Menu

Mode Gelap

Hukum

Polres Palas Mediasi Kasus Pengrusakan Tanaman Kelapa Sawit di Desa Ujung Batu I


					Polres Palas Mediasi Kasus Pengrusakan Tanaman Kelapa Sawit di Desa Ujung Batu I Perbesar

Madinapos.com – Palas.

Polres Padang Lawas berinisiatif mengundang para pihak AP, Sukarman dan Nur Jannah pelaku dan korban sama – sama warga Ujung Batu I Kecamatan Hutaraja Tinggi,, dilakukan mediasi oleh Polres Padang Lawas, Kamis (27/06/2024) atas tuduhan perusakan tanaman kebun Kelapa Kelapa sawit

Usai mediasi, Sukarman menjelaskan, AP Cs dilaporkan sejak tahun 2019 dengan bukti laporan Kepolisian Sektor S 52. Laporan Polisi No. LP221/1X/2019/TAPSEL/SUMUT tanggal 05 September 2019, sudah lima tahun lamanya, hari ini dilakukan mediasi yang di hadiri pengacara terlapor.

“Kita sebagai pihak pelapor di undang ke Polres ini dengan tujuan mediasi dengan pihak terlapor atas nama AP Cs,’kata Sukarman di dampingi Kamal Harahap anak kandung Nur Jannah Siregar saat berbincang kepada media ini usai mediasi.

Sukarman mengatakan, bahwa dirinya bukan gak ada iktikad baik selama ini, namun menurutnya pihak terlapor AP Cs selalu saja melakukan perlawanan dengan cara cara yang tidak masuk akal.

” Kita bukan tak mau diselesaikan secara keluarga, namun AP Cs selama ini ingin masala berlarut larut dengan dalih tidak mengakui tindakan perusakan tanaman yang dilakukannya tersebut,’ tegas Sukarman.

Demi kelancaran, selama ini kita berharap agar penyidik yang menangani kasus ini segera menahan para tersangka dan menyita alat yang digunakan untuk merusak tanaman kelapa sawit agar pengembangan penyidikan terhadap pihak lain yang terlibat kasus pengrusakan tanaman kelapa sawit dapat terkuak secara jelas,” tambah Sukarman.

Sementara itu Kapolres Padang Lawas saat di konfirmasi AKBP Diari Astetika Sik, melalui Kasatreskrim AKP Hitler Hutagalung di sampaikan Kanit Pidum Iptu Budi Candra SH kepada awak media ini membenarkan adanya dilakukan mediasi antara pelapor Sukarman dan terlapor AP Cs.

” Ya, benar hari ini kita melakukan mediasi antara kedua belah pihak, mudah mudahan nanti akan ada kesepakan,’ kata Iptu Budi Candra.

Terkait masalah penahanan tersangka, Iptu Budi Candra mengakui tidak dilakukan karena berkas masih P.19 oleh kejaksaan untuk dilengkapi.

Namun walaupun berkas sudah kita lengkapi, kita berharap ada penyelesaian antara kedua belah pihak untuk melakukan kesepakatan untuk berdamai,’ pungkasnya.

Penulis: A Salam Siregar.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Polisi Limpahkan Berkas 7 Tersangka Beserta 1 Excavator PETI Kotanopan ke Kejari Madina

19 Juli 2024 - 11:33

Polres Madina Panggil Saksi Kasus Tambang Emas di Hilir Bendungan Batang Gadis

12 Juli 2024 - 17:21

Polisi Amankan Penipuan Catut Nama Satintel Dan Satnarkoba Polres Palas

8 Juli 2024 - 21:24

Tangkap 3 Kurir Narkoba Antar Provinsi, Polres Madina Ancam Hukuman Kurungan Seumur Hidup

28 Juni 2024 - 07:48

Polres Madina Berhasil Cegat Pengiriman 110 Bal Ganja Kering Menuju Sumbar

28 Juni 2024 - 07:30

Aktivis Lingkungan Yakin Polisi Mampu Ungkap Pemodal PETI Makan Korban di Linggabayu

26 Juni 2024 - 14:59

Trending di Hukum