Madinapos.com, Kotanopan – Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution membuka Pekan Olahraga dan Seni Antardiniyah (Porsadin) VII Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Pondok Pesantren Al Munawwaroh, Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan, pada Sabtu, 26 September 2026.
Porsadin tahun ini mengusung tema Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti Menuju Diniyah yang Berprestasi dan diikuti oleh 430 peserta dari 14 kecamatan.
Wabup Atika mengatakan, madrasah diniyah memilik peran strategis dalam sistem pendidikan di Madina. “Melalui madrasah, anak-anak dibekali ilmu pengetahuan dan akhlakulkarimah sejak dini,” kata dia.
Wabup Atika juga menyampaikan apresiasi Pemkab Madina kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara tersebut. “Porsadin ini bukan sekadar ajang perlombaan biasa; ini adalah wadah strategis untuk menyinergikan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, serta kesehatan jasmani para santri,” lanjut dia.
Wakil bupati berharap, melalu Porsadin, panitia bisa menjaring bibit-bibit unggul dan potensial yang bisa mengharumkan nama daerah, baik itu di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional.
“Anak-anakku, peserta Porsadin yang saya cintai dan saya banggakan, kalian semua adalah pemenang karena telah berani tampil dan mewakili kecamatan atau madrasah kalian masing-masing,” ujar Atika.
Wakil bupati pun berpesan agar peserta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. “Juara sejati adalah mereka yang mampu meraih prestasi dengan kejujuran dan menghormati sesama lawan,” pesan dia.
Tak lupa, Wabup Atka menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengajar dan pendidik di MDTA yang ada di Madina. “Terima kasih atas keikhlasan, dedikasi, dan kerja keras para ustaz dan ustazah dalam mendidik anak-anak, menjadi benteng moral generasi muda, serta turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa di Madina,” pungkas dia.
Sebelumnya, Ketua Panitia Ali Mulki melaporkan Porsadin 2026 berlangsung selama dua hari dan dipusatkan di Desa Manambin. Tahun ini ada 14 cabang yang diperlombakan. Antara lain tahfiz juz 30 Al-Qur’an, MTQ, kaligrafı, sealawat, puisi, dan azan. (Suaib Rizal).



