Menu

Mode Gelap

Nasional

Forkopimcam Lingga Bayu, TNI dan PT Maduma Tambal Jalan Rusak di Ruas Jembatan Merah – Simpang Gambir


					Forkopimcam Lingga Bayu, TNI dan PT Maduma Tambal Jalan Rusak di Ruas Jembatan Merah – Simpang Gambir Perbesar

Madinapos.com, Batang Natal – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Jembatan Merah menuju Simpang Gambir kian mengkhawatirkan. Menanggapi hal tersebut, Camat Lingga Bayu dan Koramil 16 Batang Natal Kodim 0212 TS bersama sejumlah perusahaan swasta seperti PT MADUMA melakukan penimbunan jalan secara swadaya, Kamis (23/4).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kerusakan jalan yang semakin parah, yang selama ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan para pengguna jalan.

Meskipun secara administratif ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Pemkab Madina memilih untuk mengambil inisiatif perbaikan demi kepentingan masyarakat luas.

Camat Lingga Bayu Edi Ikhsan mengatakan kegiatan ini melalui arahan dari Bupati Mandailing Natal untuk melakukan perbaikan mandiri ini didasari oleh kondisi jalan yang sudah sangat kritis. Sebelum dilakukan penanganan badan jalan hampir amblas tersebut.

” Kegiatan ini merupakan arahan dari Bupati Mandailing Natal demi kenyamanan masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan fatal. Mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama, tingkat kerawanannya sangat tinggi, terutama bagi kendaraan berat,” ungkapnya.

” Kami tidak ingin menunggu sampai jatuh korban jiwa. Kondisi jalan sudah sangat rawan, apalagi untuk kendaraan roda sepuluh yang bermuatan berat. Meskipun sifatnya penanganan sementara, setidaknya ini bisa mengurangi risiko kecelakaan,” tambahnya.

Sementara Danramil 16 Batang Natal Kapten Inf Zamril menyebutkan, jalan ini memiliki peran strategis sebagai urat nadi transportasi. Jalur ini merupakan akses utama bagi kendaraan yang menuju kawasan Pantai Barat maupun yang hendak melintas menuju Provinsi Sumatera Barat.

” Hancurnya beberapa titik di ruas jalan provinsi ini sebelumnya kerap dikeluhkan warga karena memicu kemacetan dan kerusakan kendaraan. Melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta di Pantai Barat, material penimbunan dikerahkan untuk menutup lubang-lubang dalam yang membahayakan,” pungkasnya.

Kolaborasi ini membuktikan adanya kepedulian bersama terhadap infrastruktur publik. Perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah tersebut turut memberikan bantuan material dan alat untuk mempercepat proses penimbunan. (Suaib Rizal).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lestarikan Kearifan Lokal, Guru MAN 1 Madina Menangi Sayembara Cerita Anak Dwibahasa 2026

23 April 2026 - 17:55

Jumlah Penduduk Tembus 500 Ribu Jiwa, Kursi DPRD Madina Berpotensi Bertambah Menjadi 45 Kursi

23 April 2026 - 17:30

Kawal Pembangunan Madina, Sejumlah Kepala Dinas Dampingi Wabup Atika di Musrenbang Sumut 2027

22 April 2026 - 20:36

TOMAS Pantai Barat : SDA Kami Diperas, Jalan Dibiarkan Hancur

22 April 2026 - 19:20

Muscab 23 DPC PKB se-Sumut Tuntas, 130 Nama Calon Ketua Disorong ke DPP

22 April 2026 - 19:01

Kartini Masa Kini: Perempuan Tangguh di Balik Transisi Energi Panas Bumi PT SMGP

21 April 2026 - 20:09

Trending di Nasional