bidang Sosial DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga menjabat Ketua BNNCA, Marwan Dasopang (Mardas), melontarkan tantangan tegas kepada Ketua DPC PKB Mandailing Natal (Madina) yang baru, Edi Anwar Nasution.
Mardas menuntut kepemimpinan baru ini mampu mendongkrak perolehan kursi legislatif secara signifikan hingga dapat merebut posisi Ketua DPRD Madina pada periode mendatang.
Tantangan tersebut disampaikan langsung oleh Mardas dalam acara Syukuran dan Konsolidasi yang digelar di Kantor DPC PKB Madina, Aek Galoga, Panyabungan, Sabtu (1/8/2026).
Politisi yang kini memimpin Komisi VIII DPR RI ini menegaskan, keberanian Edi Anwar dalam mengambil alih tampuk pimpinan DPC PKB Madina harus dibuktikan melalui kerja nyata dan target politik yang terukur, termasuk memenangkan kader PKB sebagai Bupati Madina.
” Dia berani menjadi ketua DPC dengan catatan: kursi bertambah, bupati dari PKB. Kalau tanda-tanda untuk itu tidak kelihatan, itu namanya angan-angan. Maka kita harus mengawal dia, mengawal ketua bersama-sama seluruh pengurus DPC sampai ke jajaran,” ujar Mardas di hadapan para kader dan pengurus.
Mardas menyoroti pentingnya peningkatan jumlah kursi PKB di DPRD Madina untuk mengimbangi dominasi partai lain. Guna mewujudkan ambisi tersebut, ia merumuskan strategi pencalonan yang inklusif dengan membuka ruang politik bagi kalangan ulama.
” Paling tidak target kita 7 kursi atau 8 kursi. Nanti kita diskusikan supaya bisa 8 kursi,” ungkapnya.
Ia juga merencanakan alokasi kursi bagi figur ulama agar dapat didorong dan dibantu menjadi wakil rakyat.
Peringatan Keras untuk Ketua Baru
Secara khusus, Mardas memberikan instruksi sekaligus peringatan keras kepada Edi Anwar agar menjaga amanah yang telah diberikan serta merangkul seluruh kekuatan internal partai tanpa terkecuali.
” Secara khusus untuk Edi Anwar, saya mempertaruhkan diri supaya Edi Anwar menjadi ketua. Nah, jangan permalukan saya. Sekali lagi, jangan permalukan saya! Supaya tidak mempermalukan saya, rangkul semua kekuatan ini. Tidak ada yang berbeda di antara kita, pokoknya jadikan ini sama,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Mardas kembali mengingatkan muruah dan platform perjuangan PKB yang berlandaskan ahlussunnah wal jama’ah. Ia menekankan bahwa perjuangan partai bukan sekadar urusan keagamaan, melainkan wujud nyata advokasi untuk mengangkat derajat ekonomi, pendidikan, serta memberikan harapan perubahan bagi masyarakat yang terpinggirkan. (Suaib Rizal).

