Puskesmas Panyabungan Jae Gelar FKP untuk Optimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Madinapos.com, Panyabungan – UPT Puskesmas Panyabungan Jae sukses menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka peninjauan ulang standar pelayanan tahun 2026. Acara strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Panyabungan Jae, dr. Yulida Nehri Lubis, M.K.M, Kamis (30/7).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan bagian organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Direktur RSUD Panyabungan, Camat Panyabungan, Danramil, Kapolsek Panyabungan, perwakilan BPJS, serta perwakilan tokoh masyarakat Panyabungan Jae.

Dalam sambutannya, dr. Yulida memaparkan bahwa FKP diselenggarakan sebagai wadah dialog dan diskusi partisipatif bagi Puskesmas Panyabungan Jae selaku penyelenggara pelayanan publik. Tujuannya adalah untuk menyerap masukan, saran, dan penilaian demi meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat di masa mendatang. Pelaksanaan forum ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Lebih lanjut, dr. Yulida mengungkapkan bahwa Puskesmas Panyabungan Jae telah mengantongi akreditasi paripurna, berstatus non rawat inap, serta mengelola keuangan dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dalam menjalankan tugas operasionalnya, puskesmas dibantu oleh tiga unit Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu Pustu Kota Sianțar, Pustu Pidoli Dolok, dan Pustu Parbangunan.

Puskesmas Panyabungan Jae memegang cakupan wilayah kerja yang luas, meliputi 25 desa dan kelurahan—terdiri dari 9 kelurahan dan 16 desa di Kecamatan Panyabungan. Dengan jumlah sasaran posdatin mencapai 76.743 jiwa, angka ini merupakan sasaran terbesar di Madina, jauh melampaui standar umum yang biasanya berada di angka 30.000 jiwa.

” Setiap harinya, rata-rata kita melayani 120 hingga 150 pasien yang didukung oleh 8 orang dokter umum dan 2 orang dokter gigi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, dipaparkan pula rincian jam operasional layanan non rawat inap di Puskesmas Panyabungan Jae:
Senin – Kamis: Pukul 08.00 WIB s.d. 14.45 WIB
Jumat: Pukul 08.00 WIB s.d. 13.30 WIB
Sabtu: Pukul 08.00 WIB s.d. 13.00 WIB
Minggu: Tutup untuk pelayanan rawat jalan, namun layanan persalinan tetap siaga 24 jam.

Ia juga menerapkan kebijakan penutupan jam pendaftaran satu jam sebelum jam operasional harian berakhir. Kendati demikian, khusus untuk kasus darurat atau emergensi, pelayanan akan tetap diberikan hingga jam operasional hari tersebut selesai. Selain pelayanan di dalam gedung, sebagian tenaga medis juga diterjunkan untuk mengampu kegiatan luar gedung seperti Posyandu, imunisasi, dan kelas ibu hamil.

Sementara itu, apresiasi tinggi datang dari Camat Panyabungan, Martua Matondang. Ia menilai positif langkah proaktif yang diambil oleh Puskesmas Panyabungan Jae dalam menyelenggarakan forum ini guna mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan.

“Forum diskusi ini sangat bagus untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Martua. (Suaib Rizal).