Madinapos.com,Muara Batang Gadis – Pemerintah Desa Ranto Panjang (Pemdes) melalui Kepala Desa dan Badan Permusywaratan Desa (BPD) Ilmansyah menyampaikan bantuan berupa uang tunai dari pemerintah Kabupaten Mandailing Natal kepada anak-anak yatim di Desa Ranto Panjang hari ini.
Dana bersumber dari Pemerintah Kabupaten,pada Kamis, (19/3/2026).Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Kepala Desa.Desa tersebut, disaksikan oleh Badan Permusywaratan Desa,perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama,serta orang tua asuh atau wali dari anak yatim penerima bantuan,acara berjalan lancar.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ranto Panjang Ilmansyah mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten yang disalurkan melalui Pemerintah Desa didampingi oleh BPD dan anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan didesa Ranto Panjang.
“Kami dari Pemerintah Desa Ranto Panjang berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi keluarga terlebih-lebih ini dibulan yang penuh berkah ,bulan yang penuh berkah semoga bantuan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mendukung pendidikan anak-anak yatim agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.
Bantuan uang tunai ini diberikan sebanyak 10 orang anak yatim yang telah terdata dalam data sosial kabupaten juga desa. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp.250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung melalui Kepala Desa didampingi oleh BPD dan perangkat desa.
Salah satu wali dari anak yatim penerima bantuan, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah kabupaten dan juga Pemerintah Desa Ranto Panjang atas perhatian yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami akan gunakan uang ini untuk kebutuhan sekolah dan keperluan sehari-hari,” ucapnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Pemerintah Desa Ranto Panjang terus berkomitmen untuk terus berupaya memberikan dukungan dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan terkhusus bagi anak-anak yatim di Desa Ranto Panjang.
Penulis: Parwis Batubara
