Madinapos.com. Panyabungan Timur – Upaya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam memulihkan ekosistem dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor kehutanan terus menunjukkan hasil nyata.
Sebanyak 16.500 batang bibit tanaman produktif kini telah tiba di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, untuk dikelola oleh masyarakat setempat.
Bantuan ini merupakan wujud keseriusan Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, bersama Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution, dalam menjalin kolaborasi demi rehabilitasi lahan dan penguatan ekonomi berbasis lingkungan.
Bibit yang diterima oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Matahari ini merupakan bagian dari implementasi proyek Result Based Payment (RBP) Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) Green Climate Fund (GCF) Output 2. Program tersebut mengusung visi besar:
“ Membangun Sumatera Utara Hijau melalui Peningkatan Tata Kelola Hutan, Penghidupan Berkelanjutan, Penguatan Kebijakan serta Penguatan Ketahanan Iklim Masyarakat.”
Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Pesona Alam Tropis Indonesia (PETAI) dengan pendampingan intensif dari tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) VIII. Adapun jenis bibit yang disalurkan memiliki nilai ekonomis tinggi, dengan rincian sebagai berikut :
Kelapa 6.300
Durian 2.550
Petai 2.550
Jengkol 2.550
Pala 2.550
Total 16.500
Camat Panyabungan Timur, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Bupati dan Wakil Bupati Madina dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.
” Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal atas kepeduliannya. Distribusi bibit ini adalah bukti kehadiran pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan taraf hidup warga, khususnya di kawasan perhutanan sosial,” ujar Wahyu.
Senada dengan Camat, Kepala Desa Huta Tinggi, Muhammad Sein, menyambut baik kedatangan bantuan tersebut. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal pendistribusian dan penanaman bibit-bibit tersebut.
” Kami berkomitmen untuk mengelola bibit ini dengan sebaik mungkin bersama anggota LPHD Matahari. Harapannya, bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis bagi kelestarian hutan desa maupun secara ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat setempat,” kata Muhammad Sein.
Distribusi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam penguatan ketahanan iklim sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan di Kabupaten Mandailing Natal. (Suaib Rizal).

