Menu

Mode Gelap

Hukum

13 Kupu – Kupu Malam dan 4 Pria Terjaring Operasi Pekat Forkopimcam Linggabayu


					13 Kupu – Kupu Malam dan 4 Pria Terjaring Operasi Pekat Forkopimcam Linggabayu Perbesar

Madinapos.com – Linggabayu.

Camat Linggabayu Saipuddin, S.Sos pimpin operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan menggelar razia disejumlah ditempat hiburan malam, karaoke dan kafe di wilayah lokasi pertambangan emas ilegal di perbatasan Wilayah Sinunukan 1 dan Kelurahan Tapus Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal Prov. Sumatera Utara, Kamis (19/5) dinihari.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 13 orang perempuan pemandu karaoke alias dikenal warga sebagai kupu – kupu malam, serta 4 pria pengunjung kafe, kemudian mengamankan barang bukti sejumlah botol berisi minuman keras.

Operasi yang dipimpin Camat Kecamatan Linggabayu Saipuddin, S.Sos di bantu Kapolsek Linggabayu Akp. H. Marlon Raja Gukguk dan Koramil 16 Batang Natal Peltu M Arifin Lubis dan Sertu Kholis Nasution, Babinsa, Lurah Kelurahan Tapus Rahmad R Nasution S.Pd, bersama tokoh masyarakat setempat.

Saipuddin mengatakan operasi ini digelar karena keresahan yang dirasakan masyarakat Kelurahan Tapus tentang adanya hiburan malam yang menghadirkan sejumlah perempuan dengan modus pemandu lagu atau pelayan kafe,” untuk menindak lanjuti laporan dari masyarakat melalui Lurah Kelurahan Tapus tersebut kita melakukan langkah cepat menggelar razia”, ungkapnya Jumat (20/5) dinihari.

“Petugas awalnya mengamankan 13 perempuan dan 1 dikembalikan kepada keluarga karena punya anak kecil balita, kemudian dari 4 pria, 3 pengunjung dikembalikan dengan surat pernyataann namun 1 pemilik kafe diangkut serta miras”, ungkapnya.

Kemudian, lanjut Camat dilakukan pendataan untuk nantinya diserahkan ke Satpol PP Madina untuk proses lebih lanjut pembinaan dari Dinas Sosial”, ternyata perempuan malam tersebut banyak berasal dari luar kota, namun kita mintakan agar dilakukan pembinaan lebih lanjut sementara lokasi tersebut kita larang beroperasi seperti ini”, sebutnya.

Pada kesempatan tersebut Camat Saipuddin juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menginzinkan kegiatan seperti ini beroperasi di Wilayah Kecamatan Linggabayu ini,” saya sampaikan terimakasih ke Lurah Tapus, Tokoh Masyarakat, Kepolisian serta Koramil Batang Natal atas dukungannya, jelas kita tidak akan membiarkan tempat seperti ini di Kecamatan Linggabayu berkembang”, ungkapnya.

“Jika ada laporan yang saya terima, saya yang akan menutupnya langsung”, tutupnya dengan nada geram. (Sakti)

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 729 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Nama Jaya Muncul Sebagai Calon Tersangka Tambang Maut Kotanopan

12 Februari 2026 - 10:10

Porles Madina Telah Menerima Laporan Penganiayaan dilokasi PETI Sihayo V

11 Maret 2025 - 16:48

PETI di Desa Ranto Nalinjang Ranto Baek Terus Beroperasi

31 Januari 2025 - 15:29

Kejati Sumut Amankan Juara Tamba, Buronan Kasus Perambahan Hutan Padang Lawas di Tanjung Morawa

24 Januari 2025 - 09:43

Kapolres Madina Pimpin Upacara Sertijab Kasat Binmas

24 Desember 2024 - 14:44

Polisi Berhasil Meringkus Pelaku Vidio Asusila Yang Sempat Viral di Madina

19 Desember 2024 - 08:02

Trending di Berita Daerah