Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Dampak Debat Publik, Minang Kabau Saiyo Madina Beralih Dukungan ke SAHATA


					Dampak Debat Publik, Minang Kabau Saiyo Madina Beralih Dukungan ke SAHATA Perbesar

Madinapos.com, Panyabungan– Setelah menyimak rekaman video debat publik Pilkada Madina, komunitas Minang Kabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal (Madina) akhirnya beralih dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA).

Organisasi masyarakat Minang tertua di Madina itu mendeklarasikan dukungannya kepada Paslon SAHATA di Posko Rang Mudo MKS di Kelurahan Sipolupolu, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (17/11/2024) malam. Deklarasi ini juga dihadiri puluhan anggota Rang Mudo dan Bunda Kandung, organisasi sayap MKS.

Mereka mengundang Paslon SAHATA untuk menyaksikan langsung deklarasi dukungan. Saipullah dan Atika pun hadir membawa rombongan Tim Pemenangan SAHATA.

“Kami memutuskan mendukung dan berupaya memenangkan Saipullah-Atika setelah kami menonton tayangan debat publik Pilkada Madina. Program yang digagas Paslon ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami sebagai perantau Minang yang sebagian besar pedagang, khususnya di sektor UMKM,” kata Dedi Saputra gelar Sutan Raja Alam, ketua Rang Mudo MKS.

Secara garis besar, ada empat poin permohonan yang diajukan komunitas MKS Madina yang memiliki anggota 1.500 kepala keluarga kepada Paslon SAHATA jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode 2025-2030.

Pertama, MKS berharap pemeritahan SAHATA nantinya peduli dan punya program yang jelas tentang pemberdayaan UMKM. Kedua, MKS juga berharap SAHATA memfasilitasi pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner, untuk mendapatkan tempat yang layak seperti pusat jajanan malam yang tertata rapi.

Ketiga, MKS berharap pemerintahan SAHATA nantinya memperhatikan TPA -MKS yang merupakan TPA pertama di Panyabungan, tetapi selama ini terkesan luput dari perhatian pemerintah.
Keempat, MKS yang mayoritas pedagang berharap ada aturan yang jelas, khususnya di Pasar Baru Panyabungan, sehingga tidak merugikan pedagang.

Menanggapi dukungan dan harapan MKS itu, Cabup Madina Saipullah Nasution mengatakan Paslon SAHATA mempunyai program yang bisa meningkatkan nilai ekonomis produk UMKM dan mendukung pengembangan usaha kecil. “Kami melihat ada banyak hal yang bisa diberikan, mungkin bantuan pelatihan, kemudian mungkin dari sisi permodalan,” katanya.

Saipullah menuturkan pelaku UMKM cenderung masih menggunakan alat sederhana dalam mengolah produknya, sehingga pemerintah bisa hadir dengan memberikan pelatihan penggunaan alat yang lebih modern. Tujuannya agar produk yang diproduksi lebih banyak.
Untuk modal, saat ini banyak pelaku UMKM mengalami keterbatasan modal usaha. Untuk itu, pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi pinjaman modal melalui KUR atau badan usaha milik pemerintah yang mendukung pendanaan ini denga bunga rendah.

Paslon SAHATA juga berkomitmen melakukan pendampingan pemasaran produk UMKM melalui e-commerce. SAHATA juga membantu memfasilitasi pengurusan sertifikat halal, sehingga konsumen lebih yakin dengan produk yang ditawarkan.

Sementara Atika Azmi Utammi menyampaikan kesannya terhadap dukungan komunitas MKS Madina. “Pertemuannya yang sederhana, tapi kekeluargaannya sangat terasa. Semoga silaturahmi ini jangka panjang,” kata tokoh milenial Madina ini.

Masyarakat Minang bukan orang lain bagi Atika. Pasalnya, Atika mengaku suka jajan makanan yang pedangangnya moyoritas suku Minang. Sehingga, dia sering berinteraksi social dengan warga Madina dari suku Minang.

“Kami akan mengatensi pengembangan dan pembinaan UMKM seperti yang kami sampaikan dalam debat publik. Kami sangat sadar bahwa UMKM yang menggerakkan roda perekonomian,” kata peraih gelar akademik magister di bidang finansial ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, Paslon SAHATA bersama rombongan disuguhi teh talua, minuman khas Minangkabau, dan lontong padang.

Di tengah-tengah suasana akrab dan kekeluargaan itu, terdengar teriakan semboyan Minang ‘Saiyo Sakato’ berubah menjadi ‘Saiyo Sahata’. (SRN).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 175 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Madina Sampaikan Pidato LKPJ Tahun 2025, Ini Fokusnya

21 April 2026 - 22:02

Tim ORADO Madina Raih Juara 2 di Kejurprov I Sumut

21 April 2026 - 16:15

GM GRIB Jaya Madina Kritik Keras: Longsor Berulang, Pemprov Sumut Seolah Tutup Mata

21 April 2026 - 15:16

Tim Hukum Korban Bergerak Cepat ! Dua Surat Resmi Diserahkan ke Polsek Sungai Beremas, Desak Pendalaman Kasus Penganiayaan terhadap Ibu Hamil

21 April 2026 - 07:41

Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Bupati Madina Hadiri Rakor Khusus di Kementan

20 April 2026 - 16:42

Benteng Integritas Dibangun di Pematang Siantar: Seluruh Petugas Lapas Ikrarkan Perang Total Lawan Handphone Ilegal, Pungli dan Narkoba

20 April 2026 - 15:55

Trending di Berita Daerah