Madinapos.com, Panyabungan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menggelar upacara pemberian Remisi Umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/08/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP Bagus Priandy, serta perwakilan unsur Forkopimda lainnya, yakni Pabung Kodim 0212/TS, Kasi Pidum Kejari Madina, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Dansubdenpom, sejumlah pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati H. Saipullah Nasution membacakan pidato tertulis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto. Dalam pidato tersebut, ditekankan bahwa peringatan HUT RI ke-81 yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” bukan sekadar slogan, melainkan cerminan arah perjalanan bangsa sesuai amanat UUD 1945.
“Kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran adalah pilar dalam membangun sistem hukum yang tegas, namun tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” ujar Bupati saat membacakan pidato tersebut. Disebutkan pula bahwa secara nasional, pemerintah memberikan remisi kepada 173.706 narapidana dan pengurangan masa pidana kepada 1.085 anak binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan, Bahtiar Sitepu, dalam laporannya menyebutkan sebanyak 311 warga binaan di Lapas Panyabungan resmi menerima Remisi Umum tahun 2026. Adapun rinciannya sebagai berikut:
1 bulan remisi: 33 orang
2 bulan remisi: 34 orang
3 bulan remisi: 101 orang
4 bulan remisi: 91 orang
5 bulan remisi: 38 orang
6 bulan remisi: 14 orang
Bahtiar berharap, remisi ini menjadi motivasi bagi para warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan keterampilan selama menjalani masa pembinaan.
“Keberhasilan pembinaan di Lapas Panyabungan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Forkopimda, serta masyarakat luas. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial,” tegas Bahtiar.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan pekik kemerdekaan “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Merdeka!”. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan nasyid oleh warga binaan, serta kunjungan rombongan Bupati dan jajaran Forkopimda untuk menyapa langsung para warga binaan di area blok hunian. (Suaib Rizal).


