Madinapos.com, Panyabungan – Tim atlet Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menorehkan prestasi yang membanggakan dengan menyabet juara 2 di Kejuaraan Provinsi I (Kejurprov I) ORADO Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Minggu, (19/04).
Atlet Orado Madina yang digawangi Wadih – Lomo ini berhasil melaju ke final setelah melewati persaingan ketat dengan tim Orado Sibolga dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim Orado Madina. Dipartai final, tim Orado Madina berjumpa dengan tim Orado Medan yang pada akhirnya dimenangkan tim Orado Medan sebagai juara 1 dan tim Orado Madina juara 2.
Atas pencapaian ini, pasangan Lomo-Wadih pun berhak mewakili Sumut untuk Kejuaraan Nasional I (Kejurnas I) PB ORADO yang akan berlangsung di Bogor, pada 24-26 April mendatang. Lomo dan Wadih sebelumnya mewakili Madina di Kejurprov I ORADO Sumut setelah berhasil menduduki posisi ketiga pada kejurcab Madina yang berlangsung pada 15 April 2026 lalu.
Ketua Pengcab ORADO Madina Ali Anhar Harahap kepada wartawan, Selasa, (21/04) mengaku bangga atas pencapaian ini. Terlebih, keduanya hanya punya persiapan dua hari sebelum tampil di kejurda.
Demikian juga dikatakan Ali, jika pencapaian ini merupakan sejarah bagi Kabupaten Madina, karena diagenda perdana Kejurnas Orado, Madina bisa berperan andil dalam mengirim atletnya dengan menyingkirkan atlet-atlet kab/kota lainnya di Sumut.
“Alhamdulillah, ini hasil yang di luar perkiraan kami. Keberhasilan Lomo dan Wadih bukan hanya sekadar prestasi, tapi bukti nyata bahwa Madina punya potensi melahirkan atlet ORADO yang mumpuni dan bermental juara, perjuangan kami tidaklah mudah, karna kami harus melewati tantangan berat dengan melawan atlet-atlet terbaik kab/kota lainnya” jelas Ali.
Ali Anhar pun menjelaskan, meskipun Orado Madina berhasil menduduki posisi runner-up, hasil kejurprov ini tetap akan menjadi bahan evaluasi. “Ada tiga tim lain dari Madina yang tampil di kejurprov, ini akan kami evaluasi agar di masa depan bisa tampil lebih maksimal,” ujar dia.
Ali Anhar menerangkan, Madina mendapat empat kuota untuk kejurda tersebut. Dalam perjalanannya, tiga tim berhasil lolos ke babak 16 besar dan satu di antaranya meraih juara 2. “Hasil ini akan jadi motivasi untuk menyiapkan tim yang lebih solid sehingga di Kejurprov berikutnya bisa juara I,” ungkapnya.
Ketua ORADO Madina berharap Lomo-Wadih bisa mempersiapkan diri lebih maksimal. Sebab, lawan di Kejurnas akan lebih kompetitif dibandingkan di kejuprov, karena lawan yang akan dihadapi merupakan jawara-jawara perkwakilan dari 38 provinsi.
“Untuk persiapan kejurnas itu dibawah kepengurusan daerah, dimana yang akan diberangkatkan mewakili Sumut adalah Tim Orado Medan dan Madina,tapi kami tetap memberikan dukungan kepada atlet kita. Mudah-mudahan mereka bisa tampil bagus dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, sebab ini merupakan kejurnas perdana Orado setelah diresmikan pada januari lalu, dimana siapa pun yang akan jadi juara, ini merupakan catatan sejarah bisa sebagai juara dikejurnas, semoga Madina bisa meraih itu, Amin” pungkas Ali Anhar. (Redaksi).











