Menu

Mode Gelap

Hukum

Kasi Intel Kejari Madina : Kasus Dana Afirmasi Sudah Tahap Penyidikan


					Kasi Intel Kejari Madina : Kasus Dana Afirmasi Sudah Tahap Penyidikan Perbesar

Madinapos-Panyabungan : Penanganan dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan terkait dugaan korupsi dana Afirmasi tahun anggaran 2019, saat ini sudah di naikkan di tahap penyidikan, namun untuk siapa tersangkanya dalam kasus ini belum ada, karena kita saat ini masih mengumpulkan barang bukti dan juga pemanggilan para saksi saksi. Hal ini dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal melalui Kasi Intel Fati Zai pada Madinapos di ruang kerjanya Jum’at 12/11.

” terkait kasus Dana Afirmasi tahun 2019 di Dinas Pendidikan Mandailing Natal saat ini masih tahap penyidikan dan pemeriksaan saksi saksi serta barang bukti, jadi belum menetapkan tersangka ” papar Fati Zai.

Nanti kalau tim penyidiknya sudah bisa menyimpulkan siapa yang akan jadi tersangkanya sesuai dengan hukum yang berlaku dan juga berapa kerugian negara dibuatnya , Kasi Intel Fati Zai mengaku baru bisa umumkan siapa tersangkankasus Dana Afirmasi ini.

Kasi Intel Kajari Mandailing Natal ini mengaku bahwa kasus ini sebenarnya dalam penanganan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dalam hal ini perpanjangan tangan karena Kasus nya ada di Mandailing Natal.

Seperti di ketahui, Dugaan korupsi penyimpangan penggunaan Dana Bos Afirmasi sangat fantastis mencapai Rp 10 Miliar lebih, ditambah lagi dana BOS kinerja yang mencapai Rp 2 Miliar lebih.

Di Kabupaten Mandailing Natal, dari data yang di dapat, ada sekitar 110 sekolah yang mendapat Dana Bos Afirmasi tersebut sesuai dengan Kepmendikbud 364 tahun 2019.

Dugaan lain kasus Dana Afirmasi ini sendiri adanya sistem yang di kangkangi oleh Manager Dana Afirmasi Dinas Pendidikan seperti cara mengorder barang yang diduga tidak melakui SIPlah.

SIPlah sendiri adalah Sistem Informasi Pengadaan Sekolah, sistem elektronik yang dapat digunakan oleh sekolah untuk melaksanakan proses PBJ secara daring yang dananya bersumber dari dana BOS. SIPlah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

Reporter : Dedek

Editor : Hanapi/Red

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Aktivitas Galian C Illegal di Bantaran Sungai Batang Natal Belum Tersentuh Hukum

15 Juni 2024 - 17:06

Hari II Razia Gabungan, UPT Samsat Panyabungan Tindak 20 Kenderaan Bermotor

5 Juni 2024 - 15:15

Polres Madina Tetapkan 7 Pelaku Tambang Illegal di Kotanopan Sebagai Tersangka

4 Juni 2024 - 11:18

BNN Madina Temukan 20.000 Batang Tanaman Ganja di Tor Sihite Ketinggian 850 Mdpl

30 Mei 2024 - 19:49

Polsek Natal Grebek Kediaman MA Alias O, Tangkap 3 Pengedar Narkoba

30 Mei 2024 - 08:46

Polres Madina Bantah Geledah Rumah Diduga Bandar Narkoba di Batang Natal Tanpa SOP

17 Mei 2024 - 22:23

Trending di Hukum