Kategori
Berita Daerah

PPK dan PPS Pilgubsu 2018 se Kecamatan Bukit Malintang Mengadakan Buka Bersama

Madinapos.com – Bukit Malintang.

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Tahun 2018 se Kecamatan Bukit Malintang mengadakan acara Buka Puasa Bersama, bertempat di Rumah Makan Sidomoro Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang,  Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu, (09/06)

Akhir Mada, Komisioner KPU Madina mengatakan merasa sangat senang dan bangga melihat Anggota PPK dan Anggota PPS bisa sekompak ini, “mudah mudahan ini bisa bertahan sampai akhir pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018”, ungkapnya.

Selanjutnya,  Akhir Mada memberikan sedikit Arahan dan bimbingan kepada Anggota PPK dan PPS tentang peraturan baru dari KPU RI berkaitan dengan hal pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak dapat menunjukkan KTP -el atau Surat Keterangan,” tetap diperbolehkan menggunakan hak pilihnya dengan ketentuan Petugas KPPS memastikan bahwa Formulir model C6 – Kwk yang di bawa sesuai dengan pemilih yang bersangkutan”, Ujar Akhir Mada

Ketua Panitia Anwar Ibrahim mengatakan Alhamdulillah kegiatan Acara Buka Puasa Bersama antara Anggota PPK dengan Anggota PPS berjalan dengan lancar dan sukses, begitu juga harapannya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018 pada Hari Rabu, Tanggal 27 Juni 2018 dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin Silaturrahim,  menciptakan kekompakan dan Kebersamaan antara Anggota PPK dengan Anggota PPS di Kecamatan Bukit Malintang,  karena dengan terciptanya kekompakan, Silaturrahim yang baik dan kebersamaan menjadi salah satu modal mensukseskan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018 ini”, katanya mengakhiri. (Anwar Ibrahim).

Kategori
Berita Daerah

Surat Suara Pilgub Sumut di KPU Madina Berlebih 551 Lembar

Madinapos.com – Madina.

Surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kelebihan hingga 551 lembar.

Ketua KPU Kabupaten Madina Agus Salam Nasution bersama Komisioner Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Madina, Mas Khairani menyebutkan, pihaknya telah menerima surat suara sebanyak 281.899 lembar. Padahal Daftar Pemilih Tetap (DPT) Madina untuk Pilgub Sumut 2018 sebanyak 274.583 pemilih yang terdiri dari 134.808 pemilih laki-laki dan 139.775 pemilih perempuan. Kemudian  ditambah 2,5 persen surat suara cadangan per TPS 6.765 sehingga total surat suara yang dibutuhkan KPU Madina adalah  281.348 lembar surat suara.

“Memang kita mengalami kelebihan surat suara dari yang seharusnya 281.348 menjadi 281.899 atau berlebih 551,” kata nya didampingi Sekretaris KPU Madina, Sayur Nasution, kepada Pokja Wartawan KPU Sumut yang menggelar Presstour peninjauan logistik Pilgub Sumut 2018 di Kantor KPU Madina, Jalan Merdeka Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (9/6/2018).

Kunjungan wartawan Pokja KPU Sumatera Utara tersebut untuk melihat secara langsung kesiapan KPU kabupaten kota dalam menghadapi Pilgub Sumut 27 Juni 2018 mendatang, termasuk pendistribusian logistik di KPU kabupaten/kota.

Komisioner Khairani mengutarakan dari pelipatan dan penyortiran surat suara tersebut, pihaknya juga menemukan ada 7 surat suara dalam kondisi rusak seperti terkoyak. Kelebihan surat suara dan surat suara yang rusak itu sampai saat ini masih disimpan di gudang KPU Madina.

Mas Khairani menambahkan, selain surat suara, KPU Madina juga sudah menerima logistik lainnya seperti karet dan tinta dengan jumlah 902×2 per TPS sehingga total 1.804 tinta.

Mas Khairani menuturkan, logistik Pilgub Sumut 2018 baru akan didistribusikan ke masing-masing PPK jika seluruh logistik sudah terpenuhi,“Kan baru tiga yang masuk, masih banyak lagi yang belum kan, Ada formulir C1, C6, sampul, plastik, alat coblos,dan lainnya. Kita harus tunggu dulu semuanya tiba di sini sehingga kita bisa sekaligus mendistribusikannya,” ujarnya.

Untuk menjaga keamanan logistik Pilgub Sumut 2018, terutama surat suara, KPU Madina membuat tiga kunci untuk gudang penyimpanan dimana masing-masing kunci dipegang KPU, Panwas, dan kepolisian, “Jadi kalau mau membuka gudang ini, harus ada ketiga-tiganya. Ada KPU, ada Panwas dan ada Polisi. Kalau tidak, ya tidak bisa dibuka ini,” tambah Sekretaris KPU Sumut, Sayur Nasution. (alqaf).

Kategori
Politik

Biar Hak Pilih Tak Hilang di Pilgubsu 2018, Pemerintah Diminta Tuntaskan KTP-el

Madinapos.com – Medan

Pemerintah diminta menuntaskan persoalan KTP-El khususnya menjelang Pilgubsu 2018 dan Pemilu 2019, karena PKPU No2 Tahun 2017 mensyaratkan pemilih harus memiliki KTP-El agar tidak terjadi pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) akibat tidak terakomodasinya masyarakat sebagai pemilih karena tak memiliki KTP-El.

Hal itu disampaikan Ketua Pusat Studi Hak Azasi Manusia (PusHAM) Unimed Majda El Muntaz ketika menjadi pembicara pada Diskusi Sosialisasi Pilgubsu 2018 dengan tema ‘Pernak-pernik Pilgubsu 2018 dalam Perspektif HAM’ Kamis (31/5/2018) di Kafe Al Nazwa Jalan Mukhtar Basri Medan.

Majda mengkritisi PKPU No 2 Tahun 2017 sebab PKPU bisa dijadikan sebagai penyebab terjadinya pelanggaran HAM akibat masyarakat yang tidak memiliki KTP-EL tidak bisa menggunakan hak pilihnya padahal hak pilih merupakan bagian dari HAM.” Seharusnya yang bisa membatasi hak memilih dan dipilih adalah undang-undang bukan PKPU,” sebut Majda

Oleh karenanya kata Majda kita mendorong pemerintah agar setiap orang bisa memilki hak pilih dengan benar tanpa diskriminasi disini diperlukan peran Disdukcapil untuk melakukan akselerasi. Kita tidak boleh pasrah tidak memilih hanya karena tidak memiliki KTP-El.” Masyarakat harus jemput bola agar mendapatkan KTP El sehingga bisa menggunakan hak suara sehinga tidak terjadi perampasan hak masyarakat,” katanya kembali.

Sementara itu Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan KPU Sumut hanya menjalankan PKPU yang sudah ada sebab KPU Sumut bukan pembuat regulasi. Mulia menjelaskan pihaknya sudah berupaya agar masyarakat segera mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan KTP-El atau paling tisak Surat Keterangan (Suket) agar bisa digunakan untuk memilih.” KPU Sumut sudah berupaya sekuat tenaga untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar segera membuat KTP-El atau Suket sehingga nantinya tidak kehilangan hak untuk memilih. Sebab dalam aturan yang berhak untuk memilih adalah masyarakat yang memiliki KTP-El dan Suket,” kata Mulia kembali.

Mengenai pemilih di wilayah perkebunan Mulia menjelaskan pihaknya  juga sudah melakukan pendataan bekerjasama dengan Disdukcapil agar masyarakat yang tinggal di wilayah perkebunan itu bisa menggunakan hak suaranya.”Intinya KPU Sumut tidak ada keinginan untuk menghilangkan hak pilih masyarakat  sebab bagi KPU Sumut semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilgubsu 2018 ini maka semakin baik pelaksanaan Pilgubsu ini,” ujar Mulia.

Sebelumnya, Ketua Pokja Wartawan KPU Sumut  Syafii Sitorus saat membuka diskusi dengan moderator Bendahara Pokja Amru Lubis mengharapkan diskusi menambah pengetahuan kita dalam kepemiluan yang berspektif HAM. Selama ini yang terjadi pelaksanaan pemilu dan Pilkada banyak mengabaikan HAM khususnya hak memilih dan dipilih. Seperti yang terjadi pada pemilih di perkebunan yang menjadi sorotan Komisi Nasional  (Komnas) HAM saat berkunjung ke KPU Sumut beberapa waktu lalu.

Sekarang ini lagi menghangat, pelarangan para mantan koruptor menjadi calon legislatif yang hingga sekarang menjadi perdebatan pusat antara KPU RI dengan DPR RI.

Diskusi dengan peserta para wartawan KPU Sumut berjalan alot dan mendapatkan respons dengan ramainya masuknya beragam pertanyaan hingga menjelang berbuka. Akhirnya, 10 menit menjelang berbuka acara yang juga dihadiri akademisi Unimed Bachrul Amal Khair dan Kasubag Hupmas Harry Dharma Putra acaranya berakhir yang dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.(s.alqaf)

Kategori
Politik

Mendapat Dukungan Partai Demokrat, Edy : SBY Pernah Jadi Komandan Saya

Madinapos.com – Medan

Bapak SBY pernah menjadi Komandan saya di TNI-AD, saya kenal sudah lama dengan beliau, maka dengan itu saya juga tahu persis bagaimana beliau itu mampu memberikan dorongan semangat kepada anak buahnya.

Hal tersebut disampaikan Edy Rahmayadi Calon Gubernur Nomor Urut 1 Pilgubsu 2018, saat memberikan kata sambutan pada acara Deklarasi DPP Partai Demokrat untuk Pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah di Tiara Convention Center Medan, Sumatera Utara, Selasa (15/5/2018) malam yang spontan disambut tepuk tangan 750 lebih kader peserta deklarasi.

Edy Rahmayadi juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap Partai Demokrat.”Saya berterimakasih dan sangat bangga dengan Partai Demokrat, karena kita bersama lagi”, ujarnya.

Selanjutnya Edy melantunkan sebuah lagu diiringi organ tunggal karya Koes Plus ” Bersama lagi, telah lama ….. dan kita akan bersama-sama lagi sampai akhir nanti” yang spontan saja ruangan bergemuruh dan nyanyian diikuti seluruh peserta.

Hinca Pandjaitan, Sekjend DPP Partai Demokrat kembali mengingatkan pada seluruh kader Partai Demokrat agar setelah Deklarasi ini, siap sedia memenangkan Eramas Pasangan Calon Gubernur Sumut 2018,” Saya sebagai Sekjend Perintahkan agar Edy-Ijeck, Eramas Nomor urut 1 harus dimenangkan seluruh Kader Partai Demokrat di Sumatera Utara”, ungkap Hinca.

“Kami memang bukan yang pertama, tapi kami yakin bahwa kami yang akan menyempurnakan, karena itu kami yakin Sumatera Utara butuh anda berdua (Edy-Ijeck.ed)” ungkap Hinca yang disambut tepuk tangan.

Hadir Sekjend Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Kogasma, Pemuda Demokrat, Ketua Polhukam Haris Wijaya, Ketua DPD Aceh, Kepulauan Riau, Jogja, Anggota DPR RI Abd. Wahab Dalimunthe Jajaran DPD Sumut, Ketua dan Sek. DPC Se Sumut, Anggota DPR Partai Demokrat dan Para Pimpinan Partai Pengusung Paslon Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah. (alqaf)

Kategori
Politik

Debat Pilgubsu 2018, Ketua KPU : Pendukung Paslon Dibatasi

Madinapos.com – Medan

Polda Sumut akan menurunkan 300 personel Kepolisian dalam acara debat kandidat Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 tahap pertama yang akan berlangsung pada Sabtu (5/5) besok.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa Polda Sumut akan menurunkan 300 personel gabungan kepolisian untuk mengamankan acara debat kandidat Cagub besok.

“300 personil tersebut terdiri dari satu kompi dari Sabhara Polda Sumut dan selebihnya dari Polrestabes Medan,” katanya, Jumat (4/5).

Tatan menjelaskan bahwa seluruh personel kepolisian itu nantinya akan disebar dibeberapa lokasi tempat berlangsungnya acara debat tersebut.

“Masing-masing personel nanti kita sebar di lokasi. Namun, untuk pengamanan khusus tidak ada. Semua sama kita lakukan pengamanan,” jelasnya.

Tatan juga menghimbau kepada masyarakat atau kepada para pendukung dari masing-masing Paslon agar nantinya saat debat berlangsung menjaga kondusifitas acara tersebut.

“Semoga besok pada saat debat berlangsung aman dan kondusif,” himbau Tatan.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea mengatakan bahwa saat acara debat itu nantinya para pendukung dari Paslon dibatasi agar pelaksanaan debat tersebut berjalan dengan kondusif.

“Jadi, masing-masing pasangan calon hanya boleh membawa 150 pendukung saat debat,” katanya.

Untuk diketahui bahwa debat kandidat Pilgubsu 2018 akan digelar dalam 3 tahap yakni pada 5 Mei 2018, kemudian 12 Mei 2018 dan terakhir pada 19 Juni 2018. (alqaf)

Kategori
Politik

Berjibaku Siapkan Data Pemilih, Ketua KPU: Terimakasih PPK dan PPS

Madinapos.com – Panyabungan

Disampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh PPK dan PPS yang sudah berjibaku siang dan malam menyiapkan data pemilih sehingga bisa ditetapkan menjadi DPT, rasa terimakasih juga disampaikan kepada (Disdukcapil) yang selalu siap membantu KPU Madina dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih, demikian juga rasa terimakasih disampaikan kepada Panwaslih Madina yang aktif melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih.

Demikian disampaikan Ketua KPU Madina, Agus Salam saat memberikan kata sambutan pada acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kabupaten dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Tahun 2018, bertempat di Aula KPU Madina, Kamis (19/4).

Agus Salam juga menyampaikan “kesuksesan penetapan DPT dan kesuksesan penyelenggaraan Pilgubsu nantinya adalah kesuksesan kita bersama” ujarnya.

Rapat yang dimulai pada pukul 14.30 WIB tersebut berjalan dengan lancar, satu persatu PPK bergiliran membacakan hasil Rekap DPSHP dari kecamatan masing-masing, dan sesekali Panwaslih meminta penjelasan dari PPK terkait dengan rekap DPSHP mulai dari tingkat desa sampai kecamatan bahkan sampai di tingkat Kabupaten. Sementara Tim Kampanye tak seorangpun yang memberikan tanggapan terhadap rekap DPSHP yang disampaikan oleh masing-masing PPK.

Setelah seluruh PPK menyampaikan hasil Rekap DPSHP dari kecamatan masing-masing, maka kemudian diketahui hasil Rekapitulasi DPSHP tingkat Kabupaten Madina sebanyak 274.583 (dua ratus tujuh puluh empat ribu lima ratus delapan puluh tiga) pemilih, termasuk didalamnya, 3.791 (tiga ribu tujuh ratus sembilan puluh satu) orang pemilih baru.

Jumlah rekap DPSHP tersebutlah yang kemudian ditetapkan menjadi DPT, dengan rincian 134.808 (seratus tiga puluh empat ribu delapan ratus delapan) laki-laki dan 139.775 (seratus tiga puluh sembilan ribu tujuh ratus tujuh puluh lima) perempuan. Setelah DPT ditetapkan KPU Madina kemudian menyerahkan hasil rekapitulasi kepada Panwaslih, dan masing-masing Tim Kampanye. (alqaf)

Kategori
Politik

Partai Garuda Serahkan Dukungan untuk ERAMAS

Madinapos.com – Medan

Partai Garuda, Parpol baru yang sudah dipastikan menjadi salah satu peserta Pemilu 2019, mengarahkan dukungannya pada pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di Pilgubsu 2018.

“Kami meyakini ERAMAS yang bisa membangun Sumut sesuai dengan keinginan masyarakat Sumut, itu sesuai dengan visi misi partai kami,” kata Ketua DPW Partai Garuda Sumut, M Syafrin Pasaribu didampingi Sekretaris, Sabaruddin dan Wakil Ketua, Syahrizal saat bertemu dengan Musa Rajekshah, di Medan, Kamis (29/3/2018).

Syafrin mengatakan, “dukungan ke ERAMAS ini merupakan suara dari kader, anggota maupun simpatisan Partai Garuda, yang semuanya berharap Sumut kembali menjadi provinsi bermartabat dengan rakyat yang kuat” ungkapnya.

Wakil Ketua DPW Partai Garuda, Syahrizal, menambahkan untuk meresmikan dukungan ini, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi daerah yang diikuti pengurus 33 kab/kota pada pertengahan April 2018.

“InsyaAllah, Ketua Umum DPP Partai Garuda akan hadir. Kami harap Pak Edy dan Bang Ijeck bisa hadir di sana,” tukasnya.

Menanggapi ini, Cawagubsu Musa Rajekshah terlihat terkesiap. Dia tak menyangka pimpinan Partai Garuda yang belum dikenalnya, berani memberikan dukungan pada ERAMAS.

“Bagi saya dan Pak Edy ini adalah kehormatan. Kami yakin dukungan tulus ini akan menggerakkan rakyat Sumut ke TPS nanti di 27 Juni 2018. Terima kasih sudah memilih kami,” katanya.

Ijeck, sapaan Musa Rajekshah, mengaku Partai Garuda dengan semangat Gerakan Perubahan Indonesia, akan mendapat simpatik masyarakat di Pemilu 2019.

“Jika diundang, saya dan Pak Edy akan berupaya hadir di Rakorda Partai Garuda. Titip salam kami untuk Bang Ahmad Ridha Sabana, Ketua Umum DPP Partai Garuda,” pungkasnya.(alqaf)

Kategori
Politik

Relawan Gop-Djoss, Sosialisasi Pakai Pendekatan 5-S

Madinapos.com– Relawan Gerakin Orang Pilih Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Gop-Djoss) kini resmi terdaftar sebagai bagian dari pemenangan pasangan calon (paslon) di Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) 2018. Program turun ke masyarakat pun segera berjalan dengan pendekatan 5S.

Ketua Relawan Gop-Djoss Sumut John Lamalo mengaku pihaknya telah mendapat mandat dari Koordinator Tim Pemenangan pasangan Djarot-Sihar, yakni Riki Sitorus di ruangan VIP, sekretariat tim kampanye di Jalan Cipto Medan, Jumat (23/2).

Pemberian mandat itu dihadiri juga Wakil Ketua relawan, Mikhael Siregar, Sekretaris dan Wakil Sekretaris Rosmaniar serta dr Lydia Ningsih yang membidangi kesehatan. Ikut mengetahui, Penasehat Gop-Djoss seperti Achmad Riza Siregar dan Noorsyam.

“Poin pentingnya adalah bagaimana langkah kita untuk terus mensosialisasikan program kita setelah menerima surat mandat atau legalitas sebagai tim relawan Djarot-Sihar. Sesuai namanya, tentu kita sebagai relawan akan menggerakkan semua potensi yang ada untuk kemenangan Pak Djarot-Sihar,” ujar John, Sabtu (24/2).

Dengan legalitas tersebut lanjut John, dirinya pun mengimbau kepada seluruh relawan, untuk tidak ragu menjalankan program sosialisasi memenangkan pasangan Djoss.

Melalui konsep pendekatan sederhana 5S, mereka meyakini proses meyakinkan orang akan lebih kuat. Adapun pendekatan tersebut yakni dengan cara persuasif kepada orang lain seperti Sekasur (suami atau istri), Sedapur, Sesumur, Sedulur dan Sesepur.

“Makanya untuk menghadapi kampanye hitam atau berita hoax, kita akan minta masyarakat agar tidak mudah percaya apalagi sampai terprovokasi,” lanjutnya.

Menurut John, semua berita yang mengandung unsur  SARA tertentu serta ujaran kebencian oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, harus secepatnya disampaikan ke tim advokasi atau ke Cyber Nusantara Polri.

“Jangan mudah terpancing terhadap hal yang merugikan kita, tetapi bijaklah dalam menyikapi berita-berita hoax. Fokus kita, gerakin orang untuk pilih Djoss,” katanya. (R.alqaf)

Kategori
Politik

Edy Rahmayadi ‘Jualan Cendol’ di Pasar Gambir Tembung

Madinapos.com. Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, jadi penjual cendol dadakan di Pasar Gambir, Tembung ” cendol nya cendolnya” ucap Edy menawarkan kepada warga, Rabu (21/2/2018).

Sesekali Cagub nomor urut 1 ini tampak menggoda warga dengan melempar senyum, saat memberikan cendol kepada pembeli.

“Kalau Pak Edy yang jualan, laris manis lah dagangannya,” ucap Peti, pemilik cendol.

Ulah mantan Pangkostrad ini ternyata menyita perhatian warga yang berada di sekitar pasar tersebut. Becak cendol yang dinaiki Edy langsung dikerumuni warga.

“Pak saya mau satu pak,” teriak beberapa warga berebut cendol buatan Edy.

Mendapat banyak pesanan, Edy sempat kewalahan melayani para pembeli. Ekspresi wajah Edy yang terlihat kelimpungan membuat gelak tawa para pembeli tak tertahankan.

“Oalah pak Edy pak Edy. Memang calon Gubernur kita ini luar biasa,” ucap Lia sambil tersenyum.

Kedatangan Edy bersama sang istri, Nawal Lubis, ke Pasar Gambir untuk belanja keperluan dapur. Mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, hingga peralatan dapur pun diborongnya.(alqaf/dok.gbezz).

Kategori
Politik

Hari ini, Sidang Perdana Gugatan JR-Ance Digelar Bawaslu Sumut

Madinapos.com. Sidang Perdana pemeriksaan Gugatan  JR. Saragih-Ance Selian terhadap Keputusan KPU Sumut tentang penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Tahun 2018 digelar hari ini di kantor Bawaslu, Jl. Adam Malik, Medan Selasa, ( 20/2).

Hadir dalam pemeriksaan perdana ini Tim Kuasa Hukum JR-Ance sebagai Pemohon diantaranya terlihat Ihkwaluddin Simatupang dan Dingin Pakpahan beserta 4 anggota tim lainnya. Dari Tim Kampanye terlihat hadir Sekretaris DPD Demokrat Sumut dan ratusan pendukung JR-Ance.

Termohon  KPU Sumut, dihadiri Ketua Mulia Banurea, Yulhasni, Benget Silitonga dan Iskandar serta beberapa staf. yang tidak turut memasuki ruangan persidangan.

Majelis Sidang atas permohonan ini dipimpin oleh Hardi Munte (Anggota Bawaslu Sumut) dan anggota Bawaslu lainnya sebagai anggota.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, sidang dinyatakan dibuka dan Gugatan atau Permohonan dari pemohon dibacakan oleh Ikhwaluddin Smtp secara jelas dan gamblang.

Sementara itu, situasi persidangan dijaga ketat oleh aparat keamanan dari kepolisian dan setiap yg masuk harus melewati metal detektor dan diberi bad tanda pas masuk.

Dikarenakan tidak semua pengunjung atau media bisa hadir diruangan persidangan, pihak sekretariat Bawaslu menyediakan layar dengan infokus diluar  ruangan.

Kabag. Hukum KPU Sumut Maruli Pasaribu yang secara kebetulan jumpa di sekitar kantor Bawaslu dan menyaksikan lewat layar lebar menyampaikan bahwa sampai saat ini KPU Sumut belum ada menunjuk siapa yang jadi pengacara KPU Sumut ” belum ada, kita tunggu perkembangan ini” ungkapnya. (alqaf/dok).