Bupati Mandailing Natal Resmi Luncurkan Program Bedah Rumah, 505 Unit Siap Direnovasi Tahun Ini

Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, secara resmi melakukan peletakan batu pertama program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, pada Selasa (7/07/2026).

Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan program BSPS tahun 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Madina.
Dalam sambutannya, Bupati Saipullah menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam menindaklanjuti program nasional “3 Juta Rumah” dari Pemerintah Pusat.

” Pemerintah pusat membuat kebijakan pembangunan 3 juta rumah. Sebanyak 2 juta untuk bedah rumah, di mana pemerintah memberikan bantuan untuk belanja bahan-bahan yang dibutuhkan. 1 juta rumah lagi untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang akan dibangun pihak swasta,” ujar Bupati Saipullah.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah mengabulkan usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina. Dari usulan awal sebanyak 5.000 unit, sebanyak 505 unit rumah disetujui untuk mendapatkan bantuan bedah rumah tahun ini.

Tidak berhenti di situ, Saipullah juga menargetkan penambahan bantuan pada tahun mendatang. “Tahun depan ada 700 rumah lagi di Madina yang akan dapat bantuan bedah rumah. Semoga selama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, usulan 5.000 rumah tersebut dapat terwujud,” ungkapnya penuh harap.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa BSPS bukan sekadar bantuan fisik bangunan, melainkan upaya untuk meningkatkan martabat dan kesejahteraan masyarakat. Ia pun berpesan kepada para penerima bantuan agar senantiasa merawat tempat tinggal mereka.

” Dengan adanya bantuan rehab rumah ini, masyarakat mendapat hunian yang layak. Kualitas hidup membaik dan dengan lingkungan yang baik tentu kehidupannya menjadi lebih sehat. Maka rawatlah rumah yang ditempati,” pesannya.

Sementara itu, Koordinator Kabupaten Kawasan Perumahan dan Permukiman Wilayah II Sumatera, Ahend Krisna Hafisz, melaporkan bahwa total 505 calon penerima bantuan tersebut terbagi dalam tiga tahap, yakni 185 penerima pada tahap I, 153 penerima pada tahap II, serta 167 penerima tambahan. (Suaib Rizal).