Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Pertanian, BNN, dan Kementerian Kehutanan via Zoom Meeting dari ruang kerjanya, Kamis 4 Mei 2026. Rapat membahas pemberantasan ladang ganja di Kecamatan Panyabungan Timur dan skema pengalihan usaha warga.
Bupati menegaskan fokus utama rapat bukan membahas tanaman pisang abaka, melainkan pemberantasan ladang ganja. Pemerintah menyiapkan program alih fungsi lahan agar warga tidak lagi bergantung pada tanaman terlarang.
“Pertemuan itu fokus mengenai pemberantasan ladang ganja di Panyabungan Timur. Kita alihkan atau gantikan pekerjaan menanam ganja ke tanaman lain yang punya nilai ekonomi,” jelas Bupati Saipullah usai rapat kepada wartawan.
Kementerian Pertanian menyiapkan penanaman cabai seluas 5 hektare. Koordinasi teknis akan dilakukan melalui Dinas Pertanian Madina. Selain itu, warga juga akan dapat bantuan bibit, mesin penyuling minyak sereh wangi, serta pelatihan pembuatan tusuk sate.
“Ini perlu pelatihan. Tempatnya di mana kita siapkan sebagai pemangku kepentingan. Kementerian terkait terlibat langsung di bawah koordinasi BNN,” tambah Bupati.
Bupati juga menyoroti masalah akses. Saat ini pembukaan jalan penghubung Kabupaten Palas – Madina – Pasaman masih terkendala aturan dan harus melalui kajian AMDAL.
“Berikan izin pinjam pakai dulu, biar kita urus izinnya. Kita harus buat AMDAL, sementara itu perlu dianggarkan, tender, dan pelaksanaan berapa bulan. Kapan pinjam pakainya kita dapatkan,” sebutnya.
Kementerian Kehutanan sudah menetapkan kawasan perhutanan sosial di Panyabungan Timur. Namun warga belum bisa masuk karena belum ada jalan akses. Sementara pembukaan jalan baru di kawasan hutan lindung belum mendapat izin. (Suaib Rizal).
