Hukum

DPD LSM LIRA Tapsel Desak Inspektorat Urai Benang Kusut Penggunaan Dana Desa

Madinapos.com – Tapsel.

DPD LSM LIRA Kabupaten Tapanuli Selatan mengharapkan adanya tindakan yang konkrit dan transparan atas penguraian dugaan “benang kusut” di penggunaan Dana Desa dari 15 Kecamatan di 212 Desa yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Statement ini langsung diucapkan oleh Bupati DPD LSM LIRA Kabupaten Tapanuli Selatan Ramlan Raja Aman Harahap didampingi Sekda DPD LSM LIRA Kabupaten Tapanuli Selatan Arian Syahbudi Harahap kepada wartawan di Sekretariat DPD LSM LIRA Kabupaten Tapanuli Selatan Jl.HM Syukur Soritaon Harahap Kelurahan Sadabuan Kota Padangsidimpuan, Selasa (6/04/21).

“Berkaca dari kasus di Desa Panaungan Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan, semestinya Inspektorat lebih aktif dalam menjalankan tupoksinya untuk mengurai berbagai aduan baik dari lembaga maupun dari warga”, tutur Ramlan.

Lanjut Ramlan, penggunaan Dana Desa rawan dengan penyalahgunaan, maka semestinya instansi serta aparat terkait lebih mengedepankan fungsi pengawasan dan pembinaan supaya dapat mencegah secara dini praktek tindak penyalahgunaan pembelanjaan Dana Desa,” Bumi Dalihan Natolu adalah daerah yang kental dengan torehan sejarah yang patut di apresiasi, capaian prestasi dari berbagai lini, jangan sempat tercederai oleh kasus yang bisa saja timbul dari penyalahgunaan pembelanjaan Dana Desa”, ujarnya.

“Kasus Desa Panaungan Sudah semestinya jadi pembelajaran bagi seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan, harapannya kejadian yang sama tidak terulang kembali dengan salah satu sistem yakni gerakkan motor fungsi pencegahan,pengawasan dan pembinaan dari instansi terkait”, imbuhnya.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan DPD LSM LIRA Kabupaten Tapanuli Selatan siap bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk duduk bersama menyatukan visi, salah satu diantaranya untuk pencegahan penyalahgunaan Dana Desa di Bumi Dalihan Natolu saat berdiskusi didampingi Arian Syahbudi Harahap Sekda DPD LSM LIRA Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ketika dikonfirmasi untuk diskusi, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Tapanuli Selatan Ahmad Fikri Siregar menyampaikan mohon maaf kepada rekan media tidak bisa berbicara tentang tupoksi dan hal lain terkait kinerja Inspektorat secara institusi. Menurutnya berbicara tentang institusi domain dari Inspektur dan menyarankan sebelum wawancara layangkan dulu surat konfirmasi serta dilampirkan surat tugas, baru nanti kita jadwalkan dialognya. (R-Paisal Hutagalung)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts