Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, secara resmi melantik dan mengangkat 9 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah kabupaten pada Senin, 31 Agustus 2026.
Mutasi dan promosi jabatan ini dilakukan untuk mengisi berbagai pos strategis pada dinas dan badan.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP-PKK Mandailing Natal, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Adapun daftar lengkap 9 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik beserta jabatan barunya adalah sebagai berikut:
_Raja Nasution resmi menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mandailing Natal.
_Randuk Efendi Siregar, S.Sos., M.M. dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mandailing Natal.
_Abdul Rahim Siregar, S.T. dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal.
_dr. Fransiska, M.K.M. menduduki posisi baru sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) / instansi pengendali keluarga berencana di Pemkab Mandailing Natal.
_Firdaus Batura resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal.
_Edi Hamzah dipercaya mengisi posisi sebagai Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mandailing Natal.
_Rahmat Rizki Ramadan, S.Sos. kini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal.
_Zulham Zainuddin Fahmi, S.Sos., M.M. dilantik sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal.
_Muhammad Syukri Nasution, S.T., M.M. mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam arahannya, Bupati Saipullah Nasution menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya bagi para pejabat baru untuk segera beradaptasi secara cepat di tengah dinamika situasi global, nasional, maupun daerah yang perubahannya sangat cepat.
Bupati juga memaparkan sejumlah tantangan utama di Kabupaten Mandailing Natal yang harus segera mendapat perhatian dan penanganan serius, seperti Indeks pertumbuhan pembangunan, Tingkat pengangguran, Jumlah masyarakat miskin, Infrastruktur serta sektor kesehatan, termasuk penanganan stunting dan pelayanan posyandu
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kepala daerah dan wakil bupati tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa adanya kerja sama yang solid dari seluruh pimpinan OPD – mulai dari sekretaris daerah, staf ahli, para asisten, hingga kepala dinas dan badan.
Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta untuk bersinergi memikirkan solusi, mencari jalan keluar, serta menyusun rencana kerja taktis guna mengatasi berbagai permasalahan di Mandailing Natal dengan lebih cepat.
Langkah ini krusial mengingat banyaknya laporan dan keluhan masyarakat yang diterima, baik secara langsung melalui audiensi, media sosial, maupun secara tertulis. (Suaib Rizal).


