STAI Syekh Abdul Fattah Natal Siap Diresmikan 7 September 2026, Perguruan Tinggi Pertama di Pantai Barat Madina

Madinapos.com, Panyabungan –Perguruan tinggi pertama di kawasan Pantai Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Abdul Fattah Natal, dijadwalkan akan resmi diresmikan pada Senin, 7 September 2026 mendatang. Agenda peresmian tersebut akan dirangkai langsung dengan pelaksanaan kuliah perdana bagi mahasiswa angkatan pertama.

Kepastian tersebut disampaikan usai jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina menggelar audiensi resmi di Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal, Panyabungan, pada Jumat (7/8/2026).

Kedatangan pengurus yayasan disambut hangat oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Madina, Afrizal Nasution. Dalam pertemuan hangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh atas kehadiran perguruan tinggi keagamaan Islam swasta pertama di Pantai Barat ini.

Bupati Saipullah: “Pendidikan Harus Dirasakan Setiap Warga Negara”

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegigihan yayasan dalam menghadirkan sarana pendidikan tinggi di kawasan Pantai Barat. Ia menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.

Oplus_16908288

“Pendidikan adalah hak mendasar dan harus bisa dirasakan oleh setiap warga negara tanpa terkecuali. Kehadiran STAI Syekh Abdul Fattah Natal ini merupakan terobosan bersejarah yang akan memangkas hambatan jarak dan biaya bagi anak-anak kita di kawasan Pantai Barat yang ingin melanjutkan jenjang perguruan tinggi,” tegas Bupati H. Saipullah Nasution.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung keberlangsungan operasional serta pengembangan kampus tersebut ke depan.

“Pemerintah Daerah siap mendukung keberadaan kampus ini. Kita berharap STAI Syekh Abdul Fattah Natal tidak hanya mencetak lulusan bergelar akademik, tetapi juga mampu membangun benteng moral dan melahirkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang unggul, agamis, serta berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus yayasan menyampaikan undangan resmi sekaligus memohon kesediaan Bupati untuk membuka acara secara resmi, memberikan bimbingan dan arahan, serta menyampaikan kuliah umum pada hari peresmian.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Umum Yayasan Riswan Chadrin, didampingi Sekretaris II Ariffuddin Tasmin, Ketua STAI Syekh Abdul Fattah Natal Rahmuddin, serta jajaran pengurus dan pejabat struktural kampus lainnya.

“Sesuai rencana, kegiatan perkuliahan STAI Syekh Abdul Fattah Natal akan dimulai bersamaan dengan peresmian pada Senin, 7 September mendatang. Kami menyampaikan undangan resmi kepada Pak Bupati sekaligus memohon kesediaan beliau untuk membuka acara, memberikan arahan, bimbingan, serta menyampaikan kuliah umum,” ujar Riswan Chadrin.

Mengusung Visi Generasi Agamis dan Tangguh.

Pelaksanaan peresmian dan kuliah perdana ini mengusung tema “Melangkah Bersama, Mengukir Sejarah Mewujudkan Generasi Muda yang Agamis, Cerdas, Tangguh, Berakhlakul Karimah dan Berwawasan Kebangsaan.”

Riswan menjelaskan, pendirian STAI Syekh Abdul Fattah Natal merupakan langkah strategis untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat lokal, sekaligus mendorong peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di kawasan Pantai Barat Madina.

Guna mengoptimalkan kesempatan ini, Riswan juga menghimbau kepada seluruh siswa lulusan SLTA/sederajat di wilayah Pantai Barat untuk memanfaatkan peluang emas melanjutkan pendidikan tinggi di daerah sendiri.

“Pendaftaran Mahasiswa Baru masih kami buka hingga 31 Agustus 2026. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Pantai Barat, baik yang berada di daerah maupun perantauan, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan operasional kampus ini,” tambahnya.

Antusiasme Mahasiswa dan Pemateri Kuliah Perdana

Mengenai penerimaan mahasiswa baru angkatan pertama, pihak yayasan mencatat antusiasme yang sangat positif dari masyarakat. Dari target 40 hingga 60 mahasiswa baru, saat ini sebanyak 38 mahasiswa telah resmi terdaftar pada dua program studi unggulan, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah.
Prosesi peresmian dan kuliah perdana mendatang juga bakal dihadiri sejumlah akademisi serta tokoh sebagai pemateri utama, di antaranya:

Sebagai Pemateri pada Kuliah Perdana, diantaranya :
– Prof. Dr. Haidar Putra Daulay, MA. dan Prof. Dr. Mesiono, S.Ag, M.Pd pada Prodi Pendidikan Agama Islam
– ⁠Ir. H. Hasrul Hasan, MM pada Prodi Ekonomi Syariah (Hamzah).