Madinapos.com, Panyabungan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Simulasi Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) di Aula KPU Madina pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran komisioner KPU, Bawaslu Madina, serta perwakilan partai politik tingkat kabupaten, di antaranya Partai NasDem, PKS, PAN, PSI, dan Demokrat.
Berdasarkan hasil simulasi yang menggabungkan komposisi Dapil Pemilu 2024 dengan Data Agregat Kependudukan (DAK) Kabupaten Madina tahun 2025, ditemukan adanya potensi perubahan signifikan pada jumlah kursi legislatif.
Jika Pemilu dilaksanakan hari ini, jumlah kursi DPRD Kabupaten Mandailing Natal diproyeksikan meningkat menjadi 45 kursi. Adapun rincian pembagian kursi per Dapil adalah sebagai berikut:
– Dapil I: 11 Kursi
– Dapil II: 8 Kursi
– Dapil III: 7 Kursi
– Dapil IV: 9 Kursi
– Dapil V: 10 Kursi
Peningkatan jumlah kursi ini mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 191. Aturan tersebut menetapkan bahwa kabupaten/kota dengan jumlah penduduk di rentang 500.001 hingga 1.000.000 jiwa berhak atas alokasi 45 kursi DPRD.

Oplus_16908288
Data terbaru dari Disdukcapil Madina menunjukkan bahwa pada tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Madina telah mencapai 509.896 jiwa. Angka ini secara otomatis melewati ambang batas minimal untuk penambahan alokasi kursi dari yang sebelumnya hanya 40 kursi.
Meski simulasi menunjukkan angka 45 kursi, penetapan resmi untuk Pemilu 2029 tetap akan mengikuti tahapan regulasi yang berlaku. Jika merujuk pada pola pemilu sebelumnya, penataan Dapil secara resmi baru akan dilakukan oleh KPU pada tahun 2028.
” Selama tren jumlah penduduk Madina tetap bertahan di atas 500.000 jiwa hingga tahun 2028 nanti, maka dapat dipastikan jumlah kursi DPRD Madina pada Pemilu 2029 akan bertambah menjadi 45 kursi,” ungkap Yasir Nasution yang merupakan anggota KPU koordinator divisi teknis penyelenggaraan
Simulasi ini menjadi langkah awal bagi partai politik untuk mulai memetakan kekuatan dan strategi politik mereka di setiap Dapil menjelang kontestasi mendatang. (Suaib Rizal).











